Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Pengertian Lembaga Pelayanan Kesehatan

No description
by

Maharani Hesrinawati

on 12 December 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Pengertian Lembaga Pelayanan Kesehatan

TERIMA KASIH
Institusi Pelayanan Kesehatan
Tempat Pelayanan Kesehatan
Mengidentifikasi Ruang Lingkup Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rawat Inap (Inpatient) yang ada di Indonesia
Mengidentifikasi Ruang Lingkup Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rawat Jalan (Outpatient) yang ada di Indonesia
UKURAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN

Pengertian Lembaga Pelayanan Kesehatan
Tempat pemberian pelayanan kesehatan pada masyarakat dalam rangka meningkatkan status kesehatan.

Tempat pelayanan kesehatan dapat berupa rawat jalan, rawat inap, institusi, hospice, dan community based agency.

Rawat Jalan
Bertujuan memberikan pelayanan kesehatan pada tingkat pelaksanaan diagnosis dan pengobatan pada penyakit akut/mendadak, dan kronis yang dimungkinkan tidak terjadi rawat inap.

Rawat Inap
Pelayanan kesehatan di mana pasien diberikan perawatan intensif di institusi yankes, seperti Rumah Sakit, Puskesmas, dsb.

Institusi
Pelayanan kesehatan yang fasilitasnya cukup dalam memberikan berbagai tingkat pelayanan kesehatan, seperti rumah sakit, pusat rehabilitas, dll.

Hospice
Pelayanan kesehatan yang difokuskan pada klien yang sakit terminal agar lebih tenang dan dapat melewati masa-masa terminalnya dengan tenang. Misalnya digunakan dalam home care.

Community Based Agency
Pelayanan kesehatan yang dilakukan pada klien pada keluarganya sebagaimana pelaksanaan perawatan keluarga seperti praktek perawat keluarga dll. (Aziz Alimul, 2008)

Salah satu upaya penyembuhan pasien adalah melalui pengobatan dan perawatan yang dilaksanakan dalam ruang rawat inap di rumah sakit.

Tipe ruang rawat inap, terdiri dari :

Ruang rawat inap 1 tempat tidur setiap kamar (VIP).

Ruang rawat inap 2 tempat tidur setiap kamar (Kelas 2)
Ruang rawat inap 4 tempat tidur setiap kamar (Kelas 2)

Ruang rawat inap 6 tempat tidur atau lebih setiap kamar (kelas 3)
Fasilitas-Fasilitas Pelayanan Rawat Inap meliputi:

Ruang pasien rawat inap
Ruang pos perawat
Ruang konsultasi
ruang tindakan
ruang administrasi
ruang dokter
ruang perawat
Ruang Loker
Ruang kepala rawat inap
ruang linen
ruang linen kotor
ruang spoolhoek
kamar mandi
pantri
dll
Fasilitas-fasilitas untuk pasien rawat jalan meliputi setiap pelayanan medis yang menyediakan satu atau lebih pelayanan medis terhadap pasien tidak disertai fasilitas rawat inap, biasanya bersifat sementara.

Biasanya pemerintah menyediakan berbagai bantuan biaya kesehatan pada masyarakat yang kurang mampu, seperti pelayanan asuransi kesehatan, jamkesmas (jaminan kesehatan masyarakat), dan SKTM (surat keterangan tidak mampu).


Contohnya: Poliklinik THT, Penyakit dalam, Orthopedi, Medical check up, Radiologi, IGD (Instansi Gawat Darurat), dll.


Kualitas dapat diamati dari 3 unsur, yaitu: Struktur, Proses, dan Evaluasi Hasil. contoh:

Seorang administrasi dalam suatu pelayanan kesehatan fokus untuk menata struktur perumahsakitan

Sebuah tim medis (Dokter/Perawat) fokus terhadap standar praktek yang kompeten dalam menangani dan melayani pasien

Seorang manajer perumahsakitan yang fokus pada besar outcome dari hasil manajemen pelayanan kesehatan tersebut

Sesuatu perbuatan atau sikap medis dianggap lalai apabila memenuhi empat unsur 4 D, yaitu :

Duty
Ada kewajiban medis untuk melakukan tindakan medis tertentu terhadap pasien tertentu pada situasi dan kondisi tertentu
Declaration of that duty
adanya penyimpangan kewajiban tersebut.
Damage
Segala sesuatu yang dirasakan oleh pasien sebagai kerugian akibat dari layanan kesehatan kedokteran yang diberikan.

Declaration causal relationship
Dapat dibuktikan adanya hubungan sebab akibat yang nyata antara penyimpangan kewajiban dengan kerugian (Komalawati 1989).

