Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

FILOSOF` BLAISE PASCAL

No description
by

ryan alkoziro

on 14 April 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of FILOSOF` BLAISE PASCAL

FILOSOF` BLAISE PASCAL

BAB 2 LANDASAN TEORI
What if we do nothing?
Idea 1
Idea 2
Describe the current situation
Describe the desired state
Kelompok 7
Rara Anggraeni
Reghina Amelia Hanim
Yuliana Patrisia
BAB I PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Explain your expectations
Explain new strategies
Summarize your recommendation
Challenges and opportunities
Identify the problem
Explain what success will bring
Get your audience excited
Show how things would improve
How problems can be resolved
Pro
Con
Pro
Con
Pro
Con
RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang di atas maka rumusan
masalah pada makalah ini, meliputi :

1. Riwayat Blaise Pascal?
2. Pemikiran Blaise Pascal?
3. Karya-karya Blaise Pascal?

Based on Jim Harvey's speech structures
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT, karena berkat Rahmat-Nya kami dapat menyelesaikan makalah yang membahas tentang tokoh filsafat “Blaise Pascal” dalam mata kuliah Filsafat Umum. Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas presentasi mata kuliah filsafat. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada:
1. Allah SWT atas karunianya yang telah diberikan kepada kami.
2. Ibu Ken Maulidya Windarti, S.Fil, MA. selaku dosen mata kuliah Filsafat Umum, yang memberikan tugas makalah ini.
3. Orang tua yang telah memberikan dukungan moril maupun materil serta doa yang selalu menyertai kami.

Makalah ini belum begitu sempurna, oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini memberikan informasi yang bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan bagi kami selanjutnya

Describe the idea you think is best
Pro
Con
PRODI : PSIKOLOGI
Kelas A-Pagi

Tradisi pemikiran Barat dewasa ini merupakan paradigma bagi pengembangan budaya Barat dengan implikasi yang sangat luas dan mendalam di semua segi dari seluruh lini kehidupan. Memahami tradisi pemikiran Barat sebagaimana tercermin dalam pandangan filsafatnya merupakan kearifan tersendiri, karena kita akan dapat melacak segi-segi positifnya yang layak kita tiru dan menemukan sisi-sisi negatifnya untuk tidak kita ulangi.
Ditinjau dari sudut sejarah, filsafat Barat memiliki empat periodisasi. Periodisasi ini didasarkan atas corak pemikiran yang dominan pada waktu itu. Pertama, adalah zaman Yunani Kuno. Kedua, adalah zaman Abad Pertengahan. Ketiga, adalah zaman Abad Modern. Keempat, adalah Abad Kontemporer.
Karena dalam makalah ini, kami akan membahas tentang tokoh filsafat “Blaise Pascal” yang termasuk salah satu filosof zaman Abad Modern, maka kami akan mengulas sedikit mengenai zaman Abad Modern, khususnya zaman Renaissance.
Istilah “modern” ini muncul bukan tanpa alasan. Kata ini sebetulnya memiliki sejarah yang panjang dan menggemparkan, muncul sebagai simbol antitesis, perlawanan, pemberontakan, dan penolakan terhadap apa yang lampau dan tradisional. Karenanya, tak heran kalau modern selalu vis a vis tradisional.
Dalam sejarah peradaban Yunani dan Arab abad pertengahan ada sebagian kelompok yang menyebut diri sebagai kelompok modern sebagai simbol resistensi generasi tua yang di dalam tradisi Arab disebut sebagai mutaakhirun yang artinya sama dengan modern.
Ada beberapa kriteria pemikiran yang bisa disebut “modern”. Pada umumnya kriteria modern itu adalah apabila ada sesuatu yang baru, lain dengan biasanya, berada dan bahkan bertentangan dengan kebiasaan-kebiasaan, tradisi atau adat istiadat termasuk adat keagamaan. Oleh karena itu, sesuatu bisa disebut “modern” apabila ada gerakan atau dinamika untuk menolak atau meninggalkan hal-hal yang dianggap sebagai masa lalu dan menganut hal-hal yang dianggap baru.
Pada zaman modern ada periode yang disebut Renaissance (“kelahiran kembali”). Kebudayaan klasik warisan yunani-Romawi dicermati dan dihidupkan kembali; seni dan filsafat mencari inspirasi dari sana. Ada empat filsuf penting yang hidup di masa Renaissance ini, yaitu Niccolo Machiavelli, Thomas Hobbes, Francis Bacon, serta Blaise Pascal.

TUJUAN MASALAH
Adapun tujuan dari makalah ini, yaitu :

1. Mengetahui riwayat Blaise Pascal.
2. Mengetahui pemikiran-pemikiran Blaise Pascal.
3. Mengetahui karya-karya Blaise Pascal.

BAB 2 LANDASAN TEORI
Blaise Pascal (1623 1662 M) terlahir di Clermont Ferrand pada 19 June 1623. Ayahnya Etienne Pascal, penasehat kerajaan yang kemudian diangkat sebagai presiden organisasi the Court of Aids di kota Clermont. Ibunya wafat saat ia berusia 3 tahun, meninggalkan ia dan dua saudara perempuannya, Gilberte dan Jacqueline. Pada tahun 1631 keluarganya pindah ke Paris.
Sejak usia 12 tahun, ia sudah biasa diajak ayahnya menghadiri perkumpulan diskusi matematik. Ayahnya mengajarinya ilmu bahasa, khususnya bahasa Latin dan Yunani, tapi tidak matematik. Ayahnya sengaja melewatkan pelajaran matematik kepada Pascal semata-mata untuk memancing rasa keingintahuan si anak. Pascal lantas terbiasa bereksperimen dengan bentuk-bentuk geometri, serta menemukan rumus-rumus geometri standar dan memberikan nama rumus tersebut dengan namanya sendiri.
Tahun 1640 Pascal sekeluarga pindah ke kota Rouen. Saat itu, ia masih diajari langsung oleh ayahnya, namun Pascal belajar dengan sangat giat bahkan sampai menguras stamina dan kesehatannya sendiri.

RIWAYAT BLAISE PASCAL
BAB 2 LANDASAN TEORI
Jerih payahnya tak sia-sia, akhirnya ia berhasil menemukan teorema Geometri yang menakjubkan.
Kadang-kadang ia menyebut teorema tersebut sebagai "hexagram ajaib” sebuah teorema tentang persamaan persilangan antar garis. Bukan sebuah teorema yang sekedar menghitung keseimbangan bentuk, tapi lebih mendasar dan penting, yang saat itu sama sekali belum pernah dikembangkan menjadi sebuah cabang ilmu matematik tersendiri – geometri proyeksi. Pascal kemudian menggarapnya jadi sebuah buku, Essay on Conics, yang diselesaikannya sampai tahun 1640, di mana hexagram ajaib menjadi bahasan utama, yang membahas ratusan penghitungan tentang kerucut, juga membahas teorema Apollonius, yang mengagumkan bukan cuma karena usianya yang masih sangat muda saat itu (16 tahun) namun karena penghitungannya juga menyertakan unsur-unsur tangens, dan sebagainya.

RIWAYAT BLAISE PASCAL
Full transcript