Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Surat Untuk Ayah

No description
by

felicia angelina

on 23 September 2016

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Surat Untuk Ayah

Pertengahan (paragraf 5-8)
“Aku” mengeluh karena diejek oleh rekan kerjanya , tidak hanya itu , ia merasa seperti pengecut. Ia mengidolakan ayahnya ,namun ia tidak mampu bersanding seperti ayahnya. Dia menceritakan , bahwa era reformasi bagaikan era kebablasan . Tidak ada batasan antara benar atau salah , seakan agama dipermainkan.

Permulaan ( paragraf 1 – 4)
Permulaan cerita dimulai dari sebuah keluhan dari tokoh “Aku.” Kalimat keluhan yang ia katakan adalah Akhirnyaku terjebak dalam kepenatan ini, Ayah. Kerja di penerbitan membuatku ingin muntah. Mataku hampir rabun karena setiap detik memelototi tulisan yang harus aku koreksi. Tokoh “aku” mengeluh Karena harus bekerja di penerbitan.

Struktur Cerpen
Unsur Intrinsik
Amanat :
Berani mengeluarkan apa yang ada di pikiran kita (berkreasi)
Jadi diri sendiri dan berani keluar dari zona nyaman kita
Berpikir positif dan tidak mudah menyerah

Gaya Bahasa :Puitis : Dengarlah gemuruh ribuan kendaraan yang melintas setiap hari
Kalau boleh Aku gambarkan , disini sedang mengharu-biru , gegap gempita oleh penjarahan , pertikaian , pertentangan, pembunuhan, pembodohan, dan seabreg persoalan penghancuran moral anak bangsa.

TERIMA KASIH
Unsur Intrinsik
Latar/ Setting :
• Tempat : Di rumah Aku
• Waktu : Malam hari jam 12 malam
• Suasana : Tenang

Sudut Pandang :
Sudut pandang orang pertama , karena selalu menggunakan kata Aku.
“Akhirnya, aku terjebak dalam kepenatan ini , Ayah”
“Ayah , semoga tulisanku ini akhirnya dapat menjawab keinginanmu yang telah Ayah tuliskan buatku.”

Tokoh :
Aku (saya) , Ayah , Darta dan Istri



Surat Untuk Ayah
Felicia A / 11
Gabriella P / 12
Seftiviani C / 30
Stefanie N / 32
Nama Kelompok :
Unsur Intrinsik
Tema : Curahan hati seorang anak untuk ayahnya

Alur / Plot : Campuran ( Maju Mundur ) ditunjukan pada kalimat berikut:
(Alur maju & mundur) Paragraf 3 kalimat 1 & 2 : Ayah saat ini semuanya memang telah banyak berubah. Kalau dulu jalanan tidak dijejali kendaraan, seperti yang anda katakan, sekarang keadaan sudah sebaliknya.
(Alur maju) Paragraf 1 kalimat 1 & kalimat 2: Akhirnya aku terjebak dalam kepenatan ini, Ayah. Kerja di penerbitan kadang membuatku ingin muntah.

Penokohan :
• Aku – tidak mudah menyerah , suka mengeluh ,pesimis ( Protagonis)
• Darta – sombong , meremehkan orang lain (Antagonis )

akhir(paragraf9-17)
Aku menceritakan tentang bayi yang dikandung istrinya, dan hubungannya dengan sang istri yang berkepribadian teguh seperti ayah Aku .
Full transcript