Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Teknik Teknik Komunikasi Data

No description
by

Edward Lie

on 31 October 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Teknik Teknik Komunikasi Data

Teknik Teknik Komunikasi Data Digital
ELEMENTS
Hal-hal yang akan dibahas dalam chapter 6 adalah:
Transmisi Asinkronus dan Sinkronus
Deteksi Error
Koreksi Error
Konfigurasi Line
Write the primary idea of the mind map in the center.
Edward N.L (525110006)
Use different color notes to differentiate between topics. Use lines and arrows to create branches that connect ideas to each other.

Sinkronisasi

Adalah satu kunci kerja dari komunikasi data.
Transmiter mengirimkan pesan 1 bit pada satu saat melalui medium ke receiver.
Receiver harus menandai awal dan akhir blok dari bit, juga harus diketahui durasi untuk masing-masing bit sehingga dapat sample lajur dari timing untuk membaca masing-masing bit
Transmisi Sinkronus
transmisi synchronous, receiver menentukan awal blok
dengan pola bit preamble dan akhir blok dengan pola bit postamble. Data ditambah dengan preamble, postamble dan informasi kontrol disebut frame
Data ditransmisikan dengan character pada satu waktu 5 sampai 8 bit .Timing hanya perlu mengatur setiap character
Transmisi Asinkron
Untuk blok-blok data yang cukup besar, transmisi sinkronisasi jauh lebih efisien daripada asinkron.Transmisi asinkron memerlukan overhead 20 % atau lebih.
Bila menggunakan transmisi sinkron biasanya lebih kecil dari 1000 bit, yang mengandung 48 bit kontrol informasi (termasuk flag), maka untuk pesan 1000 bit, overheadnya adalah 48 / 1048 X 100% = 4.6%
Idle (biasanya =’1’) jika tidak ada karakter yang ditransmisikan dan start bit = “0”, sedangkan jumlah karakter yang ditransmisikan antara 5-8 bit.
Bit paritas digunakan untuk mendeteksi error, diatur oleh pengirim agar jumlah total ‘1’ termasuk bit paritas adalah genap, dan stop bit = ‘1’, yang panjangnya 1; 1,5; 2 kali durasi bit pada umumnya
Komunikasi asinkron adalah sederhana dan murah, tetapi memerlukan overhead dari 2 ke 3 bit per karakter, prosentasi overhead dapat dikurangi dengan mengirimkan blok-blok bit besar antara bit start dan bit stop

 Contoh : akan dikirimkan data ASCII ABC dengan A = 41H, B = 42H dan C = 43H tanpa paritas, maka :
A = 0100 00012 invert kode ASCII 7 bit
100 00012
B = 0100 00102 invert kode ASCII 7 bit
010 00012
C = 0100 00112 invert kode ASCII 7 bit
110 00012
Teknik Deteksi Error
Ketika suatu frame ditransmisikan, tiga klas probabilitas yang dapat muncul pada
akhir penerimaan :

• Klas 1 (P1) : frame tiba tanpa bit-bit error.
• Klas 2 (P2) : frame tiba dengan satu atau lebih bit-bit error yang tidak terdeteksi.
• Klas 3 (P3) : frame tiba dengan satu atau lebih bit-bit error yang terdeteksi dan tidak ada bit-bit error yang tidak terdeteksi.

Persamaan dari probabilitas diatas dapat dinyatakan sebagai :

P1 = (1 - PB)nf
P2 = 1 - P1
dimana : nf = jumlah bit per frame
PB= probabilitas yang diberikan oleh bit apapun adalah error (konstan,
tergantung posisi bit).

Proses deteksi error
CYCLIC REDUNDANCY CHECKS (CRC)
Adalah teknik deteksi error.Berikut beberapa cara yang dapat menjelaskan prosedur CRC :
modulo 2 arithmetic,
polynomials,
digital logic
modulo 2 arithmetic
Menggunakan penjumlahan binary dengan tanpa carry, dimana hanya merupakan operasi exclusive-OR.
Polynomials
Dalam bentuk variabel x dengan koefisien-koefisien binary. Koefisien-koefisien tersebut berhubungan dengan bit-bit dalam binary sehingga proses CRC-nya dapat dijabaran
sebagai :

Digital Logic
register di-clock secara simultan, yang menyebabkan 1 bit bergeser sepanjang seluruh register . Sirkuit ini dapat dipenuhi sebagai berikut :
Teknik Deteksi Error
Parity Check
Deteksi bit error yang paling sederhana parity bit pada akhir tiap word dalam frame. Terdapat dua jenis parity bit ini
:

Even parity : jumlah dari binary '1' yang genap --> dipakai untuk transmisi asynchronous.
Odd parity : jumlah dari binary '1' yang ganjil --> dipakai untuk transmisi synchronous.

Contoh :
1. Diketahui :message D = 1010001101 (10 bit)

pattern P = 110101 (6 bit)

FCS R = dikalkulasi (5 bit)

2. Message M dikalikan dengan 25 , maka : 101000110100000
3. Kemudian dibagi dengan P :

Remainder (R = 01110) ditambahkan ke 2n-k D untuk mendapatkan T = 10100011010110
Jika tidak ada error, maka receiver menerima T secara utuh. Frame yang diterima dibagi dengan P :
1. Register mengandung n bits, sama dengan panjang FCS.
2. Ada lebih dari n gate exclusive-OR.
3. Keberadaan dan ketiadaan suatu gate tergantung pada keberadaan atau
ketiadaan dari suatu syarat dalam polynomial pembagi, P(X).

Koreksi Error
Block Code Principles
Metode Hamming distance
Topologi point to point
Topologi Multi Point
Konfigurasi Jaringan
Dua karakteristik yang membedakan konfigurasi data link adalah dari
topologi
nya
dan link(
half duplex duplex atau full duplex
).
Full transcript