Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

PEMBUATAN ARANG KAYU

No description
by

suci puspita sari

on 21 April 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of PEMBUATAN ARANG KAYU

1. Pendahuluan
2. Visi dan Misi
3. Strategi Produksi
4. Alternatif dan Pemilihan Desain
5. Pendalaman Desain
6. Praktikum
7. Kesimpulan dan Saran
PEMBUATAN ARANG KAYU
Praktikum
Pendalaman Desain
Alternatif dan pemilihan desain
Strategi Produksi
Visi dan Misi Produksi
Pendahuluan
Outline
Sumber daya alam yang merupakan sumber energi untuk keberlangsungan hidup semakin menipis seiring berjalannya waktu.Hal ini terjadi karena terbatasnya sumber daya alam.Oleh karena itu, manusia berlomba-lomba untuk mencari sumber alternatif. Salah satu sumber energi terbarukan adalah biomass.
Latar Belakang
Biomassa adalah bahan organik yang dihasilkan melalui proses fotosintesis, baik berupa produk maupun buangan. Di Indonesia, kayu merupakan salah satu biomassa yang melimpah jumlahnya. Sisa-sisa kayu yang tidak terpakai dapat dimanfaatkan dengan mengolah sisa-sisa kayu tersebut menjadi arang. Pengolahan sisa-sisa kayu menjadi arang dilakukan dengan proses pirolisis
Pirolisis adalah dekomposisi kimia bahan organik melalui proses pemaasan tanpa atau sedikit oksigen atau reagen lainnya, dimana material mentah akan mengalami pemecahan struktur kimia menjadi fase gas. Pada pembuatan arang, terjadi pirolisis ekstrem, yaitu hanya meninggalkan karbon sebagai residu (karbonisasi).
Bagaimana cara untuk menghasilkan arang yang berkualitas dengan rendemen maksimal dalam waktu yang singkat ?

Faktor apa saja yang mempengaruhi rendemen hasil arang pada proses pirolisis?
Visi
Menjadi penghasil arang yang berkualitas dengan rendemen maksimal dalam waktu yang singkat, dan dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif.

Misi
1. Melakukan proses pirolisis dengan bahan yang tepat
2. Melakukan proses pirolisis dengan metode pirolisis yang tepat

Segmenting

Dalam menentukan pasar, segmen yang kami tentukan adalah berdasarkan:

1. Geografi, konsumen yang dituju adalah berdasarkan daerah tertentu, yaitu daerah kampus Institut Teknologi Bandung

2. Demografi, konsumen yang dituju adalah berdasarkan jenis pekerjaan

Targeting

Setelah melakukan segmenting, pasar yang kami targetkan adalah:

1. Pasar tradisional di sekitar kampus Institut Teknologi Bandung

2. Pedagang yang menggunakan arang untuk barang dagangannya, seperti sate, di sekitar kampus Institut Teknologi Bandung

Positioning

Strategi yang membedakan produk kami dari produk competitor adalah:

Membuat iklan yang menarik agar masyarakat konsumen yang ditarget dapat mengingat produk kami

Alternatif Bahan Baku Desain

1. Kulit durian
2. Tonggkol jagung
3. Kayu
Alternatif Perancangan Desain

1. Bahan baku dibakar langsung tanpa inisiator
2. Bahan baku dibakar dengan inisiator diletakkan diatas
3. Bahan baku dibakar dengan inisiator diletakkan diatas dan disela-sela bahan baku


Pemilihan Desain Final

Desain final yang kami pilih adalah menggunakan bahan baku kayu dan dibakar dengan inisiator berupa koran diletakkan diatas dan disela-sela bahan baku
Alat-alat yang Digunakan pada Praktikum

1. Reaktor pirolisis
2. Corong
3. Gelas plastic
4. Sarung tangan
5. Masker
6. Jas Laboratorium

Prosedur Praktikum
1. Susun kayu dan inisiatornya sedemikian rupa agar perambatan panas dapat berjalan dengan baik

