Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

RESAM UTHMANI

KAEDAH HAMZAH DAN DHABTUL QURAN
by

HUST ROLE

on 30 March 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of RESAM UTHMANI

Secara umumnya ia adalah ilmu yang berkait rapat dengan rasmul Quran. Lebih tepat lagi ia adalah kesinambungan daripada rasmul Uthmani bagi memudahkan umat akhir zaman membaca al-Quran tanpa sebarang kekeliruan dan kesalahan.
Seperti mana yang kita maklum, al-Quran yang ditulis dan disalin dalam mashaf-mashaf pada zaman khalifah saidina Uthman adalah tidak mempunyai nuqat (titik), harakah (baris), 'alamat (tanda-tanda) yang menunjukkan bacaan panjang, tanda sukun (mati), syaddah (sabdu) atau huruf hamzah tidak seperti yang ada pada kita hari ini. Sejarah Awal mengenai ilmu Dhabtul Quran KAEDAH PENULISAN HAMZAH DAN DHAB
AL-QURAN 2. Penulisan Hamzah di tengah kalimah رسم عثماني Kaedah-Kaedah penulisan hamzah
Rasm ‘Uthmani Penulisan Hamzah
Penulisan Hamzah di awal kalimah tanda bacaan resam uthmani Kedua
Terletak di atas huruf Mim dan Nun bersabdu pada surah Yusuf, ayat 11.
Baca secara Isymam (Memuncungkan bibir mulut ke hadapan).
Contoh :
لا تأمنا رسم عثماني 1. Tanda Bulat Kecil ( ْ )
Tanda ini terletak di atas huruf `Illah.
Huruf tambahan, tidak dibaca sebagai huruf mad ketika wasal atau waqaf.
Contoh :
وَأُوْلُوْا الأَرحَام، مَلإيْهِ، أَفَإِيْن مَّاتَ، مِاْئَةٌ صَابِرَةٌ رسم عثماني ______________________________________________________ ______________________________________________________ Tanda Bacaan Rasm ‘Uthmani 12. Tanda Berupa Intan ( )
Terletak di bawah huruf Ra’ dalam surah Hud, ayat 41.
Baca secara Imalah fathah huruf Ra’ kepada Kasrah (condongkan bacaan baris di atas hampir kepada baris di bawah).
Contoh :
بسم الله مجرـها رسم عثماني ______________________________________________________ ______________________________________________________ Tanda Bacaan Rasm ‘Uthmani 11. Garisan Melintang ( )
Garisan melintang yang terletak di atas atau di bawah kalimah tertentu memberi tanda peringatan tunduk sujud kepada Allah.
Terdapat 15 tempat sujud dalam al-Qur’an.
Contoh : رسم عثماني ______________________________________________________ ______________________________________________________ Tanda Bacaan Rasm ‘Uthmani 10. Bulatan Berhias ( )
Menunjukkan penghujung ayat dan nombor menyatakan bilangan ayat dalam surahnya.
Contoh : رسم عثماني ______________________________________________________ ______________________________________________________ Tanda Bacaan Rasm ‘Uthmani س س Huruf Sin Kecil terletak di atas dan di bawah huruf Sad
Contoh :المصيطرون
بصطة رسم عثماني ______________________________________________________ ______________________________________________________ Tanda Bacaan Rasm ‘Uthmani 8. Huruf Alif Kecil, Wau, Ya dan Nun
Bermaksud huruf asal yang tertinggal dan mesti dibaca.
Contoh : رسم عثماني ______________________________________________________ ______________________________________________________ Tanda Bacaan Rasm ‘Uthmani 7. Tanda Tanwin ( ) – 2 keadaan
Pertama
Tanda baris dua (tanwin) yang bersamaan barisnya dan baris hadapan yang diterbalikkan tanda keduanya ( ) menunjukkan bacaan ini diIzharkan.
Contoh : رسم عثماني ______________________________________________________ ______________________________________________________ Tanda Bacaan Rasm ‘Uthmani 5. Huruf Yang Tidak Bertanda Sukun (2 keadaan)
Pertama
Jika terdapat huruf yang tidak bertanda sukun dan huruf berikutnya bersabdu, maka huruf yang tidak bertanda sukun diidghamkan kepada huruf berikutnya dengan cara Idgham Kamil (Memasukkan Secara Sempurna).
Contoh : رسم عثماني ______________________________________________________ ______________________________________________________ Tanda Bacaan Rasm ‘Uthmani 9. Tanda Mad Panjang (~)
