Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

MENGORGANISASIKAN DAN MENULIS PESAN BISNIS

No description
by

aditya wiratama

on 22 September 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of MENGORGANISASIKAN DAN MENULIS PESAN BISNIS

MENGORGANISASIKAN DAN MENULIS PESAN BISNIS
2.MENGORGANISASIKAN DATA
"RESPON AUDIENSI MENENTUKAN POLA ORGANISASI PESAN"
POLA TIDAK LANGSUNG
POLA LANGSUNG
KESIMPULAN
BAB 6
BUKU: KOMUNIKASI BISNIS (PROSES&PRODUK)
EDISI 4
PENERBIT: SALEMBA EMPAT
NAMA: JUTIAH (022142040)
NUR PUJI PERIWI (022142046)
AYU WULANDARI (022142052)
UNIVERSITAS TRISAKTI
Cara untuk membuat kalimat lebih mudah dibaca
Gunakan Kalimat Pendek :
panjang kalimat Tingkat pemahaman
8 kata 100%
15 kata 90%
19 kata 80%
28 kata 50%
Membuat Paragraf yang Bermakna
Membahas satu topik
Mengatur kalimat ke dalam paragraf
Menggunakan pola paragraf langsung
Menggunakan pola paragraf berputar
Menggunakan pola paragraf tidak langsung
Mengaitkan ide untuk membangun hubungan
Meneruskan ide kunci
Menyambung kalimat
Menggunakan kalimat transisi untuk membangun hubungan
Menyusun paragraf pendek
3.MENGORGANISASIKAN IDE KE DALAM POLA
Pola Langsung untuk Audiensi Reseptif
=> dalam menulis pesan apa pun, anda perlu mengantisipasi reaksi audiensi terhadap ide anda dan membingkai pesan anda sesuai dengan hal itu.
Pola Tidak Langsung untuk Audiensi yang Tidak Reseptif
=> bila anda memberikan audiensi tidak tertarik, tidak ingin, tidak suka, atau bahkan bersikap bermusuhan, pola tidak langsung lebih tepat digunakan
1.MENCARI DATA DAN MENGHASILKAN IDE
Metode Riset Formal
Riset Informal
Menghasilkan Ide dengan Brainstorming
Mengumpulkan Informasi dan Menghasilkan Ide di Tempat Kerja
4.MENYUSUN DRAFT PERTAMA
setelah meneliti topik, mengorganisasikan data, dan memilih pola organisasi pesan, anda siap untuk menulis.
*Bagan Desimal
=> menunjukkan bagaimana ide saling terkait satu sama lain.
1.0. Komponen utama pertama
1.1. Subpoin pertama
1.1.1. Rincian, ilustrasi, bukti
1.1.2. Rincian, ilustrasi, bukti
1.2. Subpoin kedua
1.2.1.
1.2.2.
2.0. Komponen utama kedua
2.1. Subpoin pertama
2.1.1.
2.2.2.
3.0. Komponen utama ketiga
3.1. 3.1.1.
3.1.2.
3.2. 3.2.1.
3.2.2.


Membuat Daftar Bagan
*Bagan Alfanumerik
=> menunjukkan ide mayor dan minor
I.Komponen utama pertama
A. Subpoin pertama
1. Rincian, ilustrasi, bukti
2.Rincian, ilustrasi, bukti
B. Subpoin kedua
1.
2.
II.Komponen utama kedua
A. Subpoin pertama
1.
2.
B. Subpoin kedua
III. Komponen utama ketiga
A.
1.
2.
B.
1.
2.
jika senang
jika tidak tertarik

jika netral
>> POLA LANGSUNG<<
jika tidak ingin atau tidak tertarik
jika tidak senang atau kecewa
jika bermusuhan
>>POLA TIDAK LANGSUNG<<
1.Membuat Kalimat yang Efektif
=> kalimat harus mempunyai subjek dan predikat serta harus mempunyai arti.
Anak kalimat :
1. Independen
2. Dependen
kalimatyang terdiri atas 20 kata atau kurang mempunyai pengaruh yang lebih baik.
Menekan Ide Penting
Mengunakan Kalimat Aktif dan Pasif
Dalam mengorganisasikan dan menulis pesan bisnis kita dapat mengetahui beberapa aspek agar suatu organisasi dapat menulis pesan bisnis lebih efektif dan bermakna.
STUDI KASUS
TIM HORTONS
adalah restoran kasual cepat Kanada yang paling dikenal untuk kopi dan donat, dan lain-lain. Hal ini juga pelayanan makanan siap saji terbesar di Kanada dengan lebih dari 3000 toko di nasional. Restoran ini didirikan pada tahun 1964 oleh pemain hoki Kanada Tim Horton dan Jim Charade, setelah usaha awal di restoran hamburger. Pada tahun 1967 Horton bermitra dengan investor Ron Joyce, yang memegang kendali atas operasi setelah Tim Horton meninggal pada tahun 1974, dan memperluas rantai menjadi waralaba multi-juta dolar. Charade meninggalkan organisasi pada tahun 1966 dan kembali secara singkat pada tahun 1970 dan 1993 sampai 1996.
Menerapkan keterampilan Tim Hortons
melakukan brainstorming untuk mengumpulkan informasi untuk proyek ini
Full transcript