Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

wattmeter

No description
by

Azis vilayati

on 7 May 2016

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of wattmeter

Wattmeter Pengukuran & alat ukur by : GROUP 5 group 5 Azis Vilayati Wijaya Teknik Listrik Siti Chuswatun Khasanah teknik Listrik Yuan Prahapsari Teknik Listrik Lintang Fajar teknik Listrik Pengertian Wattmeter Wattmeter merupakan alat untuk mengukur daya listrik (atau tingkat pasokan energi listrik) dalam satuan watt dari setiap beban yang diasumsi pada suatu sirkuit rangkaian. Wattmeter digunakan untuk mengukur daya listrik pada beban beban yang sedang beroperasi dalam suatu sistem kelistrikan dengan beberapa kondisi beban seperti : beban dc, beban AC satu phase serta beban AC tiga phase. Cara Kerja wattmeter Pada wattmeter terdapat kumparan tegangan dan kumparan arus, sehingga besarnya medan magnit yang ditimbulkan sangat tergantung pada besarnya arus yang mengalir melalui kumparan arus tsb.
Walaupun medan magnit yang ditimbulkan oleh kumparan tegangan praktis sama (tidak berubah), maka bila arus yang mengalir pada kumparan arus makin besar (sesuai dgn besarnya alat / peralatan listrik), maka medan magnit yang ditimbulkan oleh kumparan arus juga makin besar, sehingga gaya tolak yang menyebabkan kumparan tegangan / jarum berputar kekanan juga makin kuat, yg menye-babkan penyimpangan jarum kekanan makin lebar. Pada rangkaian arus bolak balik, simpangan jarum penunjuk sebanding dengan rata-rata arus dan tegangan sesaat i dan v Wattmeter DC dac AC tersebut dapat mengalami kerusakan oleh adanya arus yang berlebihan. Pada Ammeter dan Voltmeter, arus yang berlebihan ini akan menimbulkan panas dimana ini merupakan kondisi yang berbahaya (jarum penunjuk menjadi tidak dapat bergerak lagi karena melebihi batas skala). Akan tetapi pada Wattmeter, arus dan tegangan dapat menjadi panas tetapi tidak menyebabkan penunjukan jarum melebihi batas skala. Hal ini dkarenakan posisi jarum penunjuk tergantung pada faktor daya, tegangan dan arus. Sehingga rangkaian dengan faktor daya yang rendah akan memberikan pembacaan yang rendah pula pada wattmeter meskipun melebihi batas keselamatan. Oleh karena itu di samping untuk mengukur besar daya listrik dalam Watt, juga dalam volt dan ampere. Thankyou for Attention Apa ada pertanyaan ? Konstruksi Wattmeter 1 phasa A adalah klem arus, E klem tegangan, B kumparan arus dan C kumparan tegangan, Kemudian D jarum penunjuk, F kern besi lunak untuk memperkuat medan magnit yang ditimbulkan oleh arus , G pegas atas dan bawah berfungsi selain untuk membatasi putaran jarum (torsi lawan) juga sekaligus sebagai kontak antara ujung2 kumparan tegangan yang berputar dan klem tegangan sebagai sumber arus listrik dimana alat / peralatan listrik terhubung. alat ini untuk mengetahui besarnya daya nyata (daya aktif). Pada wattmeter terdapat belitan arus dan belitan tegangan, sehingga cara penyambungan watt pada umumnya merupakan kombinasi cara penyambungan voltmeter dan amperemeter sebagaimana pada gambar dibawah ini : berdasarkan besarannya : Kontruksi wattmeter 3 phasa Gambar konfigurasi wattmeter diatas menunjukkan sambungan dua wattmeter untuk pengukuran konsumsi daya oleh sebuah beban tiga fasa yang setimbang yang dihubungkan secara delta. Kumparan arus wattmeter 1 dihubungkan dalam jaringan A, dan kumparan tegangan dihubungkan antara (jala-jala, line) A dan C. Kumparan arus wattmeter 2 dihubungkan dalam jaringan B , dan kumparan tegangannya antara jaringan B dan C. Daya total yang dipakai oleh beban setimbang tiga fasa sama dengan penjumlahan aljabar dari kedua pembacaan wattmeter. Diagram fasor gambar diagram fasor tegangan tiga fasa dibawah menunjukkan tegangan tiga fasa VAC, VCB, VBA dan arus tiga fasa IAC, ICB dan IBA. Beban yang dihubungkan secara delta dan dihubungkan secara induktif dan arus fasa ketinggalan dari tegangan fasa. Yang paling banyak digunakan adalah Wattmeter elektrodinamis. Jenis Wattmeter Kilowattmeter
Megawattmeter Berdasarkan cara kerjanya : Wattmeter Elektrodinamis Wattmeter Induksi Alat ukur daya ini terdiri dari sepasang kumparan tetap yang disebut sebagai kumparan arus dari sebuah kumparan putar (yang bergerak) yang disebut sebagai kumparan tegangan (potensial).
