Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Pertempuran Medan Area

Pertempuran Medan Area yang terjadi pada 10 Desember 1945 di Medan
by

Kamilah Dinannisa

on 18 November 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Pertempuran Medan Area

oleh :
Husainul Rizki
Kamilah Dinannisa
M.Age Rianto Pertempuran Medan Area Pasukan sekutu mendarat di Medan pada 9 Oktober 1945 dibawah pimpinan Brigadir Jenderal T.E.D. Kelly mendarat di Sumatera Utara yang dikuti oleh pasukan NICA. Brigadir ini menyatakan kepada pemerintah RI akan melaksanakan tugas kemanusiaan, mengevakuasi tawanan dari beberapa kamp di luar Kota Medan. Dengah dalih menjaga keamanan, para bekas tawanan diaktifkan kembali dan dipersenjatai.

Latar belakang pertempuran Medan Area, antara lain:
1. Bekas tawanan yang menjadi arogan dan sewenang-wenang.
2. Ulah seorang penghuni hotel yang merampas dan menginjak-injak lencana merah putih.
3. Ultimatum agar pemuda Medan menyerahkan senjata kepada Sekutu.
4. Pemberian batas daerah Medan secara sepihak oleh Sekutu dengan memasang papan pembatas yang bertuliskan “Fixed Boundaries Medan Area (Batas Resmi Medan Area)” di sudut-sudut pinggiran Kota Medan. Awalnya pemerintah RI bersikap lunak terhadap sekutu sebagai tanda menghormati tugas sekutu yang akan melucuti tentara Jepang. Tentara sekutu diperkenankan menempati beberapa hotel di kota medan. Namun, pada 10 Oktober 1945 tentara sekutu mendatangi kamp-kamp tawanan Belanda. Setelah membebaskan tawanan, sekutu mempersenjatainya dan langsung membentuk Medan KNIL Batalion. Hal ini jelas tidak menghargai sikap lunak bangsa Indonesia 10 Oktober 1945 Sebuah insiden terjadi di hotel Jalan Bali, Medan pada tanggal 13 Oktober 1945.

Saat itu seorang penghuni hotel (pasukan NICA) merampas dan menginjak-injak lencana Merah Putih yang dipakai pemuda Indonesia. Hal ini mengundang kemarahan para pemuda. Akibatnya terjadi perusakan dan penyerangan terhadap hotel yang banyak dihuni pasukan NICA. Bentrokan rakyat dengan serdadu NICA tersebut menjalar ke Pematang Siantar dan Brastagi. Menanggapi hal tersebut, Brigjen. Kelly mengeluarkan ultimatum yang melarang rakyat membawa senjata dan semua senjata yang ada harus diserahkan pada Sekutu. Pasukan Sekutu-Inggris juga semakin memperkeruh suasana dengan permusuhan dikalangan pemuda Indonesia di Sumatera. 13 Oktober 1945 Pada tanggal 1 Desember 1945, pihak Sekutu-Inggris memasang papan-papan yang bertuliskan Fixed Boundaries Medan Area di daerah-daerah pinggiran kota Medan. Sejak saat itu nama Medan Area menjadi terkenal. Inggris bersama NICA melakuan pembersihan terhadap unsur-unsur Republik Indonesia di Medan. Bahkan pada tanggal 10 Desember 1945, mereka berusaha menghancurkan konsentrasi TKR di Trepes. Aksi tersebut tentu saja mendapat perlawanan yang sengit dari pemuda Medan.
Dengan terjadinya peristiwa seperti itu, Brigadir Jenderal T.E.D. Kelly kembali mengancam para pemuda agar menyerahkan senjata yang mereka miliki dan jika tidak, akan ditembak mati. Pada bulan April 1946 tentara Sekutu Inggris sudah mulai mendesak Pemerintah Republik Indonesia di Medan. Gubernur, markas besar divisi TKR dan walikota pindah ke Pematang Siantar. Inggris pun menduduki kota Medan. puncak pertempuran medan area Pada tanggal 10 Agustus 1946, diselenggarakan suatu pertemuan di Tebing Tinggi antara para komando pasukan yang berjuang di Medan Area. Pertemuan itu memutuskan dibentuknya suatu komando yang bernama Komando Resimen Laskar Rakyat Medan Area. Komando resimen itu terdiri atas empat sektor, dan tiap sektor terdiri dari empat subsektor. Tiap-tiap sektor berkekuatan satu batalyon. Markas komando resimen berkedudukan di sudi mengerti, Trepes. Di bawah komando itulah mereka meneruskan perjuangan di Medan Area. Latar Belakang 10 Agustus 1946
Full transcript