Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

EMETIKA

No description
by

Mita Fajriaturrahmah

on 23 December 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of EMETIKA

Emetika
EMETIKA
Yulia Andina A141 058
Delima Nugraha A141 063
Berlian Kurniawan A141 069
Piolani Putri Nurgeofani A141 080
Mita Fajriaturrahmah A141 084
Wiwin Sundari A141049
Amado Da Cosa A143002
Penggolongan Emetika
Anti emetik terbagi atas beberapa golongan sebagai berikut :
Golongan Antagonis Reseptor 5 hidroxy Triptamine
Golongan Dopamin blocker
Golongan Antihistamines
Antiemetika
Antiemetika adalah obat-obat yang di gunakan untuk mengurangi atau menghilangkan perasaan mual dan muntah.
Mekanisme Kerja Antiemetika
Menghambat reseptor serotonin pada sistem saraf serebral dan saluran pencernaan.
Digunakan untuk mengobati mual dan muntah setelah operasi dan penggunaan obat sitoksik.
1. Golongan Antagonis Reseptor 5hidroxy Triptamine
Selektif merintangi reseptor dopamin ke chemo tiger zone (CTZ) yang bekerja di otak dan di saluran pencernaan.
Digunakan untuk mengobati rasa mual dan muntah karena penyakit kanker, sakit akibat radiasi, obat sitotoksik dan anstesi umum.
2. Golongan Dopamin blocker
Menghalangi efek histamin terhadap tubuh dengan jalan membelokan reseptor (Histamin1-blocker) di otot licin dari dinding pembuluh, brochi dan saluran cerna, kandung kemih dan rahim.
Kurang efektif tetapi nyaman untuk dipakai karena umumnya memiliki efek samping mengantuk.
3. Golongan Antihistamin (golongan antagonis H1)
Guidine Terapi Emetika
1. Golongan antagonis reseptor 5Hydroxi Tryptamine
Untuk mual dan muntah pada kemoterapi
biasanya diminum 1 jam sebelum kemoterapi dijalankan dosis kedua diberikan setelah 12 jam dari dosis pertama.
Konsumsi obat ini harus sesuai dengan resep dokter
Dosis tidak boleh kurang maupun lebih.
a. Granisteron
b. Ondansentron

Mencegah mual-muntah yang disebabkan kemoterapi kanker / setelah operasi dan pecandu alkohol
Digunakan sebelum atau sesudah makan dan dapat diminum bersama antasida
Diberikan 30 menit pertama sebelum kemoterapi Dosis selanjutnya sesuai anjuran dokter
Biasanya 1 sampai 2 hari setelah kemoterapi selesai
Dapat berpengaruh pada janin dalam kandungan
Mempengaruhi ASI pada Ibu produktif menyusui karena obat ini disekresikan melalui ASI
c. Tropisetron
Digunakan pada mual karena kemoterapi atau muntah pada anak
Namun bisa juga digunakan untuk mencegah mual pasca operasi
2. Golongan dopamin blocker
a. Metoklopramid

Bekerja secara selektif di chemo reseptor triger zone (CTZ)
tidak efektif untuk motion sickness

b. Domperidon
Bekerja berdasarkan perintangan reseptor dopamin ke CTZ
Efek samping jarang terjadi hanya berupa kejang-kejang usus
Dipakai pada mual dan muntah akibat migran atau berkaitan dengan obat-obatan sitostatik.
c. Klorpromazin HCl
Digunakan untuk mual dan muntah
tidak dianjurkan pada penderita gangguan hati dan ginjal
Efek samping  mengantuk, dan gejala ekstra piramidal

d. Perfenazin
Digunakan untuk mual dan muntah berat
Kontraindikasi: pada gangguan hati dan ginjal
Efek samping: mengantuk, gejala ekstra piramidal
e. Proklorperazin
Digunakan untuk mual dan muntah akibat gangguan pada labirin.
Kontraindikasi : gangguan hati dan ginjal
Efek samping : mengantuk, gejala ekstra piramidal

f. Trifluoperazin
Digunakan untuk mual dan muntah berat
Kontraindikasi : gangguan hati dan ginjal
Efek samping mengantuk, gejala ekstra piramidal
Emetika atau muntah merupakan cara perlindungan ilmiah dari tubuh terhadap zat yang merangsang dan beracun, berupa gerakan peristaltik untuk mengeluarkan isi lambung melalui mulut.
Mual adalah keinginan untuk muntah atau gejala yang dirasakan pada tenggorokkan dan didaerah sekitar lambung yang menanndakan akan segera muntah.
Definisi Emetika
Stimulasi pusat muntah terjadi disumsum lambung atau medula oblongata, berlangsung melalui beberapa mekanisme, yaitu:
Rangsangan dari asam lambung-usus ke pusat muntah.
Rangsangan disebabkan oleh bat-obatan, gangguan keseimbangan dalam labirin atau organ keseimbangan dalam telinga dan tidak stabilnya hormon estrogen pada wanita hamil.
Rangsangan melalui kulit otak (cortex cerebri) dengan melihat, membau, merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan.
Mekanisme Kerja
Full transcript