Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Strategi Bisnis

No description
by

yunita anshari

on 7 January 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Strategi Bisnis

Kesimpulan
Strategi Bisnis
Pada bab ini mempelajari analisis dan pilihan strategis dalam bisnis dengan produk/jasa tunggal atau dominan melalui pembahasan atas dua masalah besar, yaitu:
Terima Kasih
MENGEVALUASI DAN MEMILIH STRATEGI BISNIS:
MENCARI KEUNGGULAN KOMPETITIF YANG BERKESINAMBUNGAN
BISNIS PRODUK/JASA DOMINAN: MENGEVALUASI DAN MEMILIH DIVERSIFIKASI UNTUK MEMBANGUN NILAI
Banyak bisnis produk yang dominan menghadapi pertanyaan ini ketika bisnis utamanya terbukti berhasil: Strategi utama apakah yang paling sesuai untuk terus mengembangkan nilai? Dalam situasi manakah perusahaan harus memilih fokus yang diperluas (diversifikasi, integrasi vertikal); fokus berkesinambungan yang stabil (konsentrasi, pengembangan pasar atau produk); atau fokus yang dipersempit (putar haluan atau divestasi).
Latar Belakang
Dalam kondisi ekonomi sekarang ini tidaklah mudah bagi perusahaan untuk dapat bertahan dan berkembang. Salah satu kenyataan dalam dunia bisnis adalah terjadinya persaingan yang ada kalanya makin tajam. Adanya persaingan yang semakin ketat, menuntut kemampuan perusahaan untuk dapat menentukan strategi yang cocok bagi jalannya perusahaan, sehingga dapat tetap bertahan dalam persaingan.

Analisis dan pilihan strategis terus membentuk fase dari proses manajemen strategis dimana para manajer bisnis memeriksa dan memilih suatu strategi bisnis yang memungkinkan bisnis mereka mempertahankan atau menciptakan keunggulan kompetitif yang berkesinambungan. Titik awalnya adalah mengevaluasi dan menentukan keunggulan kompetitif yang menyediakan dasar untuk membedakan perusahaan dari alternatif-alternatif lain yang masuk akal dalam benak pelanggan.

Strategi apa yang paling efektif dalam membangun keunggulan kompetitif yang berkesinambungan bagi unit bisnis tunggal.
Strategi kompetitif manakah yang paling efektif memposisikan suatu bisnis dalam industrinya. Misalnya, Scania, produsen truk paling produktif di dunia, bergabung dengan saingan utamanya, Volvo sebagai dua jangkar bagi perekonomian Swedia.
Haruskah bisnis dengan produk/jasa yang dominan melakukan diverisifikasi.
Strategi utama manakah yang paling sesuai? Misalnya, para Manajer Dell dan Coca-Cola telah mempelajari pertanyaan mengenai diversifikasi dan kelihatannya menyimpulkan bahwa melanjutkan konsentrasi pada produk serta jasa inti dan mengembangkan pasar baru untuk produk serta jasa inti yang sama merupakan strategi terbaik.
Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian pada latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut:
Bagaimana suatu perusahaan memilih strategi bisnis yang akan diterapkan oleh perusahaan untuk menciptakan keunggulan kompetitif ?
Bagaimana menjelaskan sifat dan nilai dari strategi berfokus pasar?
Bagaimana menentukan strategi bisnis yang baik dalam industri yang terfragmentasi dan global?
Bagaimana mengetahui kapan suatu bisnis sebaiknya melakukan diversivikasi?

Tujuan
Berdasarkan masalah yang dirumuskan, maka makalah ini bertujuan:
Dapat memahami strategi bisnis yang akan diterapkan oleh perusahaan untuk menciptakan keunggulan kompetitif.
Dapat menjelaskan sifat dan nilai dari strategi berfokus pasar.
Dapat menentukan strategi bisnis yang baik dalam industri yang terfragmentasi dan global.
Dapat mengetahui kapan suatu bisnis sebaiknya melakukan diversivikasi.

