Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Interaksi Desa-Kota

Sistem Sosial Indonesia
by

tiaay tiaay

on 13 April 2011

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Interaksi Desa-Kota

Latar Belakang perumusan masalah tujuan landasan teori konsep integrasi konsep desa dan kota Desa Kota Teori Interaksi Desa Kota Model desa-kota ”Distinctive areas of agricultural and non-agricultural activity are emerging adjacet to and between urban cores, which are a direct response to per-existing conditions, time-space collapse, economic chage, technological development, and labour force change occuring in a different manner and mix from the operation of these factors in the western industrialised countries in the nineteenth and early twentieth century. urban fringe Urban fringe merupakan suatu daerah yang berada dalam proses transformasi dari daerah pedesaan menuju perkotaan. Menurut Beesley, teradapat empat karakter yang dapat digunakan untuk mengklarifikasikan sebuah wilayah sebagai wilayah urban fringe, yaitu :
1. Sebelumnya merupakan daerah pedesaan dengan dominasi guna lahan pertanian dan komunitas masyarakat pedesaan.
2. Merupakan daerah yang menjadi sasaran serbuan perkembangan kota serta menjadi ajang spekulasi tanah bagi para pengembang
3. Merupakan daerah yang diinvasi oleh penduduk perkotaan dengan karakter sosial perkotaan.
4. Merupakan daerah dimana berbagai konflik muncul, terutama penduduk pendatang dan lokal, antara penduduk desa dan kota, serta antara petani dan pedagang.
Extended Metropolitan Area Menurut Rigg 1997 dan McGee 1991, EMA memiliki beberapa karakteristik, yaitu:
• Jumlah penduduk yang besar dengan kepadatan penduduk tinggi, bermata pencarian pertanian sawah
• Jaringan transportasi yang baik
• Mobilitas penduduk tinggi
• Peningkatan kegiatan non-pertanian
• Penggunaan lahan yang tumpang tindih, kait mengkait
• Peningkatan jumlah tenaga kerja perempuan
• Tidak ada pengawasan terhadap perencanaan wilayah
analisis kasus kesimpulan Interaksi Desa Kota selesai McGee
Full transcript