Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Unsur Radioaktif

No description
by

friska ika

on 7 November 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Unsur Radioaktif

Unsur Radioaktif
FONTS
Sifat-sifat Sinar Radioaktif
Pita Kestabilan
Sejarah Penemuan Sinar Radioaktif
Pengertian
Unsur Radioaktif adalah unsur yang dapat memancarkan radiasi secara spontan.
Radiasi adalah sejenis sinar tetapi memiliki energi yang besar dan daya tembus yang tinggi.

Disusun Oleh:
Alfriska Goeldiis Oktavi
XII ipa1/5

1. Wilhelm Roentgen (1845-1923)
Tahun 1895 menemukan sinar X; yaitu sinar yang dihasilkan dari tabung sinar katoda yang berdaya tembus tinggi.

2. Antonie Henri Becquerel (1852-1908)
Tahun 1896 melakukan penelitian interaksi sinar matahari dengan mineral Pitchblende. “Menemukan bahwa pancaran sinar zat uranium dilakukan secara spontan”. Zat yang memancarkan sinar tersebut dinamakan zat radioaktif, gejalanya disebut keradioaktifan atau radioaktivitas.

3. Marie Curie(1867-1934)
Tahun 1898 bersama suaminya Pierre Curie menemukan sinar radioaktif polonium dan radium.

4. Lord Ernest Rutherford (1871-1937)
Tahun 1903 menemukan sinar alfa dan sinar beta.

5. Wofgang Pauli
Tahun 1930 menemukan partikel
neutrino.

6. Paul U. Villard
Tahun 1956 menemukan sinar gamma.
Sinar Alfa

- Memiliki 2 proton dan 2 neutron sehingga bermassa 4.
- Dalam medan listrik berbelok ke kutub negatif, menunjukkan sinar alfa bermuatan positif.
- Berdaya tembus kecil.
- Memiliki radiasi sekitar 1,5 x 107 m/s (sekitar 1/20 kali kecepatan cahaya).
- Jika suatu zat padat yang dapat memancarkan sinar alfa ditempatkan dalam tabung hampa udara, perlahan-lahan tabung tersebut penuh dengan gas helium.
Sinar Beta

- Dalam medan listrik berbelok ke kutub positif, menunjukkan sinar beta bermuatan negatif.
- Beradaya tembus lebih besar dari pada sinar alfa. Sinar beta dapat menembus logam Al (100 kali daya tembus sinar alfa).
- Laju perambatan sinar beta mendekati kecepatan cahaya.
- Bermassa sangat kecil sekitar 5,5 x 10-4 sma atau sekitar 1/2000 sma, sehingga dianggap tidak bermassa.

Sinar Gamma

adalah sinar bergelombang elektromegnetik berenergi tinggi dengan panjang gelombang yang pendek.

-Tidak dapat dibelokkan oleh medan listrik, menunjukkan bahwa sinar gamma tidak bermuatan.
-Berdaya tembus besar, yaitu 10.000 kali daya tembus sinar alfa. Sinar gamma dapat menembus logam Pb setebal 20 – 25 cm.
-Sinar gamma tidak memiliki massa.

Reaksi Pada Inti
Reaksi Peluruhan
:
adalah reaksi spontan suatu unsur radioaktif sehingga berubah menjadi unsur lain
.
Misalnya :
1. Peluruhan Alfa : menghasilkan unsur baru dengan Z berkurang 2 dan A berkurang 4.
2. Peluruhan Beta : menghasilkan unsur baru dengan Z bertambah 1 dan A tetap.
3. Peluruhan Gamma : menghasilkan unsur baru dengan Z dan A tetap.

Reaksi Penembakan :


adalah reaksi penembakan suatu unsur dengan sinar radioaktif tertentu dan menghasilkan suatu unsur lain yang bersifat radioaktif serta pemancaran sinar radioaktif yang lain pula.