Para manajer bisnis mengevaluasi dan memilih strategi yang mereka pikir dapat membuat bisnis mereka berhasil. Hal ini sering kali disebut sebagai startegi dimana perusahaan-perusahaan di dorong untuk menjadi perusahaan yang berorientasi pada diferensiasi atau yang berorientasi pada biaya rendah. Bisnis yang memiliki satu atau lebih sumber daya/kapabilitas yang benar-benar membuatnya berbeda dari pesaing-pesaing utamanya sekaligus memiliki sumber daya/kapabilitas yang memungkinkannya untuk beroperasi pada biaya yang lebih rendah akan secara konsisten mengungguli para pesaingnya yang tidak melakukan hal yang sama. Tantangan bagi para manajer bisnis saat ini adalah untuk mengevaluasi dan memilih strategi bisnis yang didasarkan pada kompetensi utama dan aktivitas rantai nilai yang mempertahankan kedua jenis keunggulan kompetitif secara simultan.
Mengevaluasi Peluang Keunggulan Biaya
Keberhasilan bisnis yang dibangun atas dasar keunggulan biaya mengharuskan bisnis tersebut untuk mampu menyediakan produk atau jasanya dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan yang dapat dicapai oleh pesaingnya. Keunggulan biaya tersebut pun harus berkesinambungan. Para penyusun strategi pertama-tama menganalisis rantai nilai bisnisnya guna menemukan keunggulan dalam kepemimpinan berbiaya rendah. Kemudian, mereka mengevaluasi keberlanjutan dari keunggulan-keunggulan tersebut dengan melakukan penentuan tolok ukur atas bisnis mereka terhadap para pesaing utama dan dengan mempertimbangkan dampak dari keunggulan biaya terhadap lima kekuatan dalam lingkungan kompetitif bisnis tersebut.
Aktivitas berbiaya rendah yang berkesinambungan dan yang menyediakan satu atau lebih keunggulan-keunggulan relatif ini terhadap kekuatan-kekuatan utama industri harus menjadi dasar utama dari strategi kompetitif bisnis:
Keunggulan biaya rendah yang mengurangi kemungkinan terjadinya tekanan terhadap penentuan harga oleh pembeli
, ketika pesaing-pesaing utama tidak dapat menandingi harga dari perusahaan berbiaya rendah, para pelanggan yang menekan pemimpin pasar tersebut mengambil risiko untuk menetapkan tingkat harga yang membuat sumber-sumber alternatif bisnis lain.
Keunggulan biaya rendah yang benar-benar berkesinambungan dapat mendorong pesaing ke dalam bidang lain sehingga mengurangi persaingan harga,
persaingan harga yang intens dan terus menerus dapat menghancurkan seluruh pesaing, sebagaimana yang kadang terlihat pada industry penerbangan.
Pendatang baru yang bersaing dalam hal harga harus menghadapi pemimpin biaya yang telah mapan tanpa pengalaman untuk menduplikasi setiap keunggulan biaya
, Easyjet, maskapai penerbangan baru di Inggris dengan strategi yang meniru Southwest Airlines, memasuki pasar maskapai penerbangan Eropa dengan banyak promosi serta tiket murah untuk penerbangan dari kota ke kota.