Kumparan arus dihubungkan dengan rangkaian secara seri sedangkan kumparan tegangan dihubungkan paralel dengan rangkaian alat ukurnya. Pada wattmeter ini, kumparan tegangan menggerakkan jarum penunjuk yang menyimpang sepanjang skala yang menunjukkan pengukuran daya. Arus mengalir melalui kumparan arus (tetap) menghasilkan medan elektromagnetik di sekitar kumparan. Kuat medan ini sebanding dan sefase dengan arus.
Sebuah hambatan yang besar nilainya disambungkan seri pada kumparan putar untuk mereduksi arus yang melalui kumparan tersebut. Pada rangkaian arus searah, simpangan jarum penunjuk sebanding dengan arus dan tegangan, dan memenuhi persamaan P=VI. Prinsip kerja Wattmeter thermocouple ini berdasarkan pada adanya gaya listrik panas. Wattmeter jenis ini digunakan untuk mengukur daya yang kecil yaitu pada frekuensi audio. Wattmeter Thermocouple Prinsip kerja Wattmeter induksi sama dengan prinsip kerja amperemeter dan voltmeter induksi. Perbedaan dengan wattmeter jenis dinamometer adalah wattmeter induksi hanya dapat dipakai dengan suplai listrik bolak balik sedangkan wattmeter jenis dinamometer dapat dipakai baik dengan suplai listrik bolak balik atau searah . Wattmeter induksi mempunyai skala lebar, bebas pengaruh medan liar, serta mempunyai peredaman bagus. Selain itu, alat ukur ini juga bebas dari error akibat frekuensi. Kelebihan Keterbatasan Kelemahannya adalah timbulnya error yang kadang-kadang serius yang diakibatkan oleh pengaruh suhu sebab suhu ini berpengaruh pada tahanan lintasan arus. Gambar Wattmeter wattmeter analog wattmeter analog wattmeterdigital Aplikasi Watmeter Cara menggunakan wattmeter Cara menggunakan wattmeter pertama-tama telitilah kedudukan jarum penunjuknya; jika kedudukannya sudah tepat pada angka 0 berarti wattmeter sudah siap untuk digunakan. Apabila kedudukan jarum penunjuk belum tepat pada angka 0, maka harus diatur dengan memutar sekrup pengatur kedudukan jarum.
Dari gambar  diagram hubungan wattmeter diatas terlihat bahwa terminal tegangan yaitu terminal 240 V dan terminal ± dihubungkan secara paralel, sedangkan terminal arus A dan terminal ± dihubungkan secara seri. 
Gambar (a) terlihat bahwa terminal-terminal hubungan disambung  antara terminal atas dan terminal bawah, ini disebut hubungan seri. Sedangkan pada gambar  (b) terminal samping kanan disambung dengan terminal samping kiri, ini disebut hubungan paralel. Hasil pengukuran wattmeter didapatkan dengan mengalikan angka penunjukkan jarum penunjuk dengan faktor pengali sesuai dengan batas ukur dan jenis hubungannya . Pertanyaan dan Jawaban :
•Kelompok 1 (Dedi Firmanto)
Q : Apakah dalam wattmeter ada tahanan dalam ? jika ada, berapa nilainya ?
A : Ada tahanan dalamnya. Tetapi nilainya tergantung dari pembuat wattmeter tersebut.
•Kelompok 2 (Bagus Warseno)
Q : Apakah ada kelas ketelitian seperti pada multimeter ? Lalu,errornya disebabkan oleh apa?
A : Ada kelas ketelitiannya. Error disebabkan oleh pembaca wattmeter tersebut. •
•Kelompok 3 (Michael Gabriel)
Q : Apa kekurangan dan kelebihan dari masing-masing wattmeter? (Analog dan digital)
A : Analog kekurangannya yaitu kesalahan pada saat pembacaan nilai, mengurangi presisi. Sedangkan yang digital, angka sudah ditunjukkan
, jadi lebih presisi.
•Kelompok 4 (Yusuf Abdullah)
Q : Apakah wattmeter ada kelas ketelitiannya? Berapa nilainya?
A : Ada kelas ketelitianyya. Nilai kelasnya tergantung pembuat wattmeternya. Semakin tinggi tingkat ketelitiannya, maka kelasnya semakin bagus.
•Kelompok 6 (Bayu setiabudi)
Q : Mengapa dalam prakteknya,wattmeter yang paling banyak digunakan adalah wattmeter elektrodinamis? Adakah kelebihan dan kekurangan bila dibandingkan dengan wattmeter induksi?
A : Karena wattmeter elektrodinamis bisa digunakan untuk rangkaian AC ataupun DC, bisa digunakan di laboratorium,sehingga lebih fleksibel. Sedangkan wattmeter induksi hanya bisa mengukur daya pada arus bolak-balik saja.
•Kelompok 7 (Wisnu wijanarko)
Q : Apakah kegunaan wattmeter dalam kehidupan sehari-hari? Bagaimana cara mengukur daya pada televisi?
A : Untuk mengukur daya yang mengalir pada beban,seperti televisi. Cara mengukur daya pada televisi yaitu dengan tangmeter.
Full transcript