Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Uji Efek Hipoglikemik Ekstrak Pektin dari Limbah Kulit Pisan

No description
by

Lukman Azis

on 24 October 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Uji Efek Hipoglikemik Ekstrak Pektin dari Limbah Kulit Pisan

Kandungan pektin kulit pisang mencapai 0,9% dari berat keringnya
Uji Efek Hipokolesterolemik Ekstrak Pektin dari Limbah Kulit Pisang terhadap Hewan Uji Tikus Wistar Jantan Hiperkolesterol
Lukman Azis (THP/ 2010)
Kulit Pisang
Nilai tidak memiliki nilai ekonomi di masyarakat
dan tidak dimanfaatkan :(
Air (g) : 68.90 Karbohidrat (g) : 18.50 Lemak (g) : 2.11 Protein (g) : 0.32 Kalsium (mg) : 715 Fosfor (mg) : 117 Zat Besi (mg) : 1.60 Vitamin B (mg) : 0.12 Vitamin C (mg) : 17.50
PENDAHULUAN
1. Indonesia merupakan penghasil pisang paling besar di Asia
2. Kulit Pisang merupakan L I M B A H
3. Kandungan kulit pisang salah satunya adalah Pektin
4. Pektin merupakan polisakarida kompleks yang bersifat asam
5. Indonesia masih melakukan import untuk pektin
6. Penyakit Jantung merupakan Pembunuh PERTAMA no 1 didunia
7. Kolesterol adalah penyebab penyempitan saluran pembuluh darah
Produksi Pisang di Indonesia per Tahun 5.037.472 ton
Sampai saat ini kulit pisang tidak dimanfaatkan
Import pektin pertahun mengalami peningkatan mencapai lebih dari 100 ton
Sumber : Balai penelitian dan pengembangan Industri, Jatim Surabaya (1982)
Pektin adalah Polisakarida Kompleks maka mampu berfungsi seperti Serat Pangan
Proses Ekstraksi
Proses Penepungan Kulit Pisang
Kulit Pisang __ diiris tipis-tipis (ketebalan 0,5 cm) -- direndam dalam Na Metabisulfit 0,1% selama 10 menit -- ditiriskan -- dicuci dengan air mengalir -- diBlanching selama 10 menit dengan suhu 100C -- didinginkan disuhu ruang -- dikeringkan di cabinet dryer suhu 55C selama 12 jam -- diblender selama 1 menit -- tepung kulit pisang
Proses Ekstraksi Pektin
tepung kulit pisang -- ditambahkan pelarut asam asetat pH 2,5 -- dilakukan ekstraksi dengan hot plate stirer suhu 90C selama 60 menit -- disaring dengan kain saring lapis 8 -- filtrat.
Pengendapan Filtrat
dilakukan penguapan diatas air mendidih -- dicampur dengan etanol 96% (filtrat : etanol 1:2) -- diaduk selama 10 menit -- ditunggu mengendap selama 2 jam -- disaring dengan kertas saring (filtar dibuang) -- endapan pektin
Proses Purifikasi Pektin
endapan pektin dicuci dengan etanol 70% dan dilakukan sebanyak 3x (filtrat dibuang) -- pektin basah -- dikeringan di cabinet dryer dengan suhu 55C selama 2 jam -- ditepungkan dengan mortar -- tepung pektin
KESIMPULAN
Ekstraksi pektin dari limbah kulit pisang perlu dilakukan uji lanjut dengan cara in vivo pada hewan uji untuk mengetahui fungsi dari pektin tersebut. Pada penulisan kali ini pektin diujikan pada hewan yang dikondisikan dengan jumlah lemak dan kolesterol yang berlebih. Hal tersebut diindikasikan bahwa pektin mampu mengikat kolesterol dalam tubuh karena pektin yang merupakan jenis polisakarida yang memiliki fungsi hamper seperti serat pangan.

Kelompok I adalah kelompok normal, dimana tikus diberikan makanan standart dengan pemberian aquades.
Kelompok II adalah kelompok tikus dengan perlakuan pemberian makanan dengan diit tinggi lemak dan kolesterol dengan pemberian aquades.
Kelompok III adalah kelompok tikus dengan perlakuan pemberian makanan diit tinggi lemak dan kolesterol dengan pemberian ekstraksi pektin dengan dosis 2 mg.
Kelompok IV adalah kelompok tikus dengan perlakuan pemberian makanan diit tinggi lemak dan kolesterol dengan pemberian ekstrak pektin dengan dosis 4 mg.
Kelompok V adalah kelompok tikus dengan perlakuan pemberian makanan diit tinggi lemak dan kolesterol dengan pemberian ekstrak pektin dengan dosis 8 mg.
Kelompok VI adalah kelompok tikus dengan perlakuan pemberian makanan diit tinggi lemak dan kolesterol dengan pemberian atorvastatinl.

Pembagian Kelompok Uji
Perencanaan Dosis Pektin yang di oralkan
2 mg, 4 mg dan 8 mg.
Penentuan Dosis Atorvastatin
Dosis = 600 mg/ g bb
Tikus 25 gr = 0,0062 x 600 = 3,72 mg/ 0,5 cc
3,72 mg/ 20 g bb = 0,186 mg/ g bb
= 0, 186 mg/ kg bb x 1000
= 186 mg/ kg bb
Yang diberikan per-oral

T E R I M A K A S I H
perhitungan dengan dosis gemfibrozil
Full transcript