Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Perencanaan Transportasi Perkotaan Berkelanjutan

No description
by

Amri Yahya

on 6 January 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Perencanaan Transportasi Perkotaan Berkelanjutan

Pendekatan Sistem Transportasi Perkotaan Berkelanjutan
Pemodelan Interaksi Transportasi dan Tata Ruang
Proses Hierarki Analitik dalam Pengelolaan Transportasi
SIG dalam Pengelolaan Transportasi
Metode Perbandingan Eksponensial
Metode Sampling dalam Penelitian Transportasi
Metode Regresi Linier Berganda dalam Penelitian Transportasi

Perencanaan Transportasi Perkotaan Berkelanjutan
di Negara Berkembang

Studi Kasus : Penilaian Tingkat Utilitas Untuk Penggunaan Lahan di Shanghai
Kesimpulan
Kebijakan dalam menangani permasalahan transportasi perkotaan perlu didekati baik dari sisi penyediaan (supply) maupun dari sisi kebutuhan (demand). Perlu tindakan-tindakan yang terpadu dan berkelanjutan.
Metoda-metoda yang terbukti efektif di negara maju belum tentu memberikan hasil yang serupa jika diterapkan di Indonesia mengingat kondisi masyarakat, sistem transportasi, wilayah, serta kesiapan kelembagaan yang berbeda.
Indonesia sebagai bagian dari komunitas global perlu segera menunjukkan respons terhadap tantangan-tantangan keberlanjutan.
Shanghai adalah kota terbesar, pelabuhan yang paling penting dan pusat produksi industry di China. Kota ini mengalami relokasi populasi dan industri yang merubah penggunaan lahan seluruh wilayahnya. Ekonomi dan sistem transportasinya dipengaruhi oleh pertumbuhan sektor informal.
Menentukan sumber daya transportasi yang lebih efisien terhadap zona penggunaan lahan dan membantu memecahkan masalah transportasi/optimasi penggunaan lahan.
Latar Belakang
Kondisi Transportasi di Negara berkembang, memicu dua permasalahan pokok :
• Kebutuhan akan pelayanan perkotaan yang semakin meningkat.
• penyediaan sarana dan prasarana

Transportasi sebagai suatu sistem yang terdiri dari sistem :
aktivitas, jaringan, pergerakan, kelembagaan, dan lingkungan
Perkotaan sebagai suatu sistem yang terdiri dari sistem :
penduduk, ekonomi, sosial, politik, dan administrasi

Berinteraksinya kedua sistem tersebut dalam pembangunan berkelanjutan tidak dapat dipisahkan dari fungsi-fungsi manajemen yaitu: perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penggerakan (actuating), dan pengawasan (controlling).

Kedua sistem dan fungsi manajemen tersebut merupakan suatu kesatuan dalam mewujudkan sistem transportasi perkotaan berkelanjutan yang bertujuan untuk pencapaian aksesibilitas, kesetaraan, dan berwawasan lingkungan. Hal tersebut sejalan dengan telah teridentifikasinya transportasi sebagai salah satu tantangan pembangunan berkelanjutan

Membandingkan hasil dengan tujuan perencanaan di Shanghai mengungkapkan kekurangan antara tingkat utilitas penggunaan lahan yang ada dan penggunaan lahan yang diperhitungkan. Zona tingkat utilitas yang tinggi bertepatan dengan zona industri aktual, khususnya zona industri berat dan padat karya.
Pendekatan
Studi ini menggunakan pendekatan Pemodelan dalam analisis GIS, dengan tiga sekanario, yaitu A, B dan C,
analisis menggunakan tiga jenis variabel, yaitu: aksesibilitas, ekonomi dan interaksi.

