Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Perawatan Jenazah

No description
by

fadila assaniya

on 12 February 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Perawatan Jenazah

Mengafani Jenazah
Perawatan Jenazah
Apabila seseorang dinyatakan positif meninggal dunia, ada beberapa hal yang harus disegerakan dalam pengurusan jenazah oleh keluarganya. Beberapa hal yang harus diperhatikan terhadap kondisi jenazah, yaitu:
1. Pejamkanlah matanya dan mohonkanlah ampun kepada Allah swt atas segala dosanya
2. Tutuplah seluruh badannya dengan kain sebagai penghormatan dan agar tidak kelihatan auratynya
3. Ditempatkan di tempat yang aman dari jangkauan binatang
4. Bagi keluarga dan sahabat-sahabt dekatnya tidak dilarang mencium si mayat

Memandikan Jenazah
1. Syarat-syarat wajib memandikan jenazah:
a. Jenazah itu orang Islam
b. Didapati tubuhnya walaupun sedikit
c. Bukan mati syahid
2. Yang berhak memandikan jenazah:
a. Apabila jenazahnya laki-laki, yang memandikannya pun laki-laki
b. Apabila jenazahnya perempuan, yang memandikannya pun perempuan
c. Apabila jenazahnya seorang istri, yang lebih berhak memandikannya adalah suaminya atau mahramnya jika ada
d. Apabila jenazahnya seorang suami, yang lebih berhak memandikannya adalah istrinya atau mahramnya jika ada

Jika mayat anak laki-laki masih kecil, perempuan boleh memandikannya begitu pula sebaliknya.
Tata cara memanikan jenazah:
a. Di tempat tertutup
b. Diletakkan di tempat yang tinggi
c. Dipakaikan kain basahan
d. Mayat didudukkan atau disandarkan pada sesuatu
e. Setelah itu hendaklah mengganti sarung tangan
f. Membersihkan semua kotoran dan najis
g. Mewudhukan, setelah itu membasuh seluruh badannya
h. Disunahkan membasuh 3-5 kali

Air untuk memandikan mayat sebaiknya air dingin
Kain kafan setidaknya 1 lapis. Untuk mayat laki-laki sebaiknya 3 lapis dan 5 lapis untuk mayat peremuan. Setiap satu lapis diantaranya merupakan kain basahan.

Cara membungkusnya adalah hamparkan kain kafan helai demi helai dengan menaburkan kapur barus pada tiap lapisnya. Kemudian, mayat diletakkan di atasnya. Kedua tangannya dilipat di atas dada dengan tangan kanan di atas tangan kiri.
Menyalati Jenazah
Orang yang meninggal dunia dalam keadaan Islam berhak untuk dishalatkan "'Shalatkanlah orang-orang yang telah mati''
(HR. Ibnu Majah)

Orang yang berhak dishalati ialah orang yang meninggal dalam keadaan beriman kepada Allah swt. Adapun orang yang telah murtad dilarang untuk dishalati.
Untuk bisa dishalati, keadaan si mayat haruslah:
1. suci
2. sudah dimandikan dan dikafani
3. jenazah sudah berada di depan orang yang menyalatkan atau sebelah kiblat
Memandikan Jenazah
Menyalati Jenazah
Full transcript