Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

ARTIKEL DAN MAKALAH

No description
by

Indri Widyastuti

on 21 November 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of ARTIKEL DAN MAKALAH

ARTIKEL DAN MAKALAH
Artikel
Artikel adalah karya tulis lengkap (pembuka,isi,penutup) yang dimuat di jurnal ilmiah, majalah, buletin, ataupun surat kabar.

Jenis Artikel
1. Artikel hasil penelitian
2. Artikel nonpenelitian
3. Artikel populer

Artikel Populer
Artikel populer adalah artikel yang dimuat di surat kabar, majalah, atau buletin.
Menggunakan bahasa yang cair, artinya bahasa yang digunakan oleh penulis cenderung populer sehingga mudah dipahami.
Dalam menulis artikel populer ada dua hal yang harus diperhatikan
1. Penulisan judul
Judul harus bisa menarik minat pembaca (provokatif, orisinil, menawarkan kebaruan)
2. Tema
Tema yang dibahas harus terkini dan populer dikalangan masyarakat.
Makalah
Makalah berasal dari bahasa Arab ma qallatun yang artinys “sesuatu yang dibicarakan” atau “bahan bicaraan”. Karena bahan itu lazimnya ditulis dikertas maka disebut “kertas kerja” (work paper) atau “paper” (Yonohudiyono dkk.,2007).

Mempersiapkan Makalah
1. Mengidentifikasi Sumber Topik
Untuk menentukan topik terdapat beberapa sumber yang dapat dimanfaatkan diantaranya buku referensi, majalah, jurnal, pengalaman hidup sehari-hari, serta kejadian-kejadian yang ada di masyarakat.
1. Artikel Hasil Penelitian
Artikel penelitian ialah artikel yang disarikan dari hasil penelitian.
Perbedaan Hasil Penelitian dan Artikel Hasil Penelitian Menurut Saukah dkk. (2007:42)
Hasil penelitian biasanya terlalu tebal dan diproduksi dalam jumlah yang sangat terbatas. Sebaliknya, artikel hasil penelitian diproduksi dalam jumlah banyak jika dibandingkan dengan hasil penelitian.

Sistematika Penulisan Artikel Hasil Penelitian
a. Judul
b. Nama penulis
c. Abstrak dan Kata Kunci
d. Pendahuluan
e. Metode
f. Hasil dan diskusi penelitian
g. Simpulan dan Saran
h. Daftar Rujukan
a. Judul
1. Judul berkisar 5-12 kata.
2. Judul harus mampu merepresentasikan isi artikel secara keseluruhan.

b. Nama penulis
Biasanya ditulis dengan disertai gelar akademik atau tanpa gelar akademik. Selain nama biasanya dicantumkan pula nama lembaga dan alamat pos-el.

c. Abstrak dan Kata Kunci
Abstrak merupakan intisari dari keseluruhan artikel. Penulisannya
harus singkat, padat dan jelas. Berkisar 100-200 kata dan harus memuat hal yang ensensial yakni, masalah, metode, pembahasan dan simpulan.

Kata kunci ialah pokok yang merupakan dasar pemikiran gagasan dalam karangan asli. Jumlah kata kunci berkisar 3-5 kata. Melalui kata kunci dapat ditemukan judul penelitian beserta abstraknya, dan pembaca dapat memahami kunci dari artikel.

d. Pendahuluan
Bagian ini memaparkan kajian pustaka yang berisi paling sedikit tiga gagasan fungsi, yakni :
1. Latar belakang/rasional penelitian
2. Masalah dan wawasan rencana pemecahan masalah
3. Rumusan tujuan penelitian
Selain itu, dipaparkan pula penelitian terdahulu yang relevan supaya peelitian bersifat orisinal/modifikasi/hibridasi/reduplikasi.

e. Metode
Metode penelitian berisikan :
1. Bagaimana data dikumpulkan
2. Siapa sumber data
3. Bagaimana data tersebut dianalisis
Penelitian kuantitatif (perlu diartikan
1. Subjek penelitian
2. Etnografi
3. Teknik wawancara
4. berapa lama peneliti melakukan penelitian

Artikel Nonpenelitian
Artikel non penelitian atau artikel konseptual adalah tulisan yang mengacu pada artikel ilmiah yang bukan merupakan laporan hasil penelitian.

Contoh : Artikel yang menelaah suatu konsep, teori atau prisip
f. Hasil dan diskusi penelitian
Bagian ini menyajikan hasil analisis data dan yang dilaporkan adalah data bersih (data proses tidak dilampirkan.