Membenahi pola penggunaan lahan di Shanghai dengan membentuk struktur hirarkis perkotaan yang terdiri dari pusat kota, kota-kota kecil, pasar daerah dan kabupaten pinggiran kota. Pemerintah berencana beralih ke arah sektor industri ringan dengan nilai tambah produksi dan menciptakan distrik komersial mulai dari wilayah pusat dan diperluas sampai ke timur pinggiran
Out Line
A. Latar Belakang
B. Studi Kasus Penilaian Tingkat Utilitas Untuk
Penggunaan Lahan di Shanghai
C. Isu dan Permasalahan Perencanaan Transportasi
D. Konsep Transportasi Perkotaan Berkelanjutan
E. Kebijakan Dan Strategi Menuju Sistem Transportasi Berkelanjutan di Indonesia
F. Kesimpulan

Aksesibilitas sebagai Fungsi Sosial Transportasi
Interaksi antara tata ruang dengan transportasi yang sangat dinamis dan kompleks, dimana sistem transportasi yang baik akan memicu perubahan tata ruang yang berdampak positif maupun negatif atau terciptanya eksternalitas

Lingkungan sebagai Fungsi Lingkungan Transportasi
Paradigma baru dalam pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan manusia juga mempertimbangkan aspek ekosistem.

Kebijakan Dan Strategi Menuju Sistem Transportasi Berkelanjutan di Indonesia

Pembangunan infrastruktur transportasi berkelanjutan merupakan upaya yang komprehensif dari berbagai dimensi sektoral, wilayah, keterlibatan para aktor, dan substansinya.

Sejumlah kebijakan dasar harus dirumuskan agar arah yang diambil dapat secara tepat dan efektif menjawab permasalahan.
• Kelembagaan
• Regulasi
• Sosial dan Budaya
• Sumber Daya Manusia
• Perencanaan Terpadu
• Perlu didukung riset pada berbagai bidang yang terkait.
Konsep Transportasi Perkotaan Berkelanjutan
Konsep transportasi perkotaan berkelanjutan pada dasarnya merupakan cara pandang dalam perencanaan, manajemen, dan operasional yang bertumpu pada sisi permintaan (demand side). Oleh karena itu, sistem transportasi berkelanjutan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan (sustainable development) merupakan fungsi-fungsi transportasi yang terdiri dari: fungsi social yaitu aksesibilitas, fungsi ekonomi yaitu kesetaraan, dan fungsi lingkungan yaitu lingkungan.

Adapun beberapa pembelajaran dari studi perencanaan transportasi di Kota Shanghai yaitu : (1) memberikan pemahaman dan memperkaya khasanah keilmuan baru tentang konsep dan strategi perencanaan pembangunan transportasi di Kota Shanghai,
(2) studi ini memahami dan mengkaitkan antara dua system, yaitu system perkotaan dan system transportasi (3) menjadikan studi ini sebagai salah satu pembelajaran untuk perencanaan transportasi perkotaan berkelanjutan.
Studi Kasus
Penilaian Tingkat Utilitas - Penggunaan Lahan
di Shanghai
Isu dan Permasalahan Perencanaan Transportasi
isu-isu utama perkembangan wilayah yang signifikan dikaitkan dengan permasalahan transportasi, terutama di negera berkembang, menyangkut :
1. Pertumbuhan penduduk dan urbanisasi;
2. Perkembangan jenis aktivitas/tata-guna lahan;
3. Pertumbuhan ekonomi;
4. Perkembangan bentuk perkotaan;
5. Kebijakan dekonsentrasi planologis dan otonomi daerah;
6. Daya dukung lingkungan.
Kesetaraan sebagai Fungsi Ekonomi Transportasi
Pentingnya hubungan antara kegiatan perkotaan dengan pelayanan transportasi sangat berkaitan dengan perekonomian suatu kota.
Selain itu, kesejahteraan manusia sebagai sasaran pembangunan terkait erat dengan kebutuhan dasar yang harus terpenuhi sesuai daya dukung lingkungan yang salah satunya adalah adanya derajat kebebasan untuk memilih
Maka fungsi ekonomi transportasi tidak dapat dipisahkan dari kebebasan atau kemampuan individu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan angkutan umum, baik dari sisi tarif yang terjangkau maupun dari sisi radius pelayanan.
Full transcript