Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

MyBoard

No description
by

Khair Mahjar

on 24 January 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of MyBoard

PENGANTAR ILMU PENDIDIKAN
ARTI DAN MAKNA PENDIDIKAN
Proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara, perbuatan mendidik;

LANDASAN KEPENDIDIKAN
Yaitu asumsi-asumsi yang menjadi dasar pijakan atau titik tolak dalam rangka praktik pendidikan.

Contoh: Seorang guru PKn dalam mengajar harus memiliki pandangan dan bersikap, yaitu diantaranaya landasan pendidikan nasional, landasan yuridis dsb. Agar sesuai dengan fungsi dan sifatnya serta dapat dipertanggungjawabkan, pendidikan harus mempunyai landasan yang kokoh. landasan pendidikan terdiri dari landasan religius pendidikan,landasan filosofis pendidikan, landasan ilmiah pendidikan, dan landasan yuridis atau hukum pendidikan.

LANDASAN HUKUM
DALAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN
Landasan hukum pendidikan adalah dasar atau fondasi perundang-undangan yang menjadi pijakan dan pegangan dalam pelaksanaan pendidikan di suatu negara.

PENDIDIKAN SEBAGAI ILMU
Pendidikan adalah fenomena yang fundamental atau asasi dalam hidup manusia dimana ada kehidupan disitu pasti ada pendidikan
Pendidikan sebagai gejala sekaligus upaya memanusiakan manusia itu sendiri.
Dalam perkembangan adanya tuntutan adanya pendidikan lebih baik, teratur untuk mengembangkan potensi manusia, sehingga muncul pemikiran teoritis tentang pendidikan.
Pendidikan adalah upaya sadar untuk mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki manusia, melahirkan teori-teori pendidikan (theories of education)


PENDIDIKAN SEBAGAI SYSTEM
Istilah sistem berasal dari bahasa Yunani, SYSTEMA, yang artinya himpunan dari bagian-bagian atau komponen-komponen yang saling berhubungan secara teratur dan merupakan suatu kesatuan.


TUJUAN PENDIDIKAN
Tujuan pendidikan sering bersifat sangat umum, seperti menjadi manusia yang baik, bertanggung jawaab, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara, dan sebagainya.
Dalam dunia pendidikan dikenal sejumlah usaha untuk menguraikan tujuan yang sangat umum tersebut. Salah seorang diantaranya adalah Herbert Spencer (1860) yang menganalisis tujuan pendidikan dalam lima bagian, yang berkenaan dengan:
Kegiatan demi kelangsungan hidup.
Usaha mencari nafkah.
Pendidikan anak.
Pemeliharaan hubungan dengan masyarakat dan negara.
Penggunaan waktu senggang.
PENDIDIK
PESERTA DIDIKDALAM PRAKTIK KEPENDIDIKAN
  Secara etimologi peserta didik adalah anak didik yang mendapat pengajaran ilmu. Secara terminologi peserta didik adalah anak didik atau individu yang mengalami perubahan, perkembangan sehingga masih memerlukan bimbingan dan arahan dalam membentuk kepribadian serta  sebagai bagian dari struktural proses pendidikan. Dengan kata lain peserta didik adalah seorang individu yang tengah mengalami fase perkembangan atau pertumbuhan baik dari segi fisik dan mental maupun fikiran.

SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
Tujuan sistem pendidikan nasional berfungsi memberikan arah pada semua kegiatan pendidikan dalam satuan-satuan pendidikan yang ada. Tujuan pendidikan nasional tersebut merupakan tujuan umum yang hendak dicapai oleh semua satuan pendidikannya.

SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
Maksud sistem pendidikan nasional di sini adalah satu keseluruhan yang berpadu dari semua satuan dan aktivitas pendidikan yang berkaitan satu dengan yang lainnya untuk mengusahakan tercapainya tujuan pendidikan nasioanal. Dalam hal ini, sistem pendidikan nasional tersebut merupakan suatu suprasistem, yaitu suatu sistem yang besar dan kompleks, yang didalamnya tercakup beberapa bagian yang juga merupakan sistem-sistem.
PENDIDIKAN SEPANJANG HAYAT
Pendidikan sepanjang hayat (livelong education) adalah bahwa pendidikan tidak berhenti hingga individu menjadi dewasa, tetapi tetap berlanjut sepanjang hidupnya. Pendidikan sepanjang hayat menjadi semakin tinggi urgensinya pada saat ini karena manusia terus menerus menyesuaikan diri supaya dapat tetap hidup secara wajar dalam lingkungan masyarakat yang selalu berubah. Sisi lain pendidikan sepanjang hayat adalah peluang yang luas bagi seseorang untuk terus belajar agar dapat meraih keadaan kehidupan yang lebih baik.
PENDIDIKAN SEBAGAI SYSTEM
PENDIDIKAN SEBAGAI SYSTEM
Pendidikan merupakan suatu usaha untuk mencapai tujuan pendidikan. Suatu usaha pendidikan menyangkut tiga unsur pokok, yaitu unsur masukan, unsur proses usaha itu sendiri, dan unsur hasil usaha. 
Apa itu sistem?
Karakteristik System
a. Memiliki tujuan;
b. Memiliki batas yang memisahkannya dari lingkungannya;
c. Memiliki sifat wholism (memiliki unsur/ bagian/komponen yang saling berhubungan/ketergantungan sebagai suatu keseluruhan);
d. Ada proses transformasi, yaitu mengubah masukan menjadi keluaran;
e. Memiliki sub sistem-sub sistem dan berhubungan dengan supra sistem.

Kesimpulan
TUJUAN PENDIDIKAN
Tujuan pendidikan yang dikemukakan Herbert Spencer tersebut didasarkan atas apa yang dianggapnya paling berharga dan perlu untuk setiap orang bagi kehidupannya dalam masyarakat.

Dalam pengertian yang sederhana,pendidik 
adalah orang yang memberikan ilmu pengetahuan kepada anak didik, sedangkan dalam pandangan masyarakat adalah orang yang melaksanakan pendidikan di tempat-tempat tertentu, tidak mesti di lembaga pendidikan formal (Sekolah atau institusi pendidikan dengan kurikulum yang jelas dan terakreditasi), tetapi bisa juga di lembaga pendidikan non formal (Lembaga Pendidikan Ketrampilan, Kursus, di masjid, di surau/musola, di gereja, di rumah, dan sebagainya).
PENDIDIK
Dalam konteks pendidikan islam “pendidik” sering disebut dengan murabbi, mu’allim, mu’addib, mudarris, dan mursyid. menurut peristilahan yang dipakai dalam pendidikan dalam konteks Islam, Kelima istilah ini mempunyai tempat tersendiri dan mempunyai tugas masing-masing.

Tujuan :
PENDIDIKAN SEPANJANG HAYAT
 Majunya ilmu dan teknologi
Produk-produk teknologi yang perlu di pelajari karena terkait dengan alat-alat kerja
 Bagi mereka yang menggunakan alat kerja berbasis teknologi
 Perubahan sosial sebagai dampak majunya ilmu dan teknologi


Hal-hal yang memyebabkan dan memungkinkan keadaan seperti itu adalah :

PENDIDIKAN SEPANJANG HAYAT
Keterbatasan kemampuan Pendidikan sekolah
Perubahan masyarakat dan peranan-peranan sosial
Pendayagunaan sumber yang masih belum optimal
Perkembangan pendidikan luar sekolah yang pesat

Perlunya Pendidikan Spanjang Hayat
Pengertian :
By IBU NABILAH MAHJAR,Lc M.Pd.I
Thank you
stai2013_pip
http://yahoogroup.com/stai2013_pip
nabilamahjar@yahoo.com
Full transcript