Diskusi Penelitian berkaitan dengan
1. Menjawab masalah penelitian atau menunjukkan bagaimana tujuan penelitian itu dicapai
2.Menginterprestasikan temuan
3. Mengintegrasikan temuan penelitian ke dalam kumpulan pengetahuan.

g. Simpulan dan Saran
Simpulan berkaitan dengan ringkasan yang terdapat pada hsil diskusi penelitian.
h. Daftar Rujukan
Daftar rujukan harus lengkap dan ditulis sesuai dengan pedoman jurnal ilmiah masing-masing lembaga
Sistematika Penulisan
a. Judul
b. Nama Penulis
c. Abstrak dan Kata Kunci
d. Pendahuluan
e. Pembahasan
f. Penutup
g. Daftar Rujukan

a. Judul
Judul merepresentasikan isi artikel. Judul berkisar 5-12 kata.

b. Nama Penulis
Biasanya ditulis dengan disertai gelar akademik atau tanpa gelar akademik. Selain nama biasanya dicantumkan pula nama lembaga dan alamat pos-el.

c. Abstrak dan Kata Kunci
Abstrak merupakan intisari dari keseluruhan artikel. Penulisannya
harus singkat, padat dan jelas. Berkisar 100-200 kata dan harus memuat hal yang ensensial yakni, masalah, metode, pembahasan dan simpulan.

Kata kunci ialah pokok yang merupakan dasar pemikiran gagasan dalam karangan asli. Jumlah kata kunci berkisar 3-5 kata. Melalui kata kunci dapat ditemukan judul penelitian beserta abstraknya, dan pembaca dapat memahami kunci dari artikel.
d. Pendahuluan
Berisikan fenomena/latar belakang mengapa tulisan tersebutdiangkat sebagai artikel. Memakai bahasa yang menarik, provokatif, dan memunculkan kebaruan agar menarik minat pembaca.

e. Pembahasan
Merupakan segmen terpenting dalam artikel nonpenelitian sebab di dalamnya menjawab apa yang dimunculkan dalam pendahuluan.

f. Penutup
Berkaitan dengan simpulan dan saran yang dipaparkan oleh penulis.

g. Daftar Rujukan
Daftar pustaka ditulis lengkap sesuai pedoman jurnal ilmiah masing-masing lembaga.
Jenis Artikel Populer
Artikel eksposisi
Artikel humor/satir
Artikel ekspose
Artikel informatif
Artikel pariwisata
Artikel inspirasional
Artikel pengalaman individual
Artikel profil
Artikel feature
Artikel new journalism

Jenis makalah
1. Deduktif
Makalah deduktif ialah makalah yang penulisannya didasarkan pada kajian teoritis yang relevan dengan masalah yang dibahas.
2. Induktif
Makalah induktif ialah makalah yang disusun berdasarkan data empiris di lapangan yang relevan dengan masalah yang dibahas.
3. Campuran.
Makalah campuran ialah makalah yang penulisannya menggabungkan kajian teoritis dengan data empiris yang relevan dengan masalah yang dibahas.

2. Memilih Topik
Cara menemukan topik :
a. Brainstroming
b. Perenungan
c. Formula jurnalistik
Selanjutnya, topik yang dipilih harus memenuhi kriteria keterkuasaian, kemenarikan, kestersediaan bahan dan kemanfaatan
3. Membatasi Topik
Biasanya topik yang dipilih masih terlalu luas, artinya belum terfokus cangkupan. Oleh karena itu topik perlu dibatasi. Pembatasan topik dapat dilakukan dengan diagram pohon atau diagram jam.
5. Merumuskan Tesis
Tesis adalah gagasan sentral mengenai topik tulisan yang merupakan landasan bagi seluruh kegiatan dalam proses penulisan.
Rumusan tesis yang baik memenuhi beberapa karakteristik, yaitu :
a. Tesis ditulis dengan kalimat lengkap;
b. Tesis mengungkapkan opini, sikap, atau gagasan, buka sekedar pertanyaan sederhana tentang topik yang akan dikembangkan;
c. Tesis bukan hanya menggambarkan fakta, tetapi juga membutuhkan penjelasan dan pembuktian; dan
d. Tesis hanya terdiri dari satu gagasan untuk satu topik.
Menyusun Kerangka Makalah
Kerangka adalah rencana kegiatan yang memuat pokok-pokok isi makalah. Dalam pokok-pokok isi makalah hendaknya memuat semua topik bewahan secara rinci yang akan dikembangkan sesuai topik yang dipilih.
Menyusun kerangka makalah dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut.
1. Merumuskan tujuan
2. Merumuskan tesis berdasan topik dan rumusan tujuan
3. Mendaftar topik-topik bawahan dari topik utama berdasakan rumusan tesis
4. Mengecek daftar topik bawahan
5. Menyusun topik-topik bawahan secara sistematis
6. Menilai ulang dan merevisi kelangka makalah.

