Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Fungsi dan Peran Lembaga Agama

No description
by

Natasha Raphaella

on 10 October 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Fungsi dan Peran Lembaga Agama

Fungsi dan Peran Lembaga Agama
Agar terciptanya kerukunan antar umat beragama diperlukan:

Saling menghargai, dan saling menghormati dalam pergaulan hidup sampai akhir zaman,
• Di antara mereka diperlukan adanya upaya saling mengenal; serta adanya tanggapan pikiran, sikap, dan perilaku masing-masing, baik tentang latar belakang yang berbeda maupun antaragama dan budaya masing-masing.

Pengertian Agama
Menurut Durkheim, agama merupakan sistem yang terpadu, terdiri atas keyakinan dan praktek yang berhubungan dengan hal-hal yang suci dan menyatukan semua penganutnya dalam suatu komunitas moral yang dinamakan umat. Dengan demikian, agama merupakan pedoman hidup manusia untuk dapat berhubungan dengan Pencipta dan berhubungan dengan sesama manusia.

Secara Umum
Agama merupakan sistem terpadu yang terdiri atas kepercayaan dan praktik yang berhubungan dengan hal-hal yang suci dan mempersatukan semua penganutnya dalam suatu komunitas moral yang dinamakan umat. Dalam konsep Sosiologi, agama merupakan gejala sosial yang umum, yang dimiliki oleh seluruh masyarakat di dunia tanpa kecuali. Agama merupakan salah satu aspek dalam kehidupan sosial dan bagian dari sistem sosial suatu masyarakat.
Religion (religi) din, maupun agama masing-masing mempunyai riwayat dan sejarahnya sendiri. Namun dalam arti terminologis dan teknis, ketiga istilah tersebut mempunyai makna yang sama, religion (bahasa Inggris), religie (bahasa Belanda), din(bahasa Arab), dan agama (bahasa Indonesia).


Manusia menjalani kehidupan bersama dengan manusia lain. Manusia memerlukan adanya kerukunan sehingga diperlukan suatu pedoman yang dapat mengaturnya. Pedoman tersebut dapat berupa aturan tertulis ataupun pedoman yang berdasarkan agama-agama yang dianut setiap warga masyarakat. Setiap agama mengatur hubungan antarmanusia yang juga mengatur hubungan manusia dengan Tuhan sehingga agama merupakan pedoman hidup yang kekal.


Pengertian Lembaga Agama
Lembaga agama berarti sistem keyakinan dan praktik keagamaan yang penting dari masyarakat, yang berhubungan dengan hal- hal suci dan tidak terjangkau oleh akal manusia. Agama dipandang sebagai sesuatu yang diperlukan dan benar oleh masyarakat penganutnya.
Menurut Borton dan Hunt membedakan fungsi agama sebagai berikut:
Fungsi Manifes
• Pola keyakinan yang menentukan hubungan manusia dengan Tuhannya, manusia dengan sesamanya.
• Ritual atau kegiatan-kegiatan keagamaan.
• Seperangkat norma mengenai perilaku yang kontinyu dan konsisten

Fungsi Lembaga Agama secara umum:
Menafsirkan Tentang Eksistensi Manusia . Di dunia ini seringkali kita menemukan banyak masalah yang bahkan kita tidak tahu jalan keluarnya sebagai manusia. Dalam hal ini agama/ religi memberikan penafsiran dan menjelaskan beberapa permasalahan mengenai keberadaan manusia yang tidak dapat dijelaskan lewat akal. Misalnya: Kehidupan setelah Kematian
• Sebagai dorongan untuk merumuskan identitas moral
Pada dasarnya, setiap masyarakat menjunjung tinggi moral yang dimilikinya. Apa itu moral? Moral adalah kondisi mental di mana manusia merasakan, mengetahui, dan menghayati tingkah laku yang baik menurut nilai- nilai atau norma- norma yang berlaku. Agama atau religi menyediakan kepada pemeluknya atau masyarakat bentuk- bentuk moral yang dikehendaki. Dengan demikian lembaga agama membuat seseorang memiliki dasar atau pegangan hidup bersama yang menyebabkan pencarian dan perumusan tentang nilai- nilai moral berkurang


• Meningkatkan Kehidupan Sosial dan mempercepat kohesi social
Kohesi social artinya kekuatan yang berlaku pada anggota suatu masyarakat atau kelompok untuk tinggal di dalamnya, dan dengan aktif berperan untuk kelompok berdasarkan hubungan kekerabatan
Selain unsur transeden terdapat juga unsure imanen yaitu mengenai hubungan kita dengan sesama manusia. Dalam hal ini lembaga agama dapat mendorong individu meningkatkan kualitas kehidupan social. Dengan sikap saling mencintai,menghargai, dan menghormati satu sama lain kita dapat menciptakan solidaritas di antara saudara seiman maupun rasa toleransi dan kerukunan antar umat beragama

Fungsi Laten
fungsi lembaga agama selain sebagai perdoman manusia untuk berhubungan dengan Tuhannya, memiliki fungsi pula sebagai institusi agama yang memberikan dasar untuk berperilaku dalam masyarakatnya. Para ahli hukum adat menyatakan bahwa hukum-hukum adat terdiri atas unsur-unsur asli (budaya) dan unsur agama
Contoh- contoh lembaga Agama di Indonesia
Disusun Oleh:
Diana Putri
Michelle
Michelle Abella
Natasha Raphaella
Rina
Kesimpulan
Lembaga Agama merupakan suatu lembaga yang sangat penting untuk pemersatu aspirasi manusia yang paling dominan dan berpengaruh besar dimana sejumlah besar moralitas, sumber tatanan masyarakat dan perdamaian batin individu terdapat di dalamnya sehingga dapat mewujudkan pribadi manusia yang beradab dalam menjalankan kewajiban sosialnya
Full transcript