Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

power point peta

No description
by

Liza Nurita

on 3 June 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of power point peta

Pembuatan Peta Dasar
Pembuatan Peta Dasar
SIMBOL PETA
Sejarah
Penamaan Lokasi Geografis dalam Peta
PETA DASAR
Ahmad Ansori (1204380)
Andini Shafira (1200146)
Goessera Putri R (1205236)
Imanuel Putra S (1204494)
Liza Nurita (1205796)
Resti Fauzi (1202876)
KELOMPOK 5
Pada dasarnya, peta dasar adalah peta yang menunjukkan obyek-obyek dipermukaan bumi pada posisi yang sebenarnya.

Peta dasar adalah suatu gambaran dari berbagai komponen yang terpilih didalam suatu daerah pemetaan.
Unsur-unsur Pada Peta Dasar
Unsur Hypsografi/Relief
Unsur hydrologi
Unsur

Vegetasi

unsur buatan
Peta dasar dapat diturunkan dari peta topografi, peta dunia, peta navigasi udara, dan peta dunia lain dengan berbagai variasi skala
Berdasarkan Bentuknya
Symbol titik
Berdasarkan arti atau sifatnya
Simbol Kualitatif
Simbol Kuantitatif
Simbol Titik
Simbol Garis
Simbol Luas
1. Simbol Geometrik atau Abstrak
Contoh : Kota, Ibukota, Titik Triangulasi

2.Simbol Piktorial
Contoh : Kantor pos, Rumah sakit, Gereja (rumah peribadatan),
Masjid (rumah peribadatan)

3. Simbol Huruf
(Letter Symbol)


Simbol garis
Simbol Luas
Untuk Menyatakan Lokasi
untuk mewakili unsur-unsur yang berbentuk garis
untuk mewakili unsur-unsur topografi yang berbentuk luas
1. Simbol garis deskriptif
Contoh : Aliran sungai, Jaringan jalan, Rel kereta api.




2.Simbol garis abstrak
Contoh:
- – - – - – - – - - : batas kecamatan
+++++++++++ : batas propinsi
—————— : jalan setapak

1.Simbol luas yang deskriptif
Contoh : Sawah berbentuk kotak-kotak dan Lahan tandus





2.Simbol luas yang abstrak
1.Simbol titik
-Simbol titik dengan satuan harga atau nilai



2.Simbol titik proporsional
Contoh : Simbol pada peta persebaran gempa

3.Simbol titik diagram
Simbol Titik
selanjutnya...
3. Simbol titik diagram
Simbol Garis
-Simbol garis yang memiliki angka yang sama
-Simbol garis dalam bentuk panah

Simbol area
Simbol area kuantitatif dapat dinyatakan dengan menggunakan warna yang bergradasi
Nama unsur geografi, atau disingkat “nama geografik” (geographical names) disebut “toponim”. Secara harafiah berarti “nama tempat” (place names).
Nama geografis (toponimi) terdiri dari dua unsur: nama generik dan nama spesifik.
Dalam penempatan nama-nama geografis perlu memperhatikan:
1. Posisi ;
2. Arah penulisan ;
3. Komposisi/keseimbangan ;
4. Pemutusan unsur muka bumi ;
5. Kemudahan pembacaan.
Contohnya dapat dilihat pada gambar sebagai berikut:

Prinsip penulisan huruf
Nama tempat/daerah yang memuat nama generik dan spesifik geografis lainnya (gunung, bukit, tanjung, ujung, selat, lembah, atau lainnya) ditulis tergabung (satu kata tanpa spasi), baik yang terdiri dari dua, tiga, atau lebih kata.
Pedoman Penulisan Grafis dapat diklasifikasikan
selanjutnya...
Nama spesifik yang ditulis dengan angka sebagai penomoran (bukan keterangan jumlah), berakibat nomor ditulis dengan huruf dan terpisah.

selanjutnya...
Peta dasar yakni suatu gambaran dari berbagai komponen yang terpilih didalam suatu daerah pemetaan.
Wilayah administrasi dan nama tempat, biasanya berwarna hitam, tetapi dapat pula berwarna lain, misalnya kelabu, apabila teks merupakan bagian dari peta dasar dimana informasi tematik dicetak di atasnya.
1
Nama bentuk relief seperti pegunungan, bukit, dengan tipe italic hitam.
2
Nama perairan/perujudan air/dengan tipe italic/miring warna biru.
3
Jika suatu nama geografis menggunakan nama spesifik berupa kata sifat yang bersifat penunjuk arah atau waktu, nama spesifik itu ditulis terpisah.
Nama tempat yang menggabungkan dua atau lebih nama spesifik dari nama geografis yang telah ada sebelumnya ditulis terpisah.
4
5
Nama spesifik tempat yang terdiri dari kata berulang ditulis sebagai satu kata.
7
6
Penetapan nama internasional mengikuti aturan penamaan internasional atau aturan penamaan menurut otoritas setempat, kecuali telah ditemukan dalam literatur bentuk pengindonesiaan yang disepakati.
8
9
Dalam menulis nama unsur geografi ditulis terpisah antara nama generik dan nama spesifiknya.
10
Nama spesifik terdiri dari kata benda diikuti dengan nama generik, maka ditulis sebagai satu kata.
1
Nama generik bentang alam di Indonesia yang menggunakan bahasa daerah dipertahankan sesuai nama aslinya (nama tempatan).
2
Khusus untuk nama generik tempat/daerah dan satuan administratif, kebanyakan, nama generik ini tidak ditulis dan juga tidak disebut karena orang tahu bahwa itu nama kota.
3
Nama geografis (toponimi) terdiri dari dua unsur, yaitu:
Nama Generik
Nama Spesifik
nama yang menggambarkan bentuk (bentang alam) dari unsur geografis tersebut, seperti pulau, danau, selat, gunung, lembah, dan sebagainya
Nama spesifik yang sering digunakan untuk unsur geografis biasanya berasal dari kata sifat, misalnya ’baru’, ’jaya’, ’indah’, ’makmur’, atau kata benda yang bisa mencerminkan bentuk unsur tersebut, misalnya ’batu’, ’candi’, dan lain sebagainya.
1.rizal: ada atau tidak kesalahan dalam posisi peta?
2. sinta: pembuatan peta dasar dijiplak atau buatan sendiri? apakah harus sesuai dalam penamaan geografi?
3. retno: apa bedanya komposisi peta dengan komponen peta?

sesi pertanyaan:
gervin: bagaimana dalam pemberian arah mata angin?
nisa: bagaimana analisis peta dasar?
Full transcript