Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

In House Training

No description
by

dawam muhammad

on 17 February 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of In House Training

Mc
In house training
materi iht
Pengantar MC
Jenis-jenis Acara dan Etika Protokoler
Teknik-teknik MC
Penggunaan Bahasa
Teknik Mengelola Kegiatan (Persiapan, Saat Tampil, Setelah Acara)
Strategi menghadapi "kendala" MC
Praktek MC
Kanwil
DJP NUSRA
by: KD
Mataram, Februari 2015
Strategi Menghadapi "Kendala" MC
Pengantar MC
Teknik-teknik
Jenis-Jenis Acara dan Etika Protokoler
Teknik Mengelola Kegiatan
Fungsi Pemandu Acara
Dalam kegiatan suatu acara, pemandu acara / pembawa acara / Master of Ceremony (MC) adalah orang yang amat bertanggung jawab atas kelancaran rangkaian suatu acara.
atau
Kriteria Pembawa Acara
a. waKil citra panitia & pribadinya
b. komunikator
Pusat perhatian => beban berat
Keberhasilan rancangan acara, bergantung kepiawaian MC
Setiap tutur kata, perilaku, gaya bicara => menjadi perhatian audience
Tuntutan mampu menyeberangkan segala pesan dan informasi kepada audience
bukan sekedar "Tukang Bicara"
Tuntutan Kemampuan
a. keterampilan olah vocal
b. kepribadian
c. kreatif dan berjiwa entertainner
Keterampilan pengolahan suara
Memenuhi kriteria dinamika komunikasi yang menarik
Karakter orisinil => tidak meniru gaya orang lain
Peka terhadap perkembangan, spontanitas
Menambah wawasan / referensi => sebagai bahan / materi MC
Sense of Humor
Pengolahan suara
IHT MC = IHT Public Speaking ???
Public Speaking
Proses berbicara kepada sekelompok orang secara sengaja serta ditujukan untuk menginformasikan, mempengaruhi, atau menghibur orang lain
Tujuan utama dari PS dapat dicapai dengan penyampaian informasi yang sederhana sehingga memotivasi orang untuk bertindak => dapat mengubah emosi orang.
1. Intonasi (intonation) => sebaiknya suara tidak datar, tetapi mengandung irama
2. Stressing => memberikan energi dalam suara, penekanan pada kalimat yang dianggap penting
3. Phrasing => dalam berbicara sebaiknya memberikan jeda. Atur juga speed/kecepatan.
4. Artikulasi (articulation) => pengucapan kalimat, pelafalan kata harus jelas
5. Infleksi => Lagu kalimat, perubahan nada suara. Infleksi naik menunjukkan adanya lanjutan kalimat atau menurun untuk menunjukkan akhir kalimat.
Olah Pernafasan
ada
3 jenis pernafasan:
Pernafasan dada => bagian dada yang mengembang dan mengempis. Kurang baik, MC cepat lelah dalam memproduksikan suara, sebab peralatan pernafasan tidak dapat bekerja dengan leluasa. MC akan cepat merasa gatal ditenggorokan => suara serak.
Pernafasan perut => cukup baik melatih vokal, tapi kurang membentuk volume suara
Pernafasan diafragma => Paling efektif bagi MC
Kua
litas suara yang diperlukan seorang pembawa acara adalah “suara
per
ut”, suara yang keluar dari rongga badan antara dada dan perut –
dike
nal dengan sebutan “suara diafragma”.Jenis suara ini akan lebih
ber
tenaga (powerfull), bulat, terdengar jelas, dan keras tanpa harus
ber
teriak.
Aplikasi latihan / senam
*
Muka singa / Lion Face
Mengurut rahang
Melipat lidah ke atas
Melipat lidah ke bawah
Lidah menyapu bibir
Menggetarkan bibir / Motor boat
Mengatupkan gigi
Latihan leher
Pijat tenggorokan
Memutar bahu
Sayap Malaikat / Angle wing
Ping pong
Nafas panjang
Menarik perut / Pit-paf
Meraih bintang / Reaching the star
Tiga Besar Program / Acara :
1. Program Acara yang Bersifat formal / resmi
2. Program Acara Semi-formal / setengah resmi
3. Program Acara Non-formal / tidak resmi
misal: upacara bendera, acara kenegaraan, acara ijab qobul / akad nikah, acara pemberkatan nikah, upacara adat pernikahan, acara peringatan hari besar keagamaan, wisuda pendidikan formal, upacara pemakaman di Taman Makam Pahlawan, dll.
misal: acara pertunangan, perhelatan resepsi pernikahan, pertunjukan kebudayaan, jamuan makan untuk tamu negara, peresmian peluncuran produk, pembukaan pameran, dll
misal: pentas panggung musik, pesta ulang tahun, tasyakuran, pentas seni, pelepasan peserta lomba, dll
Etika Protokoler
seorang MC (khususnya di acara formal dan semi formal) harus memahami:
Tata Acara
Tata Busana , Tata rias
Tata tempat
Tata urutan tamu yang hadir
Tugas Pokok MC
1. Opening / Pembukaan
2. Kesinambungan / Kontinuitas
3. Closing / Penutup
menyampaikan salam / greetings, menyebutkan aturan acara dan maksud penyelenggaraannya secara ringkas
menjaga kelancaran kesinambungan acara demi acara
menutup program, bila perlu sambil mohon maaf atas nama penyelenggara dan ucapan terima kasih
"Primus Interpares"
MC memiliki kedudukan yang utama, karena pada intinya MC merupakan sosok yang menentukan sukses tidaknya sebuah acara.

