Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Bandung Lautan Api

No description
by

on 25 August 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Bandung Lautan Api

Bandung Lautan Api
Tentara sekutu memberikan ultimatum pertama pada 21 November 1945. Mereka menuntut agar Kota Bandung bagian utara dikosongkan dan menyerahkan senjata yang dirampas oleh pihak Indonesia selambat-lambatnya pada 29 November 1945.
Malam tanggal 21 November 1945, TKR dan badan-badan perjuangan melancarkan serangan terhadap kedudukan-kedudukan Inggris di bagian utara

Tentara sekutu mengeluarkan ultimatum kedua pada 23 Maret 1946. Kali ini, mereka menuntut Tentara Republik Indonesia (TRI) mengosongkan seluruh kota Bandung.
Pemerintah Republik Indonesia memerintahkan agar TRI mengosongkan Kota Bandung. Sementara itu, dari Markas TRI di Jogjakarta datang perintah yang menginstruksikan Tentara Republik Indonesia untuk tidak meninggalkan Kota Bandung. Walau dengan berat hati, TRI di Bandung akhirnya mematuhi perintah dari Jakarta. Akan tetapi, sebelum meninggalkan Kota Bandung, para pejuang Republik melancarkan serangan ke arah kedudukan-kedudukan tentara Sekutu.

Mohammad Toha
Peristiwa Bandung Lautan Api adalah peristiwa kebakaran besar yang terjadi di kota Bandung pada 24 Maret 1946. Dalam waktu tujuh jam, sekitar 200.000 penduduk Bandung membakar rumah mereka, meninggalkan kota menuju pegunungan di daerah selatan Bandung. Hal ini dilakukan untuk mencegah tentara Sekutu dan tentara NICA Belanda untuk dapat menggunakan kota Bandung sebagai markas strategis militer dalam Perang Kemerdekaan Indonesia. 
Latar belakang
12 Oktober 1945 pasukan Inggris bagian dari Brigade MacDonald tiba di Bandung, Mereka menuntut agar semua senjata api yang ada di tangan penduduk, kecuali TKR dan polisi, diserahkan kepada mereka
Akibatnya, bentrokan bersenjata antara Inggris dan TKR tidak dapat dihindari

Ultimatum Tentara Sekutu agar TRI meninggalkan kota Bandung mendorong TRI untuk melakukan operasi “bumihangus". Para pejuang Indonesia tidak rela bila Kota Bandung dimanfaatkan oleh pihak Sekutu. Keputusan untuk membumihanguskan Bandung diambil melalui musyawarah Madjelis Persatoean Perdjoangan Priangan (MP3) di hadapan semua kekuatan perjuangan pihak Republik Indonesia, pada tanggal 23 Maret 1946. Kolonel Abdoel Haris Nasoetion selaku Komandan Divisi III TRI mengumumkan hasil musyawarah tersebut dan memerintahkan evakuasi Kota Bandung.
Hari itu juga, rombongan besar penduduk Bandung mengalir panjang meninggalkan kota Bandung dan malam itu pembakaran kota berlangsung.
Walaupun demikian, pertempuran tetap berlangsung. Anggota TRI dan pemuda menggunakan taktik perang gerilya. Pertempuran yg paling besar terjadi di Desa Dayeuhkolot, Bandung Selatan, dimana gudang amunisi besar milik sekutu. Muhammad Toha dan Ramdan, dua pejuang BRI (Barisan Rakjat Indonesia) wafat saat meledakkan gudang tersebut. Rangkaian peristiwa ini terjadi pada malam hari tgl 24 Maret 1946.
Jalannya peristiwa
Muhammad Toha (Bandung 1927- Bandung, 24 Maret 1946) adalah seorang komandan Barisan Rakjat Indonesia, sebuah kelompok milisi pejuang yang aktif dalam masa Perang Kemerdekaan Indonesia. Dia dikenal sebagai tokoh pahlawan dalam peristiwa Bandung Lautan Api di Kota Bandung, Indonesia tanggal 24 Maret 1946. Toha meninggal dalam kebakaran dalam misi penghancuran gudang amunisi milik tentara sekutu bersama rekannya, Ramdan, setelah meledakkan dinamit dalam gudang amunisi tsb.

Tokoh
Akhir Peristiwa
Oleh :
Asma Hanifah
Nadia Astirani Devi
Putri Setya Mahanani
Amkan Majda
Full transcript