Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

KSK Koridor

No description
by

Amri Yahya

on 30 April 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of KSK Koridor

Terima Kasih Rencana Rinci Tata Ruang
Kawasan Strategi Kabupaten
Koridor TNBK-TNDS Pontianak, 28 Maret 2013 Batang Lupar
Bunut Hilir
Embaloh Hilir
Embaloh Hulu : 81.198
: 2.245,88
: 2.910,79
: 26.621,52 Profil Kawasan Ordo 1 adalah S. Labian – Leboyan yang membelah kawasan koridor menjadi dua bagian Barat & Timur.
Ordo 2 adalah anak S. Labian – Leboyan.
Ordo 3 adalah sungai yang merupakan cabang dari anak sungai.
Ordo 4 adalah sungai-sungai kecil yang berasal dari mata air. Pendahuluan wilayah yang penataan ruangnya diprioritaskan karena mempunyai pengaruh sangat penting dalam lingkup kabupaten terhadap ekonomi, sosial, budaya, dan/atau lingkungan Arahan Rencana Tata Ruang Pulau Kalimantan
Arahan KSN (HoB)
Arahan Rencana Tata Ruang Wilayah Propinsi Kalimantan Barat
Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Kapuas Hulu Tempat perlindungan keanekaragaman hayati
Kawasan lindung yang ditetapkan bagi perlindungan ekosistem
Kawasan yang memberikan perlindungan keseimbangan tata guna air
Kawasan yang memberikan perlindungan terhadap keseimbangan iklim makro
Kawasan yang menuntut prioritas tinggi peningkatan kualitas lingkungan hidup
Kawasan yang sangat menentukan dalam perubahan rona alam dan mempunyai dampak luas terhadap kelangsungan kehidupan. Memberikan fungsi konektifity biodiversity antara TNBK dan TNDS
Sebagai daerah tangkapan air utama keberadaannya dapat membantu peningkatan kualitas dan kuantitas ketersediaan air
Menyediakan sumber daya alam yang penting, mulai dari kayu hingga untuk kepentingan kesehatan
Menstabilkan tanah dari erosi Koridor ini harus dapat menghubungkan dua taman nasional
Konektivitas biofisik
Sosial Ekonomi Masyarakatnya. KSK Arahan
Kebijakan Kriteria Fungsi Delineasi Profil Kawasan Koridor Taman TNBK dan TNDS dicirikan oleh hutan lahan kering, lahan basah, dan ekosistem buatan manusia yang berjarak rapat. Terjadi perubahan mencolok dalam hal karakter tipe vegetasi di sepanjang DAS yang terutama disebabkan oleh perbedaan relief (rupa bumi) dan drainase. Keragaman dalam ekosistem ditandai oleh berbagai bentuk pemanfaatan lahan dan kekayaan flora dan fauna. Hutan Produksi
Pertanian Lahan Basah dan Lahan Kering
Pariwisata
Perikanan
Peternakan
Permukiman Analisis Kesesuaian Lahan Potensi Pengembangan Lahan
dan
Jenis Komoditas Jenis Penggunaan Lahan
dan
Kegiatan Penzoningan KBKT Vegetasi Analisis
Hutan Konservasi Fauna DAS Penyangga ekonomi, Ketahanan pangan dan Penyedia produk (pangan, sandang, dan papan)
Keindahan lansekap.
Mitigasi banjir, kekeringan, longsor.
Mengurangi erosi.
Mitigasi gas rumah kaca.
Mempertahankan keanekaragaman hayati.
Pendaur ulang limbah organik. Berdasarkan analisis ini diperoleh klasifikasi kawasan dengan 1 – 6 komponen HCVF. Semakin banyak komponen yang terdapat dalam suatu kawasan maka kawasan tersebut semakin penting.Sedang kawasan tanpa komponen HCVF merupakan kawasan yang dinilai tidak memiliki nilai penting. Jalur migrasi yang mengikuti alur sungai disisi Timur melintasi desa Sadap.
Siapkan minimal 3 titik penyebe-rangan pada jalur migrasi bagi satwa dari sisi Barat ke Timur
Siapkan perlintasan dengan jalan dengan treatment khusus agar aman bagi satwa dan dapat menjadi view point pariwisata Indikator konektifitas kawasan
Alokasi pemanfaatan lahan Pola Ruang Lindung Budidaya Kawasan Hutan
ProduksiKawasan
PertanianKawasan
PerkebunanKawasan
PariwisataKawasan
PerikananKawasan
PeternakanKawasan
Permukiman Area Bergambut
Hutan Lindung
Sempadan Sungai
Sempadan Taman Nasional
Kawasan Sekitar Danau
Kawasan Sekitar Mata Air Struktur Ruang Kawasan Diluar Kawasan
Putussibau
Badau
Lanjak Pusat Pelayanan Sistem Jaringan Energi Mendukung pusat-pusat pelayanan
Memanfaatkan potensi transportasi yang sudah ada
Mempertimbangkan Kondisi Bentang Alam Penyediaan tenaga listrik yang mampu mendukung kebutuhan dasar masyarakat dan kegiatan perekonomian
Mengembangkan pembangkit energi alternatif dari sumber energi terbarukan, bagi peningkatan pelayanan keseluruh kawasan koridor TNBK dengan TNDS Sistem
Jaringan Transportasi Penyediaan jaringan sumber daya air yang dapat memenuhi kebutuhan air di kawasan koridor TNBK dengan TNDS.
Penyediaan sistem jaringan sumber daya air yang mempertimbangkan fungsi kawasan konservasi dengan sistem berskala lokal.
Penyediaan sistem jaringan sumber daya air yang mengakomodir aktifitas satwa yaitu dengan mempertimbangkan ketersediaan sumber daya air bagi satwa didalam kawasan koridor TNBK dengan TNDS. Sistem Jaringan Sumberdaya Air Pengembangan sistem jaringan telekomunikasi diarahkan pada upaya peningkatan pelayanan telematika secara memadai dan merata ke seluruh kawasan Sistem Jaringan Telekomunikasi Pengembangan jarangan prasarana lingkungan diarahkan pada pengembangan pengolahan sampah dan air limbah secara komunal, dan tidak memberikan dampak negatif bagi lingkungan kawasan Sistem Jaringan Prasarana Lingkungan Sistem pelayanan yang merupakan pengintegrasi pelayanan antar zona didalam kawasan baik perkotaan maupun pedesaan dalam wilayah pelayanannya.
Sistem pusat pelayanan diluar kawasan
Sistem pusat pelayanan didalam kawasan. Struktur Ruang Didalam Kawasan
Pariwisata
Kehutanan
Perkebunan
Pertanian
Perikanan
Peternakan
Full transcript