Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Untitled Prezi

No description

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Untitled Prezi

Konsep Kausalitas by kelompok 3:
Ainia Nurul A
A. Faiz
Ukhti Rahmah SM
Ivannullah AW
Denny Model Kausalitas Tunggal Necessity and Sufficiency Necessity and Sufficiency PENDEKATAN
PROBABILISTIK PENDEKATAN
DAN
MODEL KAUSALITAS -Sedangkan paparan (Exposure) itu dianggap cukup (sufficient) ketika suatu penyakit itu tidak dapat dihindari lagi untuk terjadi Latar belakang: keterbatasan pendekatan deterministik dlm pengamatan status penyakit sufficent
cause I (agent) X Y (penyakit) - Necessity and Sufficiency berarti Kebutuhan dan Kecukupan Istilah ini digunakan dalam berbagai disiplin ilmu seperti ekonomi, politik, sosial, kesehatan, dll. -Pengertian Exposure (paparan), dalam epidemiologi telah berkembang menjadi “segala bentuk keadaan yang dianggap memungkinkan terjadinya suatu penyakit” -Paparan (Exposure) dikatakan perlu atau dibutuhkan (necessary) terjadi terlebih dahulu agar dapat terjadi suatu penyakit Paparan (Exposure) sebagai Necessary Sufficient 4 1 2 3 - - + - + + + - Exposure menjadi Necessary dan Sufficient untuk menimbulkan penyakit. Exposure menjadi Necessary tapi tidak Sufficient tidak Necessary tapi Sufficient untuk menimbulkan penyakit Exposure menjadi tidak Necessary ataupun Sufficient dalam menyebabkan adanya suatu penyakit DEFINISI DAN KONSEP SEBAB? Sebab adalah peristiwa, tindakan, kondisi, atau keadaan lingkungan yang memulai dan mengizinkan, sendiri ataupun bersama dengan faktor lainnya, membuat suatu peristiwa yang urut, yang menghasilkan sebuah akibat. David Hume: Suatu object yang diikuti object lainnya dan, dimana object yang serupa dengan object pertama diikuti dengan object yang serupa dengan object kedua. KAUSALITAS? Kausalitas atau hubungan sebab akibat adalah hubungan yang terjadi antara beberapa kejadian atau peristiwa yang berbeda dimana perubahan pada satu kejadian akan menyebabkan perubahan pada yang lainnya. PENDEKATAN
DETERMINISTIK MODERN Multiple Causation faktor majemuk terjadinya penyakit. MODEL:
1. Segitiga Epidemiologi
2. Model Pie
3. Web of Causation MODEL SEGITIGA EPIDEMIOLOGI PERBEDAAN
KONSEP PENYEBAB
DENGAN
KAUSALITAS Postulat
Henle-Koch Organisme harus hadir dalam setiap kasus penyakit Organisme tersebut harus dipulihkan dari binatang, dan diidentifikasi. Jika organisme diinokulasi ke dalam binatang, maka akan menyebabkan penyakit khusus Organisme harus dapat diisolasi dan ditumbuhkan dalam media yang bersih Perbandingan Situasi yang tidak biasa yaitu penyebab khusus yang memperkuat agent sehingga agent makin bersifat infeksius Organisme penyebab mungkin hilang, kalau penyakit berkembang Sejumlah agent dalam dosis yang cukup (sufficient) biasanya diperlukan untuk menimbulkan penyakit Satu faktor resiko dapat menyebabkan berbagai efek atau penyakit. Pendekatan Probabilistik Kesimpulan Kausal Pendekatan probabilistik yaitu penggabungan ilmu statistik dengan teori probabilitas untuk mencari hubungan antar penyebab, yg kemudian ditarik kesimpulan kausal. Hubungan antara usia seseorang dengan tekanan darah. Setelah mencari hubungan dengan menggunakan ilmu statistika (survey), maka diperolehlah bahwa secara garis besar tekanan darah akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia seseorang. Faktor resiko dapat diidentifikasi, dintervensi, serta dimodifikasi dengan cara pendidikan kesehatan, upaya promosi kesehatan , dan pencegahan Semakin banyak paparan terhadap faktor resiko, maka akan semakin besar