Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Copy of Laporan Magang

No description
by

angga dwi

on 11 November 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Copy of Laporan Magang

Aktivitas Magang
Gambaran Umum
Perusahaan

Latar Belakang Magang
Saran
Uraian Aktivitas Magang
Deskripsi
Teori yang Relevan
Relevansi Teori
PT. Telekomunikasi
Indonesia, Tbk.

PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (Telkom) adalah perusahaan informasi dan komunikasi serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap di Indonesia. Telkom mengklaim sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, dengan jumlah pelanggan telepon tetap sebanyak 15 juta dan pelanggan telepon seluler sebanyak 50 juta.
Telkom merupakan salah satu BUMN yang sahamnya saat ini dimiliki oleh Pemerintah Indonesia (51,19%) dan oleh publik sebesar 48,81%. Sebagian besar kepemilikan saham publik (45,58%) dimiliki oleh investor asing, dan sisanya (3,23%) oleh investor dalam negeri. Telkom juga menjadi pemegang saham mayoritas di sembilan anak perusahaan, termasuk PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel).

Dewasa ini persaingan di dunia kerja semakin tinggi. Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk keterampilan dan kecakapan seseorang untuk memasuki dunia kerja. Pendidikan yang dilakukan di perguruan tinggi masih terbatas pada pemberian teori dan praktek dalam skala kecil dengan intensitas yang terbatas. Agar dapat memahami dan memecahkan setiap permasalahan yang muncul di dunia kerja, maka mahasiswa perlu melakukan kegiatan pelatihan kerja secara langsung di instansi/lembaga yang relevan dengan program pendidikan yang diikuti. Sehingga setelah lepas dari ikatan akademik di perguruan tinggi yang bersangkutan, mahasiswa bisa memanfaatkan ilmu dan pengalaman yang telah diperoleh selama masa pendidikan dan masa pelatihan kerja untuk melanjutkan kiprahnya di dunia kerja yang sebenarnya. Sebab, untuk dapat terjun langsung di masyarakat tidak hanya dibutuhkan pendidikan formal yang tinggi dengan perolehan nilai yang memuaskan, namun diperlukan juga ketrampilan (skill) dan pengalaman pendukung untuk lebih mengenali bidang pekerjaan sesuai dengan keahlian yang dimiliki.
Pada pelaksanaanya kegiatan magang penulis ditempatkan di unit enterprise segmen Trading and Service bagian analyst di mana penulis harus mengenal budaya perusahaan dan ditugaskan untukmenganalisa kegiatan TNSyang meliputi, analyst, account manager, dan solution secara general.
1. Sistem Informasi SDM
Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan salah satu sub sistem utama CBIS (Computer-Based Information Sistem), tujuannya adalah memenuhi kebutuhan informasi untuk semua manajer dalam memenuhi kebutuhan informasi untuk semua manager dalam perusahaan atau dalam sub-organisasional perusahaan.
McLeod (2001:11) menyatakan: “A sistem is a group of elements that are integrated with the common purpose of achieving an objective”. Sistem merupakan sekelompok elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan.
1. Menurut Hani Handoko (2001:237) Sistem Informasi SDM merupakan prosedur sistematik pengumpulan, penyimpanan, pemeliharaan, perolehan kembali, dan validasi berbagai data tertentu yang dibutuhkan suatu organisasi tentang SDM-nya, kegiatan-kegiatan personalia dan karakteristik-karakteristik satuan kerja.
Dalam prakteknya SIM SDM menyediakan informasi bagi TNS dalam bentuk laporan dan output dari berbagai simulasi model matematika yang dapat disediakan dalam bentuk tabel atau grafik. Tabel atau grafik penting bagi kinerja sistem informasi, terutama bagi sistem informasi organisasi, seperti sistem informasi manajemen.
Pada segmen TNS terdapat unit satuan kerja yang terdiri dari Account Manager, Analyst, dan Solution. Masing-masing satuan unit ini mempunyai proses kerja, parameter, dan requirement berbeda.