Jadi, MC harus memiliki semangat rendah hati dan selalu mampu menghargai orang lain dengan tulus ikhlas.
* sumber: Hayomi Personal Development
Penggunaan Bahasa
(Persiapan, Saat Tampil, Setelah Acara)
Persiapan Bertugas Sebagai MC
1. Rileks… Pastikan kondisi tubuh & suara fit, segar dan normal. Atasi rasa gugup dengan menarik nafas panjang dan dalam, menggerakkan badan sedikit untuk sekedar melemaskan otot yang kaku, berdiri tegap lalu tersenyumlah
2. Know The Room (Kenalilah ruangan tempat anda akan menjadi Pembawa Acara) => hadir tepat waktu atau lebih awal
3. Know The Audience (Kenali karakteristik tamu dan pandang mereka sebagai sahabat)
4. Know The Material (Kuasai bahan/ acara yang akan dibawakan). Baca literature yang diperlukan untuk menunjang pengetahuan anda, karena semakin banyak yang anda ketahui tentang acara yang anda bawakan, pasti semakin Percaya Diri
(1)
Persiapan Bertugas Sebagai MC
(II)
5. Ikuti gladi kotor (dry-rehearshal) hingga gladi bersih (general-rehearshal) jika dikehendaki panitia
6. Check and re-check, mulai susunan acara, kalimat yang diucapkan, daftar tamu, check voice atau mike-test
7. Mempersiapkan clue card / kartu MC, selebar 1/4 sd 1/2 quarto atau fasilitas lain seperti tablet.
8. Pakailah pakaian yang serasi/cocok dengan acara, jangan sampai saltum atau salah kostum. (Buatlah sedikit saja berbeda dengan tambahan assesories atau pernak-pernik jika harus memakai seragam yang sama dengan tamu atau panitia. Ingat Pembawa Acara adalah pusat perhatian)
Persiapan Bertugas Menjadi MC
(III)
9. Pakailah Make Up (meskipun anda laki-laki pakailah sedikit riasan wajah agar wajah tidak mengkilap atau berwarna gelap)
10. Tidak membawa barang bawaan yang terlalu banyak, sehingga bisa mengganggu tugas sebagai MC (BB, HP, tas, dll)
11. Jaga mulut & tenggorokan selalu basah, untuk itu siapkan air
putih
yang siap diminum jika dibutuhkan
12. Jangan makan & minum yang akan menggan
ggu organ tubuh anda,
minimal satu jam sebelum tampil misalnya
soda, makanan berlemak (yang
bisa membuat mual), makanan pedas atau
asam
13. Tampillah Percaya Diri dan Be Yourself
=> "Tidak ada sukses karena meniru
"
14. Doa
Teknik Performa dan Gesture
1. Lakukan Eye Contact : Pandangi audience ke seluruh ruangan, padang tepat ke mata mereka, (bila memungkinkan dekati bila ada yang tidak interest dengan anda)
2. Lakukan gerakan tangan/isyarat/sikap yang alami, spontan (tidak dibuat-buat), tidak sepotong-sepotong, tidak ragu, serasi dengan kalimat yang diucapkan, gunakan penekanan pada point penting, tapi jangan berlebihan. But The Most important Gesture : TO SMILE
3. Gerakan Tubuh ini meliputi ekspresi wajah, gerakan tangan, kaki, lengan, bahu, mulut atau bibir, gerakan hidung, kepala, badan
4. Jangan melakukan gerakan yang monoton misalnya meremas-remas jari, menepuk tangan, dll

Teknik Performa dan Gesture
(II)
(I)
5. Jangan lakukan gerakan yang tidak bermakna / tidak
mendukung
pembicaraan, misalnya memegang kerah baju, mengelus at
au
menyibak rambut, memainkan microphone, garuk-garuk ke
pala, dll
6. Ucapkan setiap kalimat dengan senyum sehingga suara yang dihasilkan adalah Smilling Voice
7. Jangan sekali-kali anda membuat joke tapi anda sendiri tertawa terpingkal-pingkal
8. Jika melempar Joke lakukan sedikit pause untuk memberi kesempatan audience tertawa.
9. Jika dalam opening anda mengucapkan salam, beri jeda beberapa detik untuk memberi kesempatan audience menjawab

Saran :

1. Sebaiknya seorang Pembawa Acara / MC memiliki kemampuan menyusun acