Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

PROPOSAL SKRIPSI

No description
by

Kanza Dora

on 24 May 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of PROPOSAL SKRIPSI

Latar Belakang Masalah
Tujuan Penelitian
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi praktik
citizen journalism
di media
online
Kompasiana serta menjabarkan kesesuaian praktiknya dengan Kode Etik Jurnalistik.
Manfaat Penelitian
Manfaat dari penelitian ini secara teoritis untuk memberikan gambaran praktik
citizen journalism
di media
online
Kompasiana. Sedangkan secara praktis diharapkan dapat menjadi rujukan atas praktik
citizen journalism
di media
online
yang lebih sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik pada masa yang akan datang.
Tinjauan Pustaka
Rumusan Masalah
Bagaimana praktik
citizen journalism
pada media
online
Kompasiana dan kesesuaiannya dengan Kode Etik Jurnalistik?

proposal skripsi
PRAKTIK
CITIZEN JOURNALISM
PADA
MEDIA ONLINE

DAN KESESUAIANNYA DENGAN KODE ETIK JURNALISTIK
(STUDI KASUS PADA KOMPASIANA)
oleh: kanza tamarindora
071211531064

Kecurigaan peneliti muncul bagaimana dengan jurnalis warga khususnya di media
online
? Dimana jurnalis warga tidak memiliki pendidikan dan pelatihan khusus, tidak terikat c
ode of conduct
media tertentu, dan tidak memahami Kode Etik Jurnalistik. Bagaimana dengan praktik jurnalistik yang mereka lakukan? Sudah sesuaikah dengan Kode Etik Jurnalistik? Sudah layakkah produk jurnalistik mereka dikonsumsi publik?


Atas nama kecepatan, seringkali berita-berita tayang tanpa akurasi. Pasal 3 Kode Etik Jurnalistik menyatakan, “Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah.”

Menggunakan studi kasus Kompasiana karena ratingnya tertinggi untuk media jurnalisme warga. Kompasiana adalah media warga atau media sosial yang dinilai mampu membentuk opini di tengah masyarakat. Sebuah acara bertajuk “3_60” di Metro TV pernah membahasnya.

1. Tulisan Provokatif dalam Kompasiana
Tulisan berjudul "Tempo Dan Kata Data Memeras Bank Mandiri Dalam Kasus SKK Migas" milik akun Jilbab Hitam pada 11 November 2013.

2. Verifikasi dan Validitas Tulisan dalam Kompasiana
Tulisan yang berjudul "Rumah Kaca Abraham Samad" karya Sawito Kartowibowo pada 17 Januari 2015.

Pasal 1 KEJ menyatakan, “Wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk.”

Pasal 3 KEJ menyatakan, “Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah.”
Metodologi Penelitian
Tipe Penelitian
Tipe penelitian yang digunakan adalah eksploratif, yaitu penelitian yang dimaksudkan untuk menggali lebih suatu realitas sosial tertentu. Tipe deskriptif dipilih karena peneliti ingin menggali lebih dalam bagaimana praktik
citizen journalism
pada media
online
Kompasiana dan kesesuaiannya dengan Kode Etik Jurnalistik.
Subjek Penelitian
Subjek penelitian ini adalah jurnalis warga dalam Kompasiana dan teks berita dalam media
online
Kompasiana.
Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan metode studi kasus. Studi kasus juga merupakan studi mendalam perorangan, kelompok, program, organisasi, budaya, agama, daerah atau bahkan negara (Conny, 2010 dalam Widyastuti, 2015).
Penulisan penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif menurut Gorman dan Clayton dalam Widyastuti (20015, hal.29) bahwa penelitian yang melaporkan meaning of events dari apa yang diamati oleh penulis. Laporan berisi pengamatan berbagai kejadian dan interaksi yang diamati langsung oleh penulis dari tempat kejadian. Sehingga, penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengeksplorasi praktik
citizen journalism
pada media
online
Kompasiana dan kesesuaiannya dengan Kode Etik Jurnalistik serta mengeksplorasi makna-makna dari perilaku yang terjadi, untuk kemudian dapat ditarik kesimpulan dari masalah yang ada dan disusun secara sistematis berdasarkan data-data yang telah dikumpulkan.

Unit Analisis
Teknik Pengolahan Data
Pada penelitian ini, peneliti akan membuat transkrip dari seluruh hasil observasi dan wawancara, juga dari literatur-literatur yang digunakan peneliti. Peneliti akan menguraikan hasil observasi dan wawancara dalam bentuk tulisan yang rinci dan lengkap mengenai apa yang dilihat dan didengar baik secara langsung maupun dari hasil rekaman. Setelah itu peneliti akan menyeleksi dan melakukan penyederhanaan data-data yang telah diperoleh supaya lebih fokus.
Teknik Pengumpulan Data
Teknik Analisis Data
Pada penelitian ini, teks yang telah terkumpul akan diinterpretasikan oleh peneliti dengan cara intertekstualitas yaitu menghubungkan wawancara, observasi serta studi dokumen dan interpretasi serta praktik tersebut dengan literatur dan referensi terkait dengan praktik
citizen journalism
pada media
online
Kompasiana dan kesesuaiannya dengan Kode Etik Jurnalistik. Peneliti akan melakukan interpretasi terhadap hasil penelitian untuk kemudian ditarik kesimpulan.
Unit analisis adalah sumber informasi mengenai variabel yang akan diolah pada tahap analisis data. Unit analisis dalam penelitian ini adalah transkrip wawancara dengan jurnalis warga Kompasiana, fenomena praktik
citizen journalism
dalam Kompasiana, dan teks berita dalam Kompasiana.
Studi Kasus
Jurnalisme
Online
J.Pavlik dalam bukunya Journalism and New Media menyebut tipe baru jurnalisme ini sebagai “contextualized journalism”, karena mengintegrasikan tiga fitur komunikasi yang unik, yaitu kemampuan-kemampuan berdasarkan platform digital, kualitas-kualitas interaktif komunikasi online, dan fitur-fitur yang ditatanya (costumizeable features) (Santana, 2005:137).
Citizen Journalism
1. Penulis buku We the Media: Grassroots Journalism by the People, for The People, tahun 2004, Dan Gillmor berpendapat bahwa telah muncul ekosistem media baru yang memungkinkan adanya percakapan multidireksional yang memperkaya dialog pada tataran masyarakat sipil.

2. Menurut Quinn dan Lamble, CJ (
citizen journalism
) merupakan proses dimana seseorang yang bukan berasal dari jurnalis profesional namun memberikan kontribusi kepada media. Sedangkan mereka yang melakukan semuanya itu disebut dengan
citizen journalist
atau lebih dikenal dengan sebutan jurnalis warga.
Media
Online
dan Kode Etik Jurnalistik
1. “Dari pengaduan yang terkait media
online
, 76 persen adalah pelanggaran kode etik jurnalistik,” ujar Agus Sudibyo (7/4) yang merupakan Ketua Komisi Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Etika Pers di Dewan Pers periode 2010–2013.

2. Ada enam jenis pelanggaran media
online
yang seringkali diadukan ke Dewan Pers. Pelanggaran pertama, media siber tidak menguji informasi atau melakukan konfirmasi sebanyak 30 kasus. Pelanggaran kedua, berita tidak akurat (30 kasus); ketiga, mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi (17 kasus); keempat, tidak berimbang (10 kasus); kelima, tidak menyembunyikan identitas korban kejahatan susila (tiga kasus); dan keenam, tidak jelas narasumbernya (satu kasus).
Teknik pengumpulan data yang akan digunakan peneliti adalah dengan mengumpulkan data primer dan sekunder. Untuk memperoleh data primer, peneliti melakukan observasi dan wawancara. Sedangkan data sekunder yang digunakan peneliti adalah literatur-literatur yang berhubungan dengan praktik
citizen journalism
pada media
online
Kompasiana dan kesesuaiannya dengan Kode Etik Jurnalistik, yang nantinya digunakan peneliti untuk menganalisis data hasil penelitian.
Full transcript