Tujuan & Manfaat Magang
Manfaat
Tujuan Umum
1. Saran bagi PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk
a. Unit Enterprise Segmen TNS sudah menjalankan SIM SDM dengan semua proses bekerja sudah sangat jelas. Tetapi menurut saya ada satu yang masih kurang. Salah satunya adalah posisi provisioning pada Solution seharusnya ditempatkan di C2Care karena memiliki fungsi yang sama. Sehingga hal ini tidak menimbulkan pemborosan SDM atau tempat pada setiap Segmen UNES TNS.
b. Divisi TNS memiliki budaya yang berbeda dari Divisi yang lain. Terlihat bahwa pada Segmen TNS telah memiliki suasana budaya bekerja yang nyaman dan kondusif. Hal ini harus terus ditingkatkan agar dapat menimbulkan kinerja perusahaan.

Laporan Kegiatan Magang
Conclusion
!
Dimas Yudistira W.
108400518
a. Visi
1) To become a leading Telecommunication, Information, Media & Edutainment (TIME) Player in the Region

b. Misi
1) To Provide TIME Services with Excellent Quality & Competitive Price.
2) To be the Role Model as the Best Managed Indonesian Corporation



Profil UNES TNS (Trading and Service)
UNES Trading and Service ( TNS ) merupakan salah satu unit di divisi enterprise ( DIVES ) yang dibentuk melalui KD55/2006 dan merupakan segmen dengan 1806 pelanggan.

VISI dan MISI
1. Visi
To become leading ICT player in trading and service industry
2. Misi
a) Increase market share in TNS industry, dilakukan dengan fokus pada pemenangan seluruh tender yang ada.
b) Developing true agile account team diwujudkan dengan pembentukan virtual account team ( VAY ).
c) Deliver customized and competitive solution dilakukan dengan mendeliver solusi yang sesuai dengan kebutuhan pelangan dan penawaran yang kompetitif.
d) Managing trading and service segmen based on sub segmen communities dimana sub segmen TNS dibagi menjadi 3 yaitu education, healthcare dan trading and service.
e) Strategizing and synergizing bussiness partner, dilakukan dengan melakukan kerja sama bisnis dengan mitra dan anak perusahaan.

Stream
Sub Product
Wireline
Data dan Internet
Telkom Lokal
New Wave
Produk dan Layanan
UNES TNS
Legacy
Telkom LInk,
Telkom Speedy,
Aplikasi, Ebussiness
(cc) image by anemoneprojectors on Flickr
Main Product
TUJUAN UMUM

a. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja yang nyata sehingga dapat memecahkan permasalahan yang ada secara langsung.
b. Agar mahasiswa dapat mempraktekan dan membandingkan konsep / teori yang diterima di jenjang akademik praktek yang dilakukan di lapangan.
c. Meningkatkan pemahaman mahasiswa dengan mengenai hubungan antara teori dan penerapannya sehingga dapat memberikan bekal bagi mahasiswa untuk terjun ke dunia kerja.
d. Sebagai sarana untuk mempersiapkan diri dan menumbuhkan minat mahasiswa dalam kaitannya dengan penyusunan tugas akhir/skripsi.

Tujuan Khusus
TUJUAN KHUSUS

a. Mengetahui budaya kerja diUnitEnterprise SegmenTrading and Service.
b. Mengetahui bagaimana proses kerja di UnitEnterprise SegmenTrading and Service.
c. Memahami korelasi atau hubungan kerja antar bagian di UnitEnterprise Segmen Trading and Service.

1. Manfaat bagi mahasiswa:
a. Mendapatkan pengalaman yang berharga mengenai suasana bekerja yang sesungguhnya.
b. Mendapatkan pengetahuan mengenai seluruh kegiatan di PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk.Unit Enterprise Servicesegmen Trading And Service.

2. Bagi Lembaga Pendidikan (Institut Manajemen Telkom)
a. Menjalin hubungan baik antara PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk dengan Institut Manajemen Telkom melalui berlangsungnya program ini.
b. IM TELKOM dapat meningkatkan kualitas lulusannya melalui pengalaman bekerja di lapangan.

3. Bagi Perusahaan (PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk.)
a. Adanya kerjasama antara dunia pendidikan dengan dunia industri atau perusahaan sehingga membuat perusahaan tersebut dikenal oleh kalangan akademis.
b. Perusahaan akan mendapat bantuan tenaga dari setiap mahasiswa yang melakukan kuliah magang.
c. Hasil analisa dan temuan-temuan yang terjadi selama kerja praktek di Perusahaan dapat menjadi bahan masukan bagi perusahaan untuk menentukan kebijakan perusahaan di masa yang akan datang.

