Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Copy of PERAN OTORITAS JASA KEUANGAN DALAM PENANGANAN DUGAAN TINDAK

No description
by

Kerkeman Pengerboy

on 31 January 2016

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Copy of PERAN OTORITAS JASA KEUANGAN DALAM PENANGANAN DUGAAN TINDAK

Mengapa Perlu OJK ?
Departemen Pemeriksaan Khusus dan Investigasi Perbankan
Sistem Pengawasan Bank
Visi
OJK News
Tuesday, February 23, 2016
Vol XCIII, No. 311
Otoritas Jasa Keuangan
Tujuan Departemen Pemeriksaan Khusus & Investigasi Perbankan
PERAN OTORITAS JASA KEUANGAN DALAM PENANGANAN DUGAAN TINDAK PIDANA PERBANKAN
OJK dibentuk dengan tujuan agar seluruh kegiatan di dalam sektor jasa keuangan:
Terselenggara secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel;
Mampu mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil; dan
Mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.
Tujuan Pembentukan OJK
Untuk Melaksanakan Tugas Pengaturan dan Pengawasan di Sektor Perbankan, Otoritas Jasa Keuangan mempunyai wewenang:
Wewenang Pengawasan di Sektor Perbankan
Pengaturan dan Pengawasan Mengenai Kelembagaan Bank.
Pengaturan dan Pengawasan Mengenai Kesehatan Bank.
Pengaturan dan Pengawasan Mengenai Aspek Kehati-hatian Bank.
Pemeriksaan Bank.
Pengalihan Fungsi, Tugas, dan Wewenang Sektor Perbankan
Misi
Melakukan tindaklanjut terhadap temuan Pengawas Bank dan atau Laporan/Informasi mengenai Penyimpangan Ketentuan Perbankan yang berindikasi Tindak Pidana Perbankan dalam rangka mencapai sistem Perbankan yang Sehat.
Menjadi Satuan Kerja yang dapat diandalkan (Kredibel, Profesional dan Independen) dalam mendukung Penegakan Hukum di Bidang Perbankan
Investigasi Perbankan
Investigasi merupakan tindakan untuk mencari kebenaran. Kegiatan investigasi mencakup mencari dan memanfaatkan sumber-sumber bukti yang dapat mendukung fakta yang dipermasalahkan
Kegiatan Investigasi Perbankan:
Merupakan bagian dari pengawasan bank.
Namun, dilihat dari tujuan, kegiatan, dan produk akhir investigasi dalam kerangka penegakan hukum, mirip dengan kewenangan penyelidik atau penyidik.
Artinya:
Tugas Pengawas Bank : lebih fokus pada sisi lembaga; sedangkan
Tugas Investigasi Bank : lebih fokus pada perbuatan setiap orang yang diduga memiliki indikasi tindak pidana perbankan
Investigasi Perbankan
Letak fungsi investigasi dalam proses penegakan hukum merupakan bagian kewenangan Penyidik OJK, analog dengan
fungsi pemeriksaan
atau
penyelidikan
yg memiliki kaitan erat atau merupakan tugas pendahuluan
sebelum dilakukan penyidikan
oleh Penyidik.
Artinya:
Fungsi investigasi diposisikan sebagai jembatan, karena merupakan akhir dari fungsi pengawasan bank dan awal dari fungsi penyidikan.
Penanganan Dugaan Tindak Pidana Perbankan oleh OJK
Penyidikan di OJK:
1. Pejabat Penyidik Kepolisian Neg. RI yang ditempatkan di OJK; dan/atau
2. PPNS yang ditugaskan di OJK
Kerjasama Penanganan Tindak Pidana Di Sektor Jasa Keuangan
STATISTIK PENANGANAN DUGAAN TINDAK PIDANA PERBANKANTAHUN 2014 YANG DITANGANI OJK
Tahun 2014 :
Jumlah kasus dugaan tindak pidana perbankan yang telah dilimpahkan kepada Penyidik di OJK sebanyak 59 kasus pada 35 kantor bank.
Total nilai penyimpangan sebesar Rp 483.383.068.667
Statistik Investigasi Dugaan Tindak Pidana PerbankanTriwulan II Tahun 2015
Sebaran Jenis Dugaan Tindak Pidana Perbankan
Pelaku Fraud yang Diduga Tindak Pidana Perbankan
Peran OJK Dalam Memberikan Bantuan Keterangan Ahli
Pemberian keterangan Ahli dalam rangka membantu penegak hukum dalam penanganan perkara
Penyidik dengan kewenangannya dapat meminta keterangan Ahli kepada OJK
Pemberian keterangan Ahli tidak mengikat
OJK sebagai regulator, pengawas sektor jasa keuangan dapat menunjuk pegawainya
Mekanisme Permohonan Bantuan Keterangan Ahli
Materi terkait dengan bidang perbankan atau jasa keuangan lainnya.
Permintaan resmi dari penegak hukum ditujukan kepada :
Departemen Hukum untuk di wilayah KP OJK; atau
Kantor OJK setempat untuk di daerah
Definisi Fraud
Tindakan penyimpangan atau pembiaran
Dilakukan untuk mengelabui, menipu, atau memanipulasi Bank, nasabah, atau pihak lain
Menggunakan sarana Bank
Mengakibatkan Bank, nasabah atau pihak lainnya menderita kerugian
Pelaku Fraud memperoleh keuntungan keuangan baik secara langsung maupun tidak langsung
Strategi Anti Fraud
Edukasi dan Perlindungan Konsumen
Full transcript