Keunggulan biaya rendah harus mengurangi daya tarik produk subtitusi.
Keunggulan tersebut membuat perusahaan-perusahaan itu tidak khawatir mengenai harga ketika menghadapi produk subtitusi dengan mutu dan harga yang lebih rendah.
Margin yang lebih tinggi membuat produsen berbiaya rendah dapat menghadapi kenaikan biaya pemasok dan sering kali mendapatkan loyalitas pemasok sejalan dengan berlalunya waktu. Kenaikan biaya secara tiba-tiba dan tidak terkendali yang dihadapi pemasok dapat dengan mudah diserap oleh produsen yang memiliki biaya rendah dan margin yang lebih tinggi.
Banyak aktivitas penghematan biaya yang dapat ditiru dengan mudah
, mengomputerisasi beberapa fungsi penerimaan pesanan diantara perusahaan-perusahaan pengelolaan limbah berbahaya membuat perusahaan yang lebih dahulu menerapkannya dapat menurunkan biaya penjualan dan memberikan layanan pelanggan yang lebih baik untuk waktu yang singkat.
Keunggulan biaya yang eksklusif dapat menjadi perangkap,
perusahaan-perusahaan yang menekankan pada harga terendah dan dapat menawarkannya melalui keunggulan biaya di mana diferensiasi produk semakin diabaikan harus benar-benar yakin akan kesinambungan dari keunggulan tersebut.
Pemotongan biaya yang berlebihan dapat menyusutkan keunggulan kompetitif lainnya yang melibatkan atribut-atribut produk inti,
pengamatan yang sangat cermat terhadap biaya dapat meningkatkan margin, akan tetapi hal tersebut dapat mengurangi peluang untuk atau investasi dalam inovasi, proses dan produk.
Perbedaan biaya sering kali turun sejalan dengan berlalunya waktu,
ketika umur produk bertambah, pesaing mempelajari cara untuk menandingi keunggulan biaya.
Mengevaluasi Peluang Diferensiasi
Diferensiasi (differentiation) mengharuskan agar bisnis memiliki keunggulan berkesinambungan yang memungkinkan bisnis untuk menyediakan produk atau jasa yang di mata pembeli memiliki nilai lebih tinggi pada “biaya diferensiasi” yang lebih rendah dibandingkan dengan “nilai premium” bagi pembeli. Aktivitas-aktivitas berkesinambungan yang menyediakan satu atau lebih peluang berikut relatif terhadap kekuatan-kekuatan utama industry seharusnya menjadi dasar dari aspek diferensiasi strategi kompetitif bisnis:
Persaingan berkurang ketika suatu bisnis berhasil mendiferensiasikan dirinya;
Pembeli kurang sensitif terhadap harga untuk produk yang terdiferensiasi secara efektif;
Loyalitas terhadap merek sulit ditandingi oleh pendatang baru;
Imitasi mempersempit diferensiasi yang ada di benak pelanggan, membuat diferensiasi menjadi tidak berarti;
Perubahan teknologi yang meniadakan investasi atau pembelajaran yang lalu;
Perbedaan biaya antara pesaing berbiaya rendah dengan bisnis terdiferensiasi menjadi terlalu besar sehingga sulit bagi diferensiasi untuk mempertahankan loyalitas terhadap merek