2. Kayu dan koran tersebut disiram minyak tanah secukupnya lalu dibakar
3. Ketika apimulai mengecil, tutup reactor. Asap cair akan keluar dari reactor. Tampung dengan gelas plastik.
4. Ketika asap cair sudah berhenti keluar, tutup rapat reaktor dan pipa udaranya.
5. Buka reactor sekitar 5 jam kemudian untuk mengambil hasil pirolisis.
Hasil Pengamatan dalam Bentuk
Tabel dan Grafik
Perhitungan-perhitungan

 Presentase kehilangan/kerugian
(Massa total - massa sisa - massa arang)/massa total x 100 % = 90%

 Presentase arang yang jadi
Massa sisa atau arang/massa total x 100% = 2,8%
 Presentase arang yang gagal
Massa total-massa sisa x 100 % = 7,2%

Analisis Hasil Perhitungan dan Perbandingannya dengan Praktikum

Berat arang yang dihasilkan pada pirolisis adalah 0,043 kg. Hasil tersebut tidak sesuai dengan prediksi awal yaitu 0,6975 kg. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa factor, diantaranya:
1. Durasi pembakaran kayu
2. Ukuran partikel kayu
3. Suhu lingkungan saat pirolisis dilakukan

Skema/Gambar Desain
Cara Kerja Desain

1. Lubang didalam tungku berguna sebagai ventilasi karbonisasi, dimana lubang ini berfungsi sebagai masuknya oksigen sebagai bahan pembakaran

2. Tempat pengarangan (karbonisasi), dimana tempat ini berfungsi sebagai tempat menyimpan bahan baku (kayu)

3. Corong asap ini berfungsi sebagai tempat keluarnya asap ataupun asap cair. Selain itu corong ini berfungsi sebagai tempat kondensasi

Strategi Realisasi Desain

Kayu dipotong-potong sesuai ukuran yang tepat dan diseragamkan ukurannya agar pembakaran sempurna dan rata. Setelah kayu siap untuk proses pirolisis, proses pirolisis dilakukan dengan menyusun kayu secara merata dan diberi jarak diantara kayu. Selipkan inisiator koran disela-sela jarak antar kayu dan diatas kayu tersebut.

Perhitungan berdasarkan biaya

Harga minyak tanah=Rp. 5.000,00/liter
Harga kayu=Rp. 20.000,00/kg
Untuk melakukan proses pirolisis kami menggunakan 1,55kg kayu dan sekitar 400mL minyak tanah, sehingga biaya yang digunakan:
Minyak tanah 400mL Rp 2.000,00
Kayu 1,55 kg Rp 31.000,00
Total Rp. 33.000,00

Perhitungan berdasarkan data

Terdapat sekitar 45% pada kayu. Maka dari bahan baku kayu sebanyak 1,55 kg, akan dihasilkan arang sebanyak 0.6975 kg dengan menggunakan persamaan:
massa arang matang/ massa bahan baku kering x 100%

Kesimpulan


Keunggulan dari desain kami adalah pembakaran dapat dilakukan dengan cepat tanpa harus mengeringkan bahan baku kayu. Inisiator koran yang diletakkan disela-sela bahan baku kayu dan diatas bahan baku kayu sangat efektif untuk mempercepat proses pembakaran dan mengoptimalkan perambatan panas ketika tungku ditutup rapat.

Saran Pengembangan/Koreksi Desain

Partikel kayu yang kami gunakan pada pirolisis ini masih terlalu besar, sehingga agar lebih optimal proses pirolisisnya, seharusnya kayu dipotong lebih kecil-kecil lagi.

Suci Puspita Sari 16713035
Fathurrahman Feradi 16713125
Sarah Amalia Qurratu Ainizzamani 16713221
Muhammad Rizki Rahmanda 16713311

Tabel waktu pengarangan
Tabel hasil pirolisis
Rumusan Masalah
Grafik hasil pirolisis
Full transcript