Keguanaan Unsur-Unsur Radioaktif
Dalam Bidang Kesehatan
1. Iodium-131 (I-131) :
- mendeteksi kerusakan pada kelenjar gondok
- mendeteksi letak jaringan kanker/tumor otak
2. Kobal-60 (Co-60) :
- membunuh sel-sel kanker (terapi kanker)
- pengobatan penyakit leukimia
3. Teknesium-99 (Tc-99) : membunuh sel-sel kanker.
4. Talium-201 (Tl-201) : mendeteksi penyakit jantung dan pembuluh darah.
5. Besi-59 (Fe-59) : mempelajari proses pembentukan sel darah merah.
6. Fosforus-32 (P-32) : pengobatan penyakit polycythemia rubavera, yaitu pembentukan sel darah merah yang berlebihan.
7. Sinar gamma :
- mensterilkan alat-alat kedokteran yang sudah dikemas dan ditutup rapat (misalnya mensterilkan jarum suntik).

Dalam Bidang Industri Pengawetan Makanan
Menggunakan sinar gamma :
- membasmi mikroorganisme, misalnya pada pengawetan rempah-rempah (seperti : merica, ketumbar, dan kemiri).
- menghambat pertunasan, misalnya pada pengawetan tanaman yang berkembang biak dengan pembentukan tunas (seperti : kentang, bawang merah, jahe, dan kunyit).

Mendeteksi Kebocoran pada Pipa Bawah Tanah
▪ Natrium-24 (Na-24) :
mendeteksi kebocoran pada pipa bawah tanah.
menguji kebocoran sambungan logam pada pembuatan kerangka pesawat terbang.

Dalam Bidang Pertanian

Nitrogen-15 (N-15) : untuk melaksanakan teknik pemupukan yang tepat. Pemberantasan hama dengan teknik jantan mandul.

Dalam Bidang Hidrologi
Natrium-24 (Na-24) :
- untuk menguji kecepatan aliran sungai atau aliran lumpur.
- untuk mengukur debit air.

Dalam Bidang Biologi
Karbon-14 (C-14) atau Oksigen-18 (O-18) :
- untuk mempelajari mekanisme reaksi fotosintesis.
Kegunaan lain radioisotop dalam bidang biologi :
- untuk mempelajari proses penyerapan air serta sirkulasinya di dalam batang tumbuhan
- untuk mempelajari pengaruh unsur hara selain N, P, dan K terhadap perkembangan tumbuhan
- untuk memacu mutasi ges tumbuhan dalam upaya mendapatkan bibit unggul.

Dalam Bidang Kimia
Oksigen-18 (O-18)
: untuk mempelajari reaksi esterifikasi.
Hasilnya
: atom O pembentuk H2O berasal dari as. karboksilat, dan atom O pembentuk ester berasal dari alkohol.

Dalam Bidang Pembangkit Tenaga Listrik
Pada PLTN, reaktor nuklir adalah reaksi inti yang berlangsung terkendali.
Reaksi inti menghasilkan energi yang sangat besar, energi ini untuk memanaskan air sehingga terbentuk uap untuk menggerakkan turbin yang dapat mengubah energi mekanik menjadi energi listrik.

Dalam Bidang Penanggalan Karbon
- Penanggalan karbon adalah fungsi radioisotop untuk menentukan umur fosil (umur suatu senyawa organik).
- Isotop yang digunakan adalah karbon-14
(C-14).

Dampak Penggunaan Radioisotop
- Merusak jaringan sel
- Menurunkan kekebalan tubuh terhadap penyakit
- Menyebabkan kerusakan kulit dan sistem saraf
- Menyebabkan kemandulan dan mutasi pada keturunan karena radiasi unsur radioaktif dapat merusak kelenjar kelamin
- Menyebabkan penyakit leukimia, yaitu penambahan sel darah putih yang berlebihan. Penyakit ini diderita oleh Marie Curie.
Full transcript