Tanda ini terletak di atas huruf mad tertentu, menunjukkan wajib membaca madnya lebih panjang daripada Mad Asli.
Contoh : رسم عثماني ______________________________________________________ ______________________________________________________ Tanda Bacaan Rasm ‘Uthmani 6. Huruf Mim Kecil
Ganti baris dua (tanwin) dan jika terletak di atas huruf Nun yang diikuti dengan huruf Ba tanpa sabdu menunjukkan Hukum Iqlab.
Contoh : رسم عثماني ______________________________________________________ ______________________________________________________ Tanda Bacaan Rasm ‘Uthmani Kedua
Jika terdapat huruf yang tidak bertanda sukun dan huruf berikutnya tidak bersabdu, maka ia diidghamkan kepada huruf berikutnya dengan cara Idgham Naqis (Memasukkan Secara Tidak Sempurna).
Contoh : رسم عثماني ______________________________________________________ ______________________________________________________ Tanda Bacaan Rasm ‘Uthmani 4. Tanda Kepala Huruf (kho) tanpa Titik ( )
Terletak di atas mana-mana satu huruf.
Menunjukkan huruf berkenaan bertanda sukun & dibaca Izhar.
Contoh : رسم عثماني ______________________________________________________ Tanda Bacaan Rasm ‘Uthmani 3. Bulatan Bujur Meninggi
Tanda ini hanya terletak di atas huruf alif ( ).
Sebagai huruf terakhir pada kalimah jika huruf yang berikutnya berbaris.
Hazaf dari bacaan semasa menyambung ayat, dibaca sebagai huruf mad ketika berhenti.
Contoh : رسم عثماني ______________________________________________________ ______________________________________________________ Tanda Bacaan Rasm ‘Uthmani Kedua
Tanda baris dua (tanwin) yang menyimpang (tidak selari), dan baris dua di hadapan berbentuk 2 huruf Wau berturut-turut ( )dan diikuti huruf bertanda Sabdu, ia menunjukkan Idgham Ma’al Ghunnah.
Contoh : رسم عثماني 2. Tanda Bersambung ( )
Tanda ini hanya terletak di atas huruf alif ( ).
Dinamakan همزة الوصل, wujud di awal kalimah & ditiadakan dari segi bacaan ketika menyambung bacaan.
Contoh : رسم عثماني ______________________________________________________ ______________________________________________________ Tanda Bacaan Rasm ‘Uthmani ج صلى ج Contoh :
ذلك فضل الله يؤتيه من يشاء والله وسع عليم Waqf Ja’iz ( Berhenti Harus ) صلى Waqf Hasan (Berhenti Elok / Baik ) رسم عثماني ______________________________________________________ ______________________________________________________ Tanda Bacaan Rasm ‘Uthmani رسم عثماني ______________________________________________________ ______________________________________________________ قلى مـ قلى Contoh :
كذ لك يبين الله لكم ءايته والله عليم حكيم Waqf Kafi (Berhenti / Memadai) مـ Waqf Tam ( Berhenti Harus ) رسم عثماني ______________________________________________________ ______________________________________________________ Tanda Bacaan Rasm ‘Uthmani Contoh :

إنما يستجيب الذين يسمعون والموت يبعثهم الله ثم إليه ترجعون Contoh :

سبح لله ما فى السموات وما فى الأرض وهو العزيز الحكيم لا    Contoh :
ذلك الكتاب لا ريب فيه هدى للمتقين Waqf Ta’anuq (Berhenti Berikat) لا Waqf Qabih ( Berhenti tidak elok ) رسم عثماني ______________________________________________________ ______________________________________________________ Tanda Bacaan Rasm ‘Uthmani Contoh :
وعد الله الذين ءامنوا وعملواالصلحات لهم مغفرة وأجر عظيم Terima Kasih رسم عثماني ______________________________________________________ ______________________________________________________ Sekian helmi
azwir
nadzwan
hasrul 1859-1952
John Dewey
(sains sosial & biologi)
1842-1910
William James (psikologi & teori) 1839-1914
Charles Sanders Pierce (ahli fizik & matematik) dibentuk pada oleh ahli-ahli falsafah
Amerika Syarikat PRAGMATISME
Full transcript