Menurut Munir Fuady, tindakan malpraktik dokter sering teradi di Indonesia. Kasus-kasus malpraktik dokter di Indonesia disebabkan oleh hal sebagai berikut:

Kurangnya kesadaran dari pasien di Indoenesia terhadap hak-haknya selaku pasien

Kecendrungan masyarakat Indonesia untuk bersikap menerima apa adanya

Kurangnya kepercayaan dari pasien Indonesia terhadap jalannya proses hukum dan pengendalian

Relatif kuatnya kedudukan dan keuangan pihak dokter dan rumah sakit yang membuat pasien pesimis dapat memperuangkan hak-hak nya selaku pasien
Peran-peran media elektronik kesehatan dalam penyampaian pelayanan kesehatan, yaitu :

Data dan informasi kesehatan
Manajemen hasil
Penerapan pemasukan perintah oleh petugas secara elektronik (computerized provider order entry)
Pendukung keputusan

Komunikasi dan konektivitas elektronik
Pendukung pasien
Proses administratif
Pelaporan dan kesehatan masyarakat

Catatan Elektronik medis
Malpraktik Medis dan Kesalahan Medis
World Medical Association (WMA) pada tahun 1992 mendefiniskan malpraktik sebagai kegagalan dokter untuk memenuhi standar pengobatan dan perawatan terhadap pasien atau adanya kekurangan keterampilan atau kelalaian dalam pengobatan dan perawatan yang menimbulkan cedera pada pasien.

Terdapat kasus malpraktik ini, ada tiga teori yang digunakan untuk menjelaskan penanggung jawab terjadinya tindakan malpraktik:

Menggunakan teori respondeat superior

Menggunakan teori borrowed-servan (pinjaman)

Menggunakan teori res lipso loquitur (benda sebagai barang bukti) 


Karakteristik Kualitas Pelayan Kesehatan
Access and service

Meaning: Access to needed care and good customer service

Example:
Enough primary care physicians and specialists
Satisfaction of patients in terms of problems obtaining care
How Measured: Patient satisfaction surveys, pt. grievances (keluhan) and follow-up, interviews with staff

Qualified providers

Meaning: Personnel licensed and trained and pts’ satisfied with services

Example: System for checking credentials, sanctions
-pts’ satisfaction with providers of care

How Measured: Presence of system for checking credentials
-pt. satisfaction surveys

Staying healthy

Meaning: Quality of services that help people maintain good health and avoid illness

Example: Presence of guidelines for appropriate clinical preventive services
-evidence that pts are receiving appropriate screening tests

How Measured: Review of independently-verified clinical records
-review of responses from pts

Getting better

Meaning: Quality of services that help people recover from illness

Example: -Presence of method for evaluating new procedures, drugs, and devices to ensure that pts have access to the most up-to-date care
-providing specific services, such as smoking cessation

How Measured: Review of independently-verified clinical records
-interviews with staff

Living with illness

Meaning: Quality of services that help people manage chronic illness.

Example: -Programs to assist pts to manage chronic conditions like asthma
-provision of specific services, such as regular blood test for diabetes

How Measured: Review of independently-verified clinical records
-interviews with staff


Tipe Koordinasi dalam Pelayanan Kesehatan
Hubungan dokter dengan pasien

Fungsi Pelayanan: Kontinuitas dalam mekanisme koordinasi pelayanan kesehatan
-membangun pengetahuan dan rasa kepercayaan antar individu dalam suatu pelayanan kesehatan

Tantangan Diimplementasi: -Banyak dokter terlibat dalam tim pelayanan daripada konsep individual
-Sering berubahnya asuransi kesehatan sehingga membutuhkan tenaga kesehatan yang profesional

Koordinasi Pelayanan

Fungsi Pelayanan: Hubungan antara informasi individu dengan pelayanaan kesehatan untuk menginformasikan kesehatan individu dan membuat keputusan administratif

Tantangan Diimplementasi: Perbedaan struktur dan kepemerintahan sering menyebabkan kurangnya koordinasi antara fasilitas rawat jalan dan rawat inap

Koordinasi Keuangan

Fungsi Pelayanan: Menyatakan bahwa seorang pasien mempunyai keseluruhan cakupan pelayan kesehatan

Tantangan Diimplementasi: Kurangnya asuransi yang menyeluruh menyebabkan pelayanan kesehatan yang penting kurang tersalurkan

Koordinasi antara pelayanan kesehatan dan kesehatan masyarakat

Fungsi Pelayanan: Koordinasi antara pelayanan kesehatan dan kesehatan masyarakat

Tantangan Diimplementasi: Kurangnya koordinasi pelayanan antara pelayanan kesehatan masyarakat dengan pelayanan medis sering didasarkan karena kurangnya komunikasi
Full transcript