Mengumpulkan Beragam Jenis Bahan
Jenis bahan yang diperlikan untuk menilis makalah sangat bargantung pada jenis makalahnya. Untuk makalah yang bersifat faktual, diperlikan bahan yang berupa fakta-fakta, sedangkan untuk makalah yang bersifat teoritis, diperlukan bahan yang berupa teori-teori. Makalah yang berisi perpaduan antara faktual dan teoritis mengharuskan fakta-fakta dan teori-teori. Pengumpulan bahan diperoleh melalui pustaka maupun nonpustaka (wawancara, observasi, dan angket)

Mengembangkan Makalah
1. Mengembangkan Isi Makalah dalam Bentuk Paragraf
Substansi kegiatan tahap penulisan adalah pengembangan gagasan ke dalam paragraf. Jika kebetulan kerangka karangan yang disiapkan termasuk kerangka karangan formal, yang berarti gagasan itu telah sampai rincian detail, maka setiap nomer rincian dalam kerangka itu adalah satu gagasan pokok. Mulailah menulis dari gagasan pokok pertama sesuai urutan dalam kerangka karangan. Nyatakan gagasan pokok itu dalam kalimat utama. Tentukan apakah anda menggunakan pola deduksi, induksi, atau kombinasi keduanya. Dukung kalimat utama dengan kalimat-kalimat penjelas.

2. Mengembangkan Penguat
Dalam menulis makalah yang berintikan pengembangan gagasan dalam paragraf-paragraf tersebut tidak jarang digunakn pendapat, gagasan, data yang telah dikemukakan oleh orang lain. Penggunaan kutipan ini dimaksudkan sebagai penegas, pembuktian, atau perbandingan pendapat.

3. Mengembangkan Sistematika Makalah
Sistematika makalah tersusun dengan urutan pendahuluan, permasalahan, pembahasan, dan penyimpulan. Ada juga yang memasukkan permasalahan dalam pendahuluan sehingga sistematikanya menjadi pendahuluan, pembahasan, penyimpulan.
a. Pendahuluan
Merupakan bagian makalah, berisi latar belakang atau alasan-alasan pemilihan topik bahasan. Tujuan pendahuluan adalah meyakinkan pembaca bahwa masalah tersebut wigati (urgen), selain itu juga diungkapkan tujuan penulisannya.
b. Permasalan
Berisi pertanyaan-pertanyaan yang akan dibahas. Tidak selamanya berupa rumusan pertanyaan, dapat juga permasalahan diungkap dalam pernyaatan.
c. Pembahasan
Berisi perbicangan masalah dengan menggunakan data, fakta, atau teori tertentu.
d. Penyimpulan
Bagian ini berisi jawaban atau simpulan atas masalah yang diajukan. Simpulan hendaknya sesuai dengan proposisi-proposisi yang telah ditemukan pada bagian pembahasan.
Setelah penarikan simpulan, pada bagian ini dapat ditambahkan atau diikuti saran atau ajungan (rekomendasi) yang relevan dengan pokok masalah.
Menyunting Makalah
Biasanya hasil pengembangan gagasan pada tahap penulisan belum sempurna benar. Oleh karena itu perlu diperbaiki atau istilahnya dilakukan penyuntingan.
Apa yang perlu diperbaiki atau disunting ?
Pertama, perbaikan itu terarah pada isi.
Kedua, perbaikan terarah pada sistematika
Ketiga, perbaikan itu terpumpun pada bahasa

Menilai Makalah
Makalah yang selesai ditulis perlu dinilai kualitasnya. Penilaian makalah dapat didasarkan pada lima kriteria: sesuai dengan judul dan isi, ketajaman perumusan masalah, kebenaran pembahasan, ketepatan simpulan, kebenaran tata tulisannya. Judul dan isi makalah harus sesuai.
Beberapa pertanyaan untuk menilai makalah :
Apakah permasalahan dibahas secara tepat ?
Apakah pembahasan menawarkan alternatif jawaban ?
Logis dan rasinalkah pembahasannya ?
Apakah simpulan merupakan sistematis dari pembahasan?

Pemaragrafan, penyusunan kalimat, pemilihan kata, penggunaan tanda baca dan ejaan perlu juga menjadi pertimbangan dalam penilaian makalah.
5. Merumuskan Tesis
Tesis adalah gagasan sentral mengenai topik tulisan yang merupakan landasan bagi seluruh kegiatan dalam proses penulisan.
Rumusan tesis yang baik memenuhi beberapa karakteristik, yaitu :
a. Tesis ditulis dengan kalimat lengkap;
b. Tesis mengungkapkan opini, sikap, atau gagasan, buka sekedar pertanyaan sederhana tentang topik yang akan dikembangkan;
c. Tesis bukan hanya menggambarkan fakta, tetapi juga membutuhkan penjelasan dan pembuktian; dan
d. Tesis hanya terdiri dari satu gagasan untuk satu topik.
4.Merumuskan Judul
Setelah pembatasan topik, judul baru dapat dirumuskan.syarat penulisan judul harus sesuai dengan topik, singkat, bentuk frasa, dan lugas.
Full transcript