probabilitas terjadinya suatu penyakit Faktor Resiko perilaku, kejadian, pengalaman atau pajanan yang dikaitkan dengan munculnya kejadian penyakit, cedera, cacat, atau meninggal. Pendekatan ini dpt digunakan u/ mengidentifikasi faktor resiko dan prognosis Jika diketahui bahwa suatu faktor resiko sebagai penyebab penyakit, maka pengulangan pencegahan dapat dilakukan untuk mencegah penyakit meskipun mekanisme penyakit sudah atau belum diketahui Membantu proses diagnosis Dapat diketahui penyebab penyakit, sehingga tingkat beratnya resiko dapat diturunkan dengan menghapuskan pengaruh Manfaat identifikasi faktor resiko: Dapat meramalkan penyakit apa yang akan muncul 4. 1. 3. 2. Environment agent host agent host Environment agent host Environment agent host Environment kemungkinan orang sakit diantara yang sehat kemungkinan orang meninggal diantara yang sakit meninggal sehat sakit resiko prognosis MODEL PIE
(ROTHMAN) sufficient
cause III sufficient
cause II Complement Cause: Faktor pelengkap yg ikut menyusun setidaknya dalam 1 buah Pie (sufficient cause). Necessary Cause: Faktor yang selalu ada dalam 1 buah Pie (sufficient cause). MODEL WEB OF CAUSATION
(MAHON & PUGH) Tingkatan Penyebab:
Makro: social, cultural, economic
Individu: behavioral, personal
Mikro: cellular, organ system TBC imun kuman
M. tbc lingkungan
tidak bersih Jumlah
kuman TB harus cukup Asupan gizi kurang Kuman
M.tbc Sindrom down langsung terjadi pada host tanpa memerlukan faktor lain. penyebab terjadinya sindrom down antara lain kehamilan seorang ibu yang cukup tua, kurangnya screening, pernikahan sedarah, dan faktor teratogenik. Sindrom down tidak disebabkan oleh masalah genetik turunan, tapi faktor lain yg berhubungan dg perkembangan janin Contohnya adalah kelainan berupa Sindrom Down penyebab penyakit yang spesifik tidak dibutuhkan tapi keadaan penyebab penyakit tersebut cukup untuk membuat terjadinya suatu penyakit. Model Kausalitas Rokok tdk cukup mnjadikan penyakit. Krn hanya dg rokok saja, orang tidak akan begitu saja terkena kanker paru Rokok tdk dibutuhkan. krn tanpa paparan rokok, orang masih berpotensi terkena kanker paru. Contohnya pada kasus merokok dan kanker paru faktor lain selain Exposure sangat dibutuhkan untuk dapat menimbulkan suatu penyakit Paparan penyebab penyakit menjadi tidak dibutuhkan dan tidak juga cukup untuk menimbulkan penyakit pada diri host (E + F D ) Contohnya pada penyakit Tuberkulosis, Mycobacterium tuberculosis dibutuhkan ada dalam organ pernafasan untuk dapat menimbulkan Tuberkulosis. Tapi hanya dengan adanya Mycobacterium tuberculosis dlm paru saja tdk dpt menimbulkan TBC paru. Butuh faktor lain spt daya tahan tubuh yg turun agar TBC dpt terjadi. Exposure membutuhkan faktor yang lain untuk dapat menimbulkan sebuah penyakit jika ada penyakit pasti ada exposure, tapi ketika ada exposure belum tentu ada penyakit Penyebab penyakit dibutuhkan untuk terjadinya suatu penyakit, tapi penyebab penyakit tersebut tidak selalu cukup untuk menimbulkan suatu penyakit. Contoh lainnya adl penyakit buta warna. Menyangkut gen dan kromosom X penyakit Tay-Sachs membutuhkan gen dari induk atau orang tuanya agar dapat menjadi penyakit, seketika itu juga keadaan Exposure ini cukup untuk mengakibatkan suatu penyakit terjadi pada host­-nya (keturunannya). Contohnya adalah kasus ketidaknormalan gen homozigot seperti pada penyakit Tay-Sachs yang diturunkan dari orang tua kepada keturunannya. Penyebab penyakit (Exposure) dibutuhkan untuk terjadinya penyakit dan cukup untuk membuat suatu penyakit itu terjadi
Full transcript