Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

ASKEP KOLESISTITIS

No description
by

Eni Muslihah

on 23 October 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of ASKEP KOLESISTITIS

Definisi
Kolesistitis (cholecystitis) merupakan inflamasi yang terjadi pada kandung empedu (vesika felea) yang menyebabkan nyeri akut, nyeri tekan, dan kekakuan pada abdomen kuadran kanan atas (Smeltzer, 2001).
Kolesistitis adalah penyakit inflamasi kandung empedu yang sering diakibatkan oleh batu empedu tetapi dapat juga akibat faktor iskemia, gangguan motilitas, trauma langsung bahan kimia, infeksi mikroorganisme, protozoa, parasit, penyakit kolagen, dan reaksi alergi. (Journal of Hepatobiliary Pancreat Surgery, 2007)
Etiologi
Infeksi
Menderita kolelitiasis (batu empedu)
Statis cairan empedu
Iskemia kandung empedu
Pembedahan (terjadi perubahan fungsi)
Luka bakar
Pemasangan infus dalam waktu lama
Trauma abdomen
Klasifikasi Kolesistitis
Manifestasi Klinis
Nyeri
Mual, muntah, perut terasa kembung 
Ikterus (apabila batu empedu menghalangi saluran empedu).
Suhu badan tinggi (demam)
Suhu badan tinggi (demam)

Klasifikasi Kolesistitis Kimura et al (2007)
Edematous cholecystitis (2-4 hari)
Necrotizing cholecystitis (3-5 hari)
Suppurative cholecystitis (7-10 hari)

Klasifikasi secara umum :

1. Chronic cholecystitis
2. Acute cholecystitis

Klasifikasi berdasarkan timbulnya penyakit:

1. Kolesistitis Kalkulus
2. Kolesistitis Akalkulus

ASKEP KOLESISTITIS
Pemeriksaan diagnostik
1. Pemeriksaan Ultrasonografi (USG)
2. Skintigrafi saluran empedu
3. Pemeriksaan CT scan abdomen.
Patofisiologi
Pada individu normal, cairan empedu mengalir ke kandung empedu pada saat katup Oddi tertutup. Dalam kandung empedu, cairan empedu dipekatkan dengan mengabsorpsi air. Derajat pemekatannya diperlihatkan oleh peningkatan konsentrasi zat-zat padat. Stasis empedu dalam kandung empedu dapat mengakibatkan supersaturasi progresif, perubahan susunan kimia dan pengendapan unsur tersebut. Perubahan metabolisme yang disebabkan oleh perubahan susunan empedu, stasis empedu, dapat menyebabkan infeksi kandung empedu.
WOC
Penatalaksanaan
1. Terapi medis
Antiemetik sebagai penghilang rasa mual
Antipiretik untuk menurunkan suhu tubuh
Analgesik untuk menghilangkan rasa nyeri
2. Hospitalisasi
3. Bed rest
4. Penatalaksanaan diet
5. Terapi pembedahan (kolesostektomi)
Komplikasi
kolesistitis akut
kolesistitis kronis
1. hidrop kandung empedu
2. empiema kandung empedu
3. fistel kolesistoenterik
4. ileus batu empedu (gallstone ileus)
Prognosis
Penyembuhan spontan didapatkan pada 85% kasus, sekalipun empedu menjadi tebal, fibrotic, penuh dengan bati dan tidak berfungsi lagi. Tidak jarang menjadi kolesistitis rekuren. Kadang-kadang kolesistitis akut berkembang secara cepat menjadi gangrene, empyema dan perforasi kandung empedu, fistel, abses hati atau peritonitis umum.
ASKEP
Pengkajian
1. Anamnesa
Identitas
Keluhan Utama
Riwayat penyakit sekarang
Riwayat penyakit dahulu
Riwayat psikososial
2. Pemeriksaan Fisik (B1-B6)
3. Pemeriksaan Laboratorium
Diagnosa Keperawatan
1. Nyeri akut b.d peradangan kandung empedu
2. Hipertermi b.d infeksi pada kandung empedu
3. Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d rasa penuh pada abdomen
4. Resiko kerusakan integritas kulit b.d rasa gatal pada kulit
5. Resiko Infeksi b.d luka insisi

Analisa Data
Intervensi
Askep Kasus
Ny. T berusia 55 tahun MRS tanggal 1 Oktober 2013 dengan keluhah nyeri di daerah perut dan menjalar sampai ulu hati. Diperoleh hasil TD:120/60. RR:20, N:100, S:38,5. Klien mengeluh perutnya kembung dan mual sehingga pasien tidak mau makan. Setelah dilakukan pemeriksaan diagnostik menunjukkan adanya pus atau ifeksi pada kandung empedu terlihat juga pada pemeriksaan darah terjadi peningkatan jumlah leukosit sebanyak 4000 dan ternyata Ny. T di diagnosa medis kolesisititis. Sejak MRS sampai sekarang NY. T mengalami penurunan intake makanan. Ny. T tidak pernah menghabiskan makanan dan BB Ny. T menurun dari waktu MRS 68kg menjadi 62 kg.Klien selalu mengeluh nyeri perut dan perut yang rasanya penuh saat makan sedikit.
Thank You :)
Full transcript