Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Pendidikan Karakter

No description
by

lolita goth

on 11 October 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Pendidikan Karakter

Kiki
Dhita
Reyhan
Wida Pendidikan Karakter Di Indonesia Permasalahan Pendidikan adalah kegiatan untuk meningkatkan keterampilan pengetahuan peserta didik agar mereka mampu menghidupi dirinya sendiri, hidup bermakna, dan mampu memuliakan kehidupan. Intinya pendidikan adalah mengubah karakter peserta didik agar sesuai dengan karakter sistem sosial yang berlaku.

Proses pendidikan adalah proses mengajar peserta didik berpikir rasional, mengembangkan potensi peserta didik untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Pendidikan “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.” No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 3 Nilai-nilai moral yang semakin menghilang







Penurunan moral bangsa amat terkait dengan karakter bangsa. Bila ditarik lebih jauh lagi, karakter bangsa merupakan integrasi dari sekian banyak karakter individu yang membentuk pola perilaku bangsa.
kurangnya aplikasi nilai-nilai karakter pada berbagai bidang. “Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta ahlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang.” (2) Pasal 31, ayat 5 menyebutkan, “Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menunjang tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia.” Namun sepertinya undang-undang tersebut belum dapat terwujud sepenuhnya. UUD 1945 pasal 1 ayat 3 Pengertian karakter

Kamus besar bahasa indonesia
tabiat, watak, atau sifat kejiwaan.

Terminologi
budipekerti yang menjadi ciri khas seseorang atau sekelompok

Bahasa yunani “charassei"
menandai atau mengukir PENDIDIKAN KARAKTER Menurut Lickona
Karakter sebagai kesadaran, perasaan dan perilaku moral. Orang yang berkarakter adalah orang yang mengetahui kebaikan, menginginkan kebaikan dan berperilaku baik sesuai dengan nilai-nilai yang harapkan.

Menurut koesoema (2010)
Pendidikan karakter merupakan pendidikan yang membagi fokusnya terhadap dua hal, yaitu ilmu pengetahuan dan pengembangan karakter individu yang dalam hal ini lebih ditekankan kepada sikap, perilaku dan cara berpikir individu.

Menurut Katmilis
pendidikan karakter merupakan proses yang disengaja yang bertujuan untuk mengatur perilaku manusia berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan dan bertujuan untuk mencapai individu dengan keberhasilan akademik. PENDIDIKAN KARAKTER Pengertian karakter

Menurut davis (2003)
pendidikan karakter merupakan usaha yang dilakukan untuk membentuk atau mengukir kepribadian seseorang melalui pendidikan budi pekerti, yang hasilnya akan terlihat dalam tindakan nyata seseorang, yaitu tingkah laku baik, jujur, bertanggung jawab dan menghormati orang lain
.
Menurut berkowitz (2004)
pendidikan berkarakter adalah mendidik siswa dalam menanamkan nilai etika dasar dalam konteks sekolah. PENDIDIKAN KARAKTER alasan mengapa sekolah harus terlibat dalam pendidikan karakter Pendidikan karakter membuat siswa berbudi pekerti sekaligus pintar

Melalui pendidikan karakter, penanaman nilai dasar moral akan dapat diberikan sejak usia dini

Dengan diberikannya pendidikan karakter maka para pakar perkembangan yakin berbagai permasalahan yang akan timbul pada masa remaja dapat diantisipasi sejak dini

Kurangnya waktu orang tua untuk mendidik dan mengajarkan nilai-nilai moral kepada anak 18 nilai-nilai dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa Religius
Jujur
Toleransi
Disiplin
Kerja Keras
Kreatif
Mandiri
Demokratis
Rasa Ingin Tahu Semangat Kebangsaan
Cinta Tanah Air
Menghargai Prestasi
Bersahabat/Komunikatif
Cinta Damai
Gemar Membaca
Peduli Lingkungan
Peduli Sosial
Tanggung Jawab Enam pilar karakter Trustworthiness
Fairness
Caring Respect
Citizenship
Responsibility Sebelas prinsip efektif sebagai indikator pendidikan karakter Pendidikan karakter diterapkan sebagai dasar pembentukan karakter yang baik
Pendidikan karakter harus mendefinisikan “karakter” secara komprehensif, mencakup pemikiran, perasaan, dan perilaku.
Pendidikan karakter meggunakan pendekatan yang komperhensif intensif dan proaktif.
Pendidikan karakter menciptakan komunitas sekolah yang mengayomi siswa. Sebelas prinsip efektif sebagai indikator pendidikan karakter Sebelas prinsip efektif sebagai indikator pendidikan karakter Pendidikan karakter harus mendorong terbentuknya komite sekolah.

Pendidikan karakter melibatkan keluarga dan seluruh anggota komunitas sebagai mitra dalam upaya pembentukan karakter.

Pendidikan karakter harus memiliki karakter sekolah , staf sekolah dan siswa. Pendidikan karakter memberi kesempatan kepada siswa untuk mengaplikasikan tindakan moral kedalam berbagai aktifitas.

Pendidikan karakter Harus dimasukan kedalam kurikulum akademik.

Pendidikan karakter mengembangkan motivasi intrinsik siswa.

Pendidikan karakter harus melibatkan seluruh staf sekolah sebagai suatu organisasi yang bertanggung jawab dan berusaha patuh pada nilai yang sama untuk mengarakan siswa. Terimakasih...
Full transcript