Mengevaluasi Kecepatan sebagai Keunggulan Kompetitif
Strategi berbasis kecepatan (speed-based strategies), atau respon cepat terhadap permintaan pelanggan atau terhadap perubahan pasar dan teknologi, telah menjadi sumber utama keunggulan kompetitif bagi banyak perusahaan dalam perekonomian global yang sangat kompetitif saat ini. Kecepatan melibatkan ketersediaan respons cepat bagi pelanggan melalui penyediaan produk saat ini dengan lebih cepat, akselerasi pengembangan atau penyempurnaan produk baru, penyesuaian cepat atas proses produksi serta pengambilan keputusan dengan segera. Keunggulan kompetitif berbasis kecepatan dapat diciptakan melalui beberapa kegiatan diataranya tanggapan pelanggan, siklus pengembangan produk, perbaikan produk atau jasa, kecepatan dalam pengiriman atau distribusi, serta berbagi informasi dan teknologi.
Mengevaluasi Fokus Pasar sebagai suatu Cara untuk Mendapatkan Keunggulan Kompetitif
Fokus pasar (Market focus) yaitu sampai sejauh mana suatu bisnis berkonsentrasi pada pasar yang terdefinisi secara sempit. Para manajer yang mengevaluasi peluang untuk membangun keunggulan kompetitif sebaiknya mengaitkan strategi dengan sumber daya, kapabilitas, dan aktivitas rantai nilai yang mengeksploitasi keunggulan kompetitif biaya rendah, diferensiasi dan respons cepat. Salah satu cara dimana manajer bisnis dapat meningkatkan kemungkinan untuk mengidentifikasikan peluang-peluang ini adalah dengan mempertimbangkan beberapa lingkungan industri umum yang berbeda dari perspektif aktivitas rantai nilai yang paling sering dihubungkan dengan keunggulan kompetitif yang berkesinambungan dalam situasi unik untuk industri tersebut.
Tahapan Evolusi Industri dan Pilihan Strategi Bisnis
Para penyusun strategi dapat menggunakan perubahan persyaratan ini, yang dikaitkan dengan tahapan yang berbeda dalam evolusi industri sebagai suatu cara untuk mengisolasikan keunggulan kompetitif inti dan membentuk pilihan strategis di sekitar mereka.
Keunggulan Kompetitif dan Pilihan Strategis dalam Industri Baru
Keunggulan Kompetitif dan Pilihan Strategis dalam Industri Berkembang
Keunggulan Kompetitif dan Pilihan Strategis dalam Lingkungan Industri yang Dewasa
Keunggulan Kompetitif dan Pilihan Strategis pada Industri yang Mengalami Penurunan
Keunggulan Kompetitif pada Industri Terfragmentasi
Industri yang terfragmentasi (fragmented industry) adalah situasi lainnya dimana jenis-jenis keunggulan kompetitif dan pilihan strategis yang disarankan oleh keunggulan tersebut dapat diidentifikasikan. Industri dimana tidak ada satupun perusahaan yang memiliki pangsa pasar signifikan dan mampu secara kuat untuk mempengaruhi hasil industri tersebut. Para penyusun strategi bisnis dalam industri yang terfragmentasi mengejar strategi biaya rendah atau berfokus pada keunggulan kompetitif pada salah satu cara berikut, yaitu: Desentralisasi yang dikelola secara ketat, fasilitas “formula”, meningkatnya nilai tambah dan spesialisasi.
Keunggulan Kompetitif pada Industri Global
Industri global memiliki empat fitur unik yang membentuk strategi:
Perbedaan dalam harga dan biaya dari satu negara ke negara lain yang disebabkan oleh fluktuasi nilai tukar, perbedaan tingkat upah dan inflasi serta faktor-faktor ekonomi lainnya.
Perbedaan dalam kebutuhan pembeli di negara-negara yang berbeda.
Perbedaan dalam pesaing dan cara bersaing dari satu negara ke negara lain.
Perbedaan dalam aturan perdagangan dan peraturan pemerintahan di negara-negara yang berbeda.
Seiring keputusan mengenai cakupan pasar, para penyusun strategi harus meneliti kondisi dari fitur-fitur industri global yang telah diidentifikasikan sebelumnya guna memilih di antara empat strategi kompetitif global yang bersifat umum:
1. Kompetisi global jajaran luas,
2. Strategi fokus global,
3. Strategi fokus nasional,
4. Strategi ceruk terlindung.
Matriks Pemilihan Strategi Utama
Pemikiran dasar yang melandasi matriks tersebut adalah bahwa dua variabel menjadi perhatian utama dalam proses seleksi:
(1) tujuan utama dari strategi utama perusahaan