Ruang Lingkup
Magang
Penulis dalam melaksanakan kegiatan magang ini berada pada UnitEnterprise Service SegmenTrading And ServicePT Telekomunikasi Indonesia, Tbk yang beralamatkan di Menara Multimedia Jl.Kebon Sirih No.10-12 Jakarta Pusat. Kegiatan magang dilaksanakan dari tanggal 04 Juli 2011 sampai dengan 26 Agustus 2011 sesuai dengan periode pelaksanaan magang yang diberikan oleh pihak perusahaan dan telah memenuhi persyaratan dari pihak kampus selama minimal 30 hari kerja. Aktivitas magang dilakukan setiap hari Senin – Jumat pada jam 08.00-17.00 WIB.
1) Pengenalan mengenai Segmen Trading and Servicebeserta produk utamanya.
Saya dijelaskan mengenai PT. Telekomunikasi Indonesia secara keseluruhan dari mulai UNER 1 sampai dengan UNER 7.Dimana SegmenTrading and Service ( TNS ) merupakan salah satu unit di divisi enterprise ( DIVES ) yang dibentuk melalui KD55/2006 dan merupakan segmen dengan 1806 pelanggan.
Produk dan layanan utama yang dikelola UNES TNS terbagi menjadi Wireline dan DATIN ( data dan internet ), sedangkan untuk sub produknya antara lain TELKOMNet, TELKOMSpeedy, TELKOMLink, E-Bussiness, dan aplikasi.

2) Budaya TNS
Saya dijelaskan mengenai budaya yang diterapkan di UNES TNS yang mengacu pada budaya organisasi Telkom yaitu The Telkom Way 135 dan The AM Way 135

3) Membagi 184 Corporate Customer ke dalam 6 sub segmen.
Saya ditugaskan untuk mengklasifikasikan 184 corporate customer kedalam 7 sub segmen sesuai dengan bidangnya, antara lain, Health care, ISP, Distributor & Retailer, Bussines Service, Media Mass, Education, Travel.

4) Mempelajari contoh Nokes kontrak standar
Saya diminta untuk mempelajari Nota Kespakatan AM dengan Corporate Customer.Nokes ini biasanya digunakan oleh cutomer untuk berlanggananproduk dan jasa PT. Telkom.

5) Analisis 4C pada Jawa Pos
Saya ditugaskan untuk menganalisis PT. Jawa Pos dengan menggunakan analisis 4C, yaitu dari segi Company, Change, Competitor, Customer.

6) Mempelajari proses kerja Divisi TNS
Saya ditugaskan oleh pembimbing kurang lebih selama satu minggu untuk mengamati dan menganalisa proses kegiatan yang dilakukan olehUnit Enterprise SegmenTrading and Service, antara lain AM, Analyst, dan Solution.

7) Mengenal sistem pelaporan UNES TNS
Sistem Pelaporan yang diterapkan di UNES TNS dibedakan atas jenis laporan, periode laporan, bentuk, media dan ditujukan ke unit.Periode pelaporan meliputi harian, mingguan, bulanan dan triwulan dan tujuan pelaporan ditujukan kepada unit yang bertanggung jawab.

8) Mempelajari cara menentukan target dan achievement AM
Menentukan target dan achievement Account Manager biasanya dilakukan oleh para analyst yang bersumber dari sales UNER. Saya ditugaskan untuk menentukan target dan achievement triwulan 2 dengan menggunakan Microsoft Office Exel.

9) Rekap
Rekap merupakan salah satu kegiatan analyst.Merekap data-data biasanya dilakukan berdasarkan kebutuhan dari pimpinan Manager Analyst, seperti Rekap Nokes, Rekap AM beserta produk dan CC nya Rekap KM AM Sales Revenue 2011 Triwulan 2, Rekap data AM, Rekap Mindar bulan Mei dan Juni 201, Rekap Mapping AM, Mempelajari Kontrak Manajemen AM, Rekap sales UNER 2.

