Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Pengaruh Pengetahuan Perpajakan, Sanksi Denda, dan Pelayanan

No description
by

ichaa alghazali

on 12 August 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Pengaruh Pengetahuan Perpajakan, Sanksi Denda, dan Pelayanan

Rumusan Masalah
Batasan Masalah

Mengingat pembahasan ini merupakan permasalahan yang cakup luas dan kompleks, maka perlu membatasi ruang lingkup pembahasan skripsi ini dapat lebih terarah dan mendalam. Pembatasan masalah yang dilakukan adalah batasan lokasi penelitian:


1. Penelitian ini dilakukan pada Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Responden yang diambil untuk digunakan di penelitian ini adalah Wajib Pajak PBB yang berada di Kecamatan Sukmajaya, Depok.

POKOK MASALAH
&
PEMBAHASAN

PENUTUP
Terima Kasih ...
Latar Belakang
Tujuan Masalah

Definisi Operasional dan
Pengukuran Variabel
Populasi, Sampel, dan Teknik Pengumpulan Data



Untuk mengetahui pengaruh pengetahuan perpajakan, pelaksanaan sanksi denda, dan pelayanan fiskus terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan di Kecamatan Sukmajaya, Depok.


Apakah pengetahuan perpajakan, pelaksanaan sanksi denda, dan pelayanan fiskus berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan di Kecamatan Sukmajaya, Depok ?

Populasi
dalam penelitian ini adalah wajib pajak yang berada dilingkungan Kecamatan Sukmajaya, Depok pada tahun 2013 .

Penentuan sampel
ini menggunakan teknik Simple Random Sampling, dengan rumus sebagai berikut :

















Analisis Data dan Pembahasan
Statistik Deskriptif Variabel-Variabel Penelitian ditampilkan untuk mengetahui tanggapan umum yang diberikan responden terhadap variabel-variabel yang diteliti dalam penelitian ini seperti pengetahuan perpajakan, pelaksanaan sanksi denda PBB, pelayanan fiskus dan kepatuhan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan.
2. Uji Validitas
Menurut Priyatno (2010:90) validitas adalah ketepatan atau kecermatan suatu instrumen dalam mengukur apa yang ingin diukur. Uji valliditas dilakukan dengan cara melihat tingkat signifikansi koefisien korelasi. Instrumen penelitian dianggap valid apabila nilai signifikansinya ≥ 30% atau 0.3.
B. Uji Kualitas Data
1. Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas kuesioner dilakukan untuk mengetahui konsistensi alat ukur, apakah alat ukur yang digunakan dapat diandalkan dan tetap konsisten jika digunakan berulang kali. Untuk penelitian ini, uji reliabilitas yang digunakan adalah dengan metode Cronbach Alpha. Kuesioner dikatakan reliabel apabila nilai dari Cronbach Alpha nya diatas 0,60 (Priyatno, 2010:98).
C. Analisis Regresi Linier Berganda
Digunakan untuk mengetahui ada atau tidak adanya pengaruh antara variabel X1 (pengetahuan perpajakan), variabel X2 (pelaksanaan sanksi denda PBB), variabel X3 (pelayanan fiskus) dan terhadap variabel Y (kepatuhan wajib pajak).
Pengaruh Pengetahuan Perpajakan, Pelaksanaan Sanksi Denda, dan Pelayanan Fiskus terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan
Lanjutan
Berdasarkan hasil uji regresi linier berganda tersebut diperoleh persamaan regresi linier berganda sebagai berikut :
D. Uji Korelasi Ganda (R)
Digunakan untuk mengetahui hubungan antara dua atau lebih variabel independen (X1,X2,…Xn) terhadap variabel dependen (Y) secara bersama-sama. Jika nilai R semakin mendekati satu maka hubungan yang terjadi semakin kuat, sebaliknya nilai semakin mendekati 0 maka hubungan yang terjadi semakin lemah.











Berdasarkan hasil uji korelasi ganda (R) tersebut dapat dilihat bahwa angka R sebesar 0,282.





E. Analisis Determinasi (R2)
Berdasarkan hasil uji determinasi (R2) pada Tabel 4.16, dapat dilihat bahwa angka R square (R2) sebesar 0,079 atau 7,9% yang artinya bahwa besarnya pengaruh variabel X1 (pengetahuan perpajakan), variabel X2 (pelaksanaan sanksi denda), variabel X3 (pelayanan fiskus) terhadap variabel Y (kepatuhan wajib pajak) sebesar 7,9%. Sedangkan sisanya sebesar 92,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diketahui.
F. Uji Koefisien Regresi Secara Parsial (Uji t)
Untuk mengetahui apakah dalam model regresi variabel independen X, variabel X1, variabel X2, variabel X3 terhadap variabel dependen Y
Cara untuk pengambilan keputusan uji t adalah sebagai berikut :
1. Jika sig. < 0,05 , maka H0 ditolak (signifikan)
2. Jika sig. > 0,05 , maka H0 diterima (tidak signifikan).
G. Uji F (Pengujian Secara Bersama-Sama)
Pengujian model penelitian dilakukan dengan uji F. Uji F dilakukan dengan membandingkan nilai F hitung dengan nilai F tabel. Apabila nilai F hitung lebih besar dari F tabel maka model yang digunakan layak, demikian pula sebaliknya.












Berdasarkan Tabel 4.18 dapat dilihat bahwa nilai F hitung sebesar 2,762 Nilai df 1 = Jumlah variable – 1 ( 3-1 = 2 ) dan df 2 = jumlah responden – jumlah variable independen – 1 ( 100 – 3 – 1 = 96). Dengan mengunakan tingkat signifikansi 5% maka diperoleh hasil F tabel sebesar 3,104.




saran
Dari hasil analisis data diketahui bahwa variabel pelaksanaan sanksi denda PBB memiliki pengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak. Jadi, wajib pajak sudah seharusnya memandang bahwa pelaksanaan sanksi denda PBB dilaksanakan secara tegas, konsisten dan adil kepada semua wajib pajak yang melanggar dan mampu menjangkau para wajib pajak yang melanggar. Dan diharapkan dapat membantu mahasiswa lain dalam penelitian selanjutnya agar mampu memahami serta dapat mengembangkan variabelnya.
Kesimpulan
A. Statistik Deskriptif Variabel-Variabel Penelitian
Berdasarkan hasil pengujian dan analisis regresi dengan tingkat signifikansi 0,05, menunjukkan bahwa :

hipotesis mengenai pengetahuan perpajakan (X1) tidak berpengaruh positif secara signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak (Y).
hipotesis mengenai pelayanan fiskus (X3) tidak berpengaruh positif secara signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak (Y).

Berdasarkan hasil pengujian dan analisis regresi dengan tingkat signifikansi 0,05, menunjukkan bahwa hipotesis mengenai pelaksanaan sanksi denda PBB (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak (Y).

Berdasarkan hasil pengujian dan analisis regresi dengan tingkat signifikansi 0,05, pada pengujian secara bersama-sama uji F bahwa ada pengaruh secara signifikan antara pengetahuan perpajakan (X1), pelaksanaan sanksi denda PBB (X2), dan pelayanan fiskus (X3) terhadap kepatuhan wajib pajak (Y).

PEMBAHASAN
&
PENUTUP

Disusun oleh:
Reiza Novitasari Putri
09121107
Full transcript