(2) pilihan untuk melakukan penekanan internal atau eksternal bagi pertumbuhan atau perusahaan yang memasok input profitabilitas.
Model Kelompok Strategi Utama
Petunjuk kedua untuk memilih strategi yang menjanjikan adalah kelompok strategi utama. Gambar didasarkan pada pemikiran bahwa situasi yang dihadapi oleh suatu bisnis didefinisikan dalam hal tingkat pertumbuhan dari pasar umum dan posisi kompetitif perusahaan tersebut dalam pasar itu. Ketika faktor-faktor ini dipertimbangkan secara simultan, suatu bisnis secara garis besar dapat dikategorikan ke dalam salah satu dari empat kuadran. (I) posisi kompetitif yang kuat dalam pasar yang tumbuh dengan pesat, (II) posisi yang lemah dalam pasar yang tumbuh dengan pesat, (III) posisi yang lemah dalam pasar yang tumbuh dengan lambat, atau (IV) posisi yang kuat dalam pasar yang tumbuh dengan lambat. Masing-masing kuadran tersebut menyarankan pertumbuhan melalui sekelompok kemungkinan yang menjanjikan dalam memilih strategi utama.
Peluang untuk Membangun Nilai sebagai Dasar untuk Memilih Diversifikasi atau Integrasi
Matriks pemilihan strategi utama dan model kelompok strategi utama adalah alat yang berguna untuk membantu manajer perusahaan dengan produk dominan dalam mengevaluasi dan mempersempit pilihan mereka di antara altenatif-alternatif strategi utama. Peluang untuk membangun nilai melalui strategi integrasi, diversifikasi, atau ventura bersama biasanya ditemukan dalam aktivitas yang berkaitan dengan pasar, operasi dan aktivitas manajemen. Peluang-peluang semacam itu berpusat pada pengurangan biaya, perbaikan margin, atau penyediaan akses ke sumber pendapatan baru secara lebih hemat biaya dibandingkan dengan pilihan-pilihan pertumbuhan internal tradisional melalui konsentrasi, pengembangan pasar, atau pengembangan produk.
Manajer perusahaan dengan produk dominan yang memilih diversifikasi atau integrasi, pada akhirnya menciptakan tantangan manajemen lainnya. Tantangan tersebut adalah merencanakan masa depan dan suatu perusahaan yang telah menjadi kumpulan dari beberapa bisnis yang berbeda. Bisnis-bisnis yang berbeda ini sering kali mengahadapi lingkungan kompetitif, tantangan, dan peluang berbeda. Inti dari tantangan yang mereka hadapi adalah keinginan yang berkesinambungan untuk membangun nilai, terutama nilai pemegang saham.
Dari hasil pemaparan di atas dapat ditarik beberapa kesimpulan, yaitu terdapat tiga strategi di dalam sebuah bisnis, seperti strategi biaya rendah, diferensiasi dan strategi berbasis kecepatan. Strategi berfokus pasar merupakan strategi umum yang menerapkan pendekatan strategi diferensiasi atau pendekatan strategi biaya rendah, atau kombinasi dari keduanya.
Suatu perusahaan dalam memilih strategi bisnis dikaitkan dengan tahapan evolusi industri. Tahapan tersebut meliputi industri baru, strategi industri bertumbuh, strategi industri dewasa dan strategi industri yang mengalami penurunan.
Situasi lainnya dimana jenis-jenis keunggulan kompetitif dan pilihan strategis yang disarankan oleh keunggulan tersebut dapat diidentifikasikan sebagai industri yang terfragmentasi. Para penyusun strategi bisnis dalam industri yang terfragmentasi mengejar strategi biaya rendah atau berfokus pada keunggulan kompetitif yaitu, dengan cara desentralisasi yang dikelola secara ketat, fasilitas “formula”, meningkatnya nilai tambah dan spesialisasi.
Situasi terakhir dimana keberhasilan sering dikaitkan dengan industri global sumber-sumber keunggulan kompetitif yang dapat diidentifikasikan sebagai industri global. Empat strategi kompetitif global yang bersifat umum, yaitu kompetisi global jajaran luas, strategi fokus global, strategi fokus nasional dan strategi ceruk terlindung.
Bisnis produk yang dominan banyak menimbulkan pertanyaan ketika bisnis utamanya berhasil, hal tersebut mengenai matriks pemilihan strategi utama. Selanjutnya, strategi yang mungkin lebih menguntungkan untuk dipilih oleh perusahaan yang berada dalam salah satu dari empat set kondisi yang didefinisikan oleh tingkat pertumbuhan pasar dan kekuatan posisi kompetitif perusahaan, merupakan kelompok strategi utama.
Full transcript