Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

ANAMNESA

No description
by

Citra Novitasari

on 7 January 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of ANAMNESA

ANAMNESA
Jenis Anamnesa (Purnomo, 2000)
Autoanamnesis
Alloanamnesis atau Heteroanamnesis

Peran Komunikasi dalam Proses Anamnesa
Komunikasi berperan penting dalam proses anamnesa. Karena tanpa adanya komunikasi, proses anamnesa tidak akan terjadi. Dalam proses anamnesa komunikasi berperan sebagai motivasi pada pasien, dengan cara dokter memberikan penjelasan pada pasien. Dan juga komunikasi juga berperan untuk mengungkapkan atau melukiskan emosi persaan dari pasien, selain itu juga berperan sebagai alat untuk menciptakan kesamaan pengertian yang dimaksud yaitu kesamaan pengertian antara dokter dan pasien berdasarkan apa yang telah dijelaskan dokter pada pasiennya (Robbins, 2002).


Persiapan Anamnesa (pdgionline.com)
1. Luangkan waktu untuk introspeksi
2. Membaca rekam medik pasien
3. Memperhatikan perilaku dan penampilan diri
4. Memperbaiki lingkungan klinik
5. Mempersiapkan catatan

Menurut Kariyoso (2003), Tujuan Anamnesa Sebagai Berikut:
Memperoleh data atau informasi tentang permasalahan yang sedang dialami atau dirasakan oleh pasien.
Untuk membangun hubungan yang baik antara seorang dokter dan pasiennya.
Pemeriksaan anamnesis adalah pintu pembuka atau jembatan untuk membangun hubungan dokter dan pasiennya sehingga dapat mengembangkan keterbukaan dan kerja sama dari pasien untuk tahap-tahap pemeriksaan selanjutnya

Definisi Anamnesa
Anamnesa adalah suatu tehnik pemeriksaan yang dilakukan lewat suatu percakapan antara dokter dengan pasiennya secara langsung atau dengan orang lain yang mengetahui tentang kondisi pasien, untuk mendapatkan data pasien beserta permasalahannya medisnya (Pornomo, 2000).

Menurut Patricia A Potter tahun 2005, anamnesa adalah pola komunikasi yang dilakukan untuk tujuan spesifik dan difokuskan pada area dengan isi yang spesifik. Anamnesa juga diartikan sebagai mekanisme dimana klien juga bisa mendapatkan informasi. Suatu anamnesa dapat terfokus, seperti dalam kasus klien masuk ruang kedaruratan, atau wawancara dapat bersifat komprehensif.

Anamnesa adalah pengambilan data yang dilakukan oleh seorang dokter dengan cara melakukan serangkaian wawancara dengan pasien atau keluarga pasien atau dalam keadaan tertentu dengan penolong pasien. Berbeda dengan wawancara biasa, anamnesa dilakukan dengan cara yang khas, berdasarkan pengetahuan tentang penyakit dan dasar-dasar pengetahuan yang ada di balik terjadinya suatu penyakit serta bertolak dari masalah yang dikeluhkan oleh pasien (Haryanto, 1999).

Tahap Awal Tehnik Dasar Anamnesa (Maulana, 2008) :
Dokter bersikap ramah terhadap pasiennya.
Memberi salam, senyum, dan sapa.
Mempersilahkan kepada pasiennya untuk duduk.
Menciptakan suasana yang santai.
Menanyakan keadaan pasien atau kabar pasien pada saat itu.

Faktor Pendukung Anamnesa (Purnomo, 2003)
1. Penampilan dokter
2. Tempat dan suasana
3. Perhatian dokter kepada pasien
4. Keterbukaan pasien
5. Motivasi dokter terhadap pasien
6. Penggunaan bahasa dokter yang dimengerti pasien

Menurut Helen Varney Tahun 2007, Komponen Anamnesa Sebagai Berikut :
Mengidentifikasi informasi
- Nama
- Usia
- Alamat
- Agama
- Pekerjaan
- Jenis kelamin
Keluhan utama
Riwayat penyakit saat ini
Riwayat medis terdahulu
Riwayat keluarga

Faktor Penghambat Anamnesa (Andi, 2009)
Pasien yang tertutup
Pasien yang terlalu banyak keluhan
Hambatan bahasa dan intelektual
Pasien dengan gangguan atau penyakit jiwa

Proses Anamnesa (pdgionline.com)
Menyalami pasien dan menciptakan hubungan yang bersahabat
Mengundang Cerita Pasien
Menggunakan Waktu Seefektif Mungkin
Memperluas dan Mengklarifikasi Anamnesis
Menciptakan dan Mengecek Hipotesis Diagnostik
Memiliki Pemahaman yang Sama Terhadap Masalah Pasien
Menentukan Rencana Selanjutnya
Menjadwalkan Pertemuan Berikutnya

------> Sensasi dan Persepsi
------> Mendengarkan Efekti
f
Proses Hubungan Interpersonal Pada Pasien (Purwanto, 2007)
1. Bersikap ramah dan disiplin
2. Mengenal sifat dan karakter pasien
3. Mengajak pasien berbicara dengan menggunakan kata-kata yang mudah dimengerti
4. Merayu anak dengan berbagai cara agar anak mau melakukan pemeriksaan
5. Memotivasi pasien agar tidak takut terhadap alat-alat yang digunakan dokter dalam pemeriksaan.

Komunikasi Efektif dalam Hubungan Dokter-Pasien (Ali, 2006)
Pasien -----> pengirim pesan
-----> penerima pesan

Dokter -----> pengirim pesan
-----> penerima pesan

Problem Solving
Strategi pemecahan masalah bertujuan untuk mengatasi atau menanggulangi masalah atau ancaman yang ada dengan kemampuan pengamatan secara realitis.
Strategi pemecahan masalah secara ringkas dapat digunakan dengan metode STOP
- Source
- Trial and Error
- Other
- Pray and Patient



(Daldiyono, 2006)
Full transcript