Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Analisis Bioetika

No description
by

firman Rahman

on 24 January 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Analisis Bioetika

Analisis Bioetika
Transplantasi Ginjal
Pembahasan
Latar Belakang
Pendahuluan
Tujuan
oleh:
Herlina Tangnga
Firman

transplantasi ginjal
Pihak yang Terlibat
Aspek Etik Transplantasi Organ
Kesimpulan
Ruang Lingkup Masalah
1. Pemenuhan kebutuhan hidup manusia
2. Perkembangan teknologi
3. Gaya hidup tidak sehat
4. Muncul berbagai penyakit
5. Transplantasi organ sebagai solusi
Untuk mengetahui proses melakukan transplantasi ginjal
Untuk mengetahui analisis bioteika transplantasi ginjal

1. Pengertian transplantasi ginjal
2. Terminologi dalam transplantasi
3. Metode dan bagaimana transplantasi organ
4. Bagaimana etika dan moral mengenai transplantasi organ?
5. Bagaimana hukum transplantasi organ di Indonesia?

Pengertian
Transplantasi ginjal adalah proses pencangkokan ginjal sehat dari donor ke dalam tubuh seseorang yang mengalami gagal ginjal melalui tindakan pembedahan
Terminologi dalam transplantasi
Autograft adalah transplantasi dimana jaringan yang dicangkokkan berasal dari individu yang sama.
Isograft adlah transplantasi dimana jaringan yang dicangkokkan berasal dari saudara kembar.
Allograft adalah transplantasi dimana jaringan yang dicangkokkan berasal dari individu dain dalam spesies yang sama.
Xenograft adalah transplantasi dimana jaringan yang dicangkokkan berasal dari spesies yang berbeda. Misalnya ginjal baboon yang ditransplantasikan kepada manusia.

Metode transplantasi Organ
Donor dalam keadaan hidup sehat. Dalam tipe ini diperlakukan seleksi yang cermat dan harus diadakan general check up (pemeriksaan kesehatan yang lengkap dan menyeluruh) baik terhadap donor, maupun terhadap resipien
Donor dalam keadaan koma. Apabila donor dalam keadaan koma,atau di duga kuat akan meninggal segera, maka dalam pengambilan organ tubuh donor memerlukan alat kontrol dan penunjang kehidupan
Donor dalam keadaan meninggal. Dalam tipe ini, organ tubuh yang akan dicangkokkan diambil ketika donor sudah meninggal berdasarkan ketentuan medis dan yuridis
1. Donor Hidup
2. Jenazah dan donor mati.
3. Keluarga donor dan ahli waris.
4. Resipien.
5. Dokter dan tenaga pelaksana lain.
6. Masyarakat

Aspek Hukum Transplantasi Organ
Beneficence
Transplantasi ginjal merupakan suatu teknik yang bias menyelesaikan permasalahan gagal ginjal jika metode pengobatan lain sudah tidak bias dilakukan. Menjanjikan kesembuhan melalui teknik ini merupakan bentuk perbuatan baik dokter karena akan memberikan harapan hidup bagi pasien sehingga pasien memiliki semangat untuk terus berjuang hingga sembuh
Non – Malficence
Kontroversi seputar transplantasi ginjal biasanya terpusat pada penyedia atau donor ginjal. Oleh karena itu, dokter harus mengkomunikasikan dengan baik mengenai prosedur dan resiko yang mungkin timbul dengan pendonor atau keluarga pendonor sehingga nantinya tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
Justice

Keadilan atau Justice adalah suatu prinsip dimana seorang dokter wajib memberikan perlakuan sama rata serta adil untuk kebahagiaan dan kenyamanan pasien tersebut. Perbedaan tingkat ekonomi, pandangan politik, agama, kebangsaan, perbedaan kedudukan sosial, kebangsaan, dan kewarganegaraan tidak boleh mengubah sikap dan pelayanan dokter terhadap pasiennya

Autonomi

Etis tidaknya transplantasi ginjal juga bias dinilai dari autonomi pasien selaku resipien, maupun pendonor.
Transplantasi bias dilakukan jika baik resipien dan pendonor memiliki keinginan secara sadar dan tanpa paksaan untuk mengikuti prosedur transplantasi ginjal.

Dari segi hukum, transplantasi organ, jaringan dan sel tubuh dipandang sebagai suatu usaha mulia dalam upaya menyehatkan dan menyejahterakan manusia, walaupun ini adalah suatu perbuatan yang melawan hukum pidana, yaitu tindak pidana penganiayaan. Tetapi karena adanya alasan pengecualian hukuman, atau paham melawan hukum secara material, maka perbuatan tersebut tidak lagi diancam pidana dan dibenarkan. Dalam PP no. 18 tahun 1981 tentang bedah mayat klinis
Transplantasi ginjal adalah proses pencangkokan ginjal sehat dari donor ke dalam tubuh seseorang yang mengalami gagal ginjal melalui tindakan pembedahan
Transplantasi ginjal merupakan metode penyembuhan pasien gagal ginjal yang dinyatakan etis menurut analisis bioetika.

Full transcript