Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

ALIRAN SERAGAM

No description
by

Aufa Enggar Nugroho

on 17 October 2016

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of ALIRAN SERAGAM


Aliran seragam (uniform flow) merupakan jenis
aliran yang lain; kata “seragam” menunjukkan
bahwa kecepatan aliran disepanjang saluran
adalah tetap, dalam hal kecepatan aliran tidak
tergantung pada tempat atau tidak berubah
menurut tempatnya.

KELOMPOK 3 HIDROLIKA
Terdapat dapat dua kriteria utama untuk aliran seragam yaitu :

1. Kedalaman aliran
Luas penampang, penampang basah, dan debit aliran pada setiap penampang dari suatu panjang aliran adalah tetap

2. Garis energi
Garis permukaan aliran, dan sasar saluran sejajar, dan ini berarti bahwa kemiringan garis energi, garis permukaan air dan dasar saluran adalah sama.

Apabila aliran terjadi di dalam suatu saluran, hambatan akan menghadang aliran air dari hulu ke hilir. Hambatan tersebut berlawanan dengan komponen gaya gravitasi di arah aliran.

Aliran seragam terbentuk apabila hambatan diimbangi oleh gaya gravitasi.
PRINSIP ALIRAN SERAGAM
Kedalaman aliran adalah konstan dalam waktu dan ruang.

Gaya gravitasi yang ada di imbangi oleh gaya friksi yang ada.

Aliran yang benar-benar seragam jarang ditemukan dalam kenyataan dan ada beberapa aliran yang diasumsikan sebagai aliran seragam

CONTOH ALIRAN SERAGAM
Contoh dari aliran seragam dapat dilihat dari gambar dibawah ini




PERSAMAAN RUMUS SERAGAM
ALIRAN SERAGAM
PENGERTIAN
AUFA ENGGAR TYASTO NUGROHO
ISTI HARTIKA
SARAH AYANI
SELVI PARAMITHA
TERJADINYA ALIRAN SERAGAM
Aliran air dalam saluran terbuka akan mengalami hambatan saat mengalir ke hilir.

Hambatan akan dilawan oleh komponen gaya berat yang bekerja dalam arah geraknya.

Bila hambatan seimbang dengan gaya berat maka aliran yang terjadi adalah aliran seragam.

CONTOH SOAL
Menentukan Kedalaman dan Kecepatan Normal
Kedalaman normal (yn) adalah kedalaman aliran yang memenuhi persamaan Hukum Kontinuitas Q = A.v ,dengan Q adalah debit aliran (m3/dt), A adalah luas penampang basah (m2) dan v adalah kecepatan aliran(m/dt). Kecepatan aliran sehubungan dengan kedalaman normal disebut juga kecepatan normal vn.
 
1. Metode aljabar Pendekatan Analitis
Metode ini diterapkan untuk penampang saluran sederhana, misal : trapesium, segiempat, segitiga danlingkaran.Contoh :Saluran dengan penampang trapesium seperti gambar berikut dengan data-data :
-
Debit Q = 10 m3/dt
-
Lebar dasar B = 6 m
-
Kemiringan dasar saluran s
0
= 0.0016


Untuk menentukan kecepatan normal vn maupun kedalaman normal yn bisa digunakan 4 metode yaitu :

• Metode Aljabar Pendekatan Analistis.
• Metode Aljabar Pendekatan Coba-coba.
• Metode Grafik.
• Metode Grafik Perancangan.

Metode ini diterapkan untuk penampang saluran sederhana, misal : trapesium, segiempat, segitiga dan lingkaran. Contoh : Saluran dengan penampang trapesium seperti gambar berikut dengan data-data :
- Debit Q = 10 m3/dt
- Lebar dasar B = 6 m
- Kemiringan dasar saluran s = 0.0016
- Koef. Kekasaran Manning n = 0.025

1. Metode aljabar Pendekatan Analitis

Kemiringan dinding sal. m = 2 ( 1 = vertikal dan 2 = horisontal)

Hitunglah kedalaman normal yn dan kecepatan normal.

Karena penampang saluran termasuk sederhana, maka penyelesaiannya dengan menggunakan metode aljabar pendekatan analitis seperti berikut :

Luas penampang basah A :
A = B.Yn + m.(Yn)2
= 6.Yn + 2.(Yn)2

Keliling basah P :
P = B + 2Yn √(1+m2)
= 6 + 2Yn √(1+22)
Jari – jari hidrolika R :
R = A/P
= (6.Yn + 2.(Yn)2 )/ (6 + 2.Yn √(1+22))

Hukum Kontinuitas :
Q = A.V
Full transcript