Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

sejarah penemuan partikel sub atom

No description
by

puti alifia

on 23 August 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of sejarah penemuan partikel sub atom

sejarah penemuan partikel sub atom
ANGGOTA KELOMPOK
Puti Alifia Sabrina

Fanny Noviana Y

Annisa Charilia


ANGGOTA KELOMPOK
Johann Wilhelm Hittorf
Eugene Goldstein
William Crookes
Conclusion
Pengertan partikel sub atom
partikel subatom adalah partikel terkecil dari atom.
Rihandi Aulia

Fadhly Fadhillah

Luthfia Nabilla. A
William Crookes
Pada tahun 1870-an, fisikawan dan kimiawan Inggris, William Crookes membuat tabung sinar katoda pertama yang memicu perkembangan teori perihal keberadaan partikel bermuatan negatif dalam sinar yang dibelokkan dari anoda ke katoda.
Arthur Schuster
Fisikawan Inggris kelahiran Jerman ini melanjutkan pekerjaan Crooke dan semakin yakin bahwa sinar katoda memiliki partikel bermuatan negatif.
Elektron
elektron adalah partikel subatom yang bermuatan negatif.
Proton
proton adalah partikel subatom dengan muatan positif
Johann Wilhelm Hittorf
pada tahun 1869, ia menemukan bahwa kuat cahaya yang di pancarkan dari plat katoda tergantung dengan tekanan gas.
partikel subatom atau zarah terdiri dari :
neutron
proton
elektron
proton terletak di inti atom bersama neutron
Dalam atom bermuatan netral, banyaknya proton akan sama dengan jumlah elektronnya. Banyaknya proton di bagian inti biasanya akan menentukan sifat kimia suatu atom.
elektron terletak di laisan kulit atom.
elektron mengelilingi nukleus yang
terdiri dari proton dan neutron.
Arthur Schuster
Ilmuwan Fenomenal dalam Penemuan Subatom Elektron
Eugene Goldstein
pada tahun 1876, Eugene menemukan bahwa
sinar yang dipancarkan dari cahaya pada percobaan sebelumnya yang dilakukan oleh Johann Wilhelm menimbulkan bayangan jika sebuah objek ditempatkan di belakangnya. Dia menamakan sinar tersebut sebagai sinar katoda.
J.J Thompson
Pada tahun 1896, fisikawan Inggris, J.J. Thompson dan rekannya yang bernama John S. Townsend dan H.A. Wilson melakukan beberapa percobaan dan secara meyakinkan membuktikan keberadaan elektron.

Jadi, bisa disimpulkan J.J. Thompson lah yang menemukan elektron. Melalui eksperimen menggunakan tabung sinar katoda, Thompson menetapkan bahwa sinar katoda adalah partikel tidak seperti gelombang, atom, atau molekul.
Penemuan Proton
Neutron
neutron adalah partikel subatom yang
bersifat netral.
neutron terletak ada inti, bersama
proton.
J.J Thompson
Dengan ditemukannya elektron, para ilmuwan semakin yakin bahwa dalam atom pasti ada partikel bermuatan positif untuk mengimbangi muatan negatif dari elektron. Selain itu, jika seandainya partikel penyusun atom hanya elektron-elektron, maka jumlah massa elektron terlalu kecil dibandingkan massa sebutir atom.
Atas dasar itu, maka Eugene Goldstein pada tahun 1886 melakukan eksperimen dari tabung gas yang memiliki katode dan diberi lubang-lubang serta diberi muatan listrik. Hasil dari percobaan tersebut menghasilkan Sinar Anode.


sinar anode ber-
gerak berlawanan arah dengan
sinar katode yang merupakan

aliran elektron.
karena tulah sinar anode

membuktikan adanya partikel

positif.
Full transcript