Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

KARAKTERISTIK BEBAN INSTALASI TENAGA LISTRIK

No description
by

Azhari Jum'atullah

on 20 May 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of KARAKTERISTIK BEBAN INSTALASI TENAGA LISTRIK

By : Azhari.j
Karakteristik Beban pada Listrik AC


Dalam sistem listrik arus bolak-balik, jenis beban dapat diklasifikasikan menjadi 3 macam, yaitu :

1. Beban resistif (R)

2. Beban induktif (L)

3. Beban kapasitif (C)


BEBAN INDUKTIF
Beban induktif (L) yaitu beban yang terdiri dari kumparat kawat yang dililitkan pada suatu inti, seperti coil, transformator, dan solenoida. Beban ini dapat mengakibatkan pergeseran fasa (phase shift) pada arus sehingga bersifat lagging.
KARAKTERISTIK UMUM BEBAN
Karakteristik beban diperlukan agar sistem tegangan dan pengaruh thermis dari pembebanan dapat dianalisis dengan baik. Analisis tersebut termasuk dalam menentukan keadaan awal yang akan di proyeksikan dalam perencanaan selanjutnya.
BEBAN RESISTIF
Beban resistif (R) yaitu beban yang terdiri dari komponen tahanan ohm saja (resistance), seperti elemen pemanas (heating element) dan lampu pijar.
KARAKTERISTIK BEBAN INSTALASI TENAGA LISTRIK
BEBAN KAPASITIF
Beban kapasitif (C) yaitu beban yang memiliki kemampuan kapasitansi atau kemampuan untuk menyimpan energi yang berasal dari pengisian elektrik (electrical discharge) pada suatu sirkuit.
CONTOH SOAL
Tentukan reaktansi induktif jika diketahui frekuensi rangkaian AC 50Hz, dan induktansi induktor 1H.
JAWABAN
Jawab:

XL = 2 ∙ π ∙ f ∙ L

XL = 2 ∙ 3,14 ∙ 50 ∙ 1

XL = 314 Ω
REAKTANSI KAPASITIF
Hambatan aliran elektron ketika melewati kapasitor pada rangkaian AC disebut sebagai ‘Reaktansi Kapasitif’, reaktansi kapasitif dihitung dalam satuan Ohm (Ω) sama hal-nya seperti resistansi dan reaktansi induktif.
REAKTANSI INDUKTIF

hambatan yang timbul akibat adanya GGL induksi karena dipasangnya induktor (L).
CONTOH SOAL 2
Tentukan reaktansi kapasitif (XC) jika diketahui frekuensi rangkaian AC 50Hz, dan kapasitansi kapasitor 10uF.
JAWABAN
XC = 1 / (2 ∙ π ∙ f ∙ C)

XC = 1 / (2 ∙ 3,14 ∙ 50 ∙ 10×10-6)

XC = 1 / 0,00314 •XC = 318Ω
KESIMPULAN
Karakteristik beban diperlukan agar sistem tegangan dan pengaruh thermis dari pembebanan dapat dianalisis dengan baik. Analisis tersebut termasuk dalam menentukan keadaan awal yang akan di proyeksikan dalam perencanaan selanjutnya.
Beban juga di bagi menjadi 3 macam, yaitu :
1. Beban Resistif
2.Beban Induktif
3.Beban Kapasitif
Full transcript