2. Budaya Perusahaan
Menurut Wood(2001:391), budaya organisasi adalah sistem yang dipercayai dan nilai yang dikembangkan oleh organisasi dimana hal itu menuntun perilaku dari anggota organisasi itu sendiri.
Fungsi Budaya Organisasi
Menurut Robbins (1996 : 294), fungsi budaya organisasi sebagai berikut :
a. Budaya menciptakan pembedaan yang jelas antara satu organisasi dan yang lain.
b. Budaya membawa suatu rasa identitas bagi anggota-anggota organisasi.
c. Budaya mempermudah timbulnya komitmen pada sesuatu yang lebih luas daripada kepentingan diri individual seseorang.
d. Budaya merupakan perekat sosial yang membantu mempersatukan organisasi itu dengan memberikan standar -standar yang tepat untuk dilakukan oleh karyawan.
e. Budaya sebagai mekanisme pembuat makna dan kendali yang memandu dan membentuk sikap serta perilaku karyawan.

2. Budaya Perusahaan UNES TNS
Menurut Wood, Wallace, Zeffane, Schermerhorn, Hunt, Osborn (2001:391), budaya organisasi adalah sistem yang dipercayai dan nilai yang dikembangkan oleh organisasi dimana hal itu menuntun perilaku dari anggota organisasi itu sendiri.
Budaya Organisasi yang diterapkan di UNES TNS mengacu pada budaya organisasi Telkom yaitu The Telkom Way 135 dan The AM way 135yang merupakan Code of Conduct AM.
Di dalam AM Way135 terkandung philosophy, principles dan practices bagi para AM. Philosopy bagi AM adalah working spirit To Be The Best yang diaktualisasikan melalui keberanian untuk bermimpi (dream), berpikir (think), dan bertindak (act) sebagai yang terbaik.Principles bagi AM adalah principles To Be The Star yang berarti:
1.More For Less Solution yaitu AM mampu memberikan solusi dengan meningkatkan TOTAL GET (solusi yang diperoleh customer dari TELKOM dan TOTAL GIVE (investasi customer yang diberikan kepada TELKOM)
2.Guiding Transformation yaitu AM memandu customer untuk bertransformasi menjadi organisasi bisnis yang lebih profitable.
3.Trusted Advisor dimana AM harus bisa membangun kepercayaan utuh dari customer kepada dirinya



Kesimpulan Kegiatan Magang
Pelaksanaan kegiatan magang ini memberikan manfaat bagi penulis untuk mengetahui secara langsung kegiatan kerja di lapangan terutama tentang budaya perusahaan dan SIM SDM khususnya di PT. Telekomunikasi Indonesia,Tbk. Unit Enterprise SegmenTrading and Service.
Dalam pelaksanaan aktivitas magang penulis mengalami kendala berupa pemahaman dan pengetahuan yang masih kurang mengenai istilah-istilah baru dalam dunia telekomunikasi. Melalui aktivitas magang ini penulis menjadi tahu bagaimana mengaplikasikan teori Sistem Informasi SDM ke dalam dunia pekerjaan yang sesungguhnya.
Kesimpulan Laporan Magang
a. Unit EnterpriseSegmen Trading and Service telah memiliki budaya tersendiri dalam menjalankan seluruh proses pekerjaannya. Budaya organisasi tersebut merupakan pola dasar yang diterima oleh organisasi untuk bertindak dan memecahkan masalah, membentuk karyawan yang mampu beradaptasi dengan lingkungan dan mempersatukan anggota-anggota organisasi.
b. Unit EnterpriseSegmen Trading and Servicesudah menjalankan SIM SDM dengan baik, semua pegawai telah memiliki job desk masing-masing dengan jelas dalam melaksanakan tugasnya. Hal ini juga dapat menunjang kegiatan UNES TNS menjadi lebih baik dan lebih efisien.

2. Saran bagi IM Telkom
Dalam kesempatan ini penulis juga ingin memberikan saran kepada IM Telkom untuk pelaksanaan magang selanjutnya, yaitu :
a. IM Telkom harusaktif melakukan sosialisasi yang lebih dalam mengenai proses dan kegiatan magang, agar mahasiswa/mahasiswi benar – benar paham mengenai kegiatan magang. Apalagi untuk tahun ini, dengan adanya struktur organisasi IM Telkom yang baru, maka peraturan atau prosedurnya juga ada yang mengalami perubahan.
b. Diharapkan pihak IM Telkom menjadi fasiliator yang baik bagi mahasiswa/i agar tidak mengalami kesulitan lagi dalam mencari tempat magang.
c. Diharapkan pihak IM Telkom juga menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan lain, sehingga membantu mahasiswa/i melamarkan proposal magangnya.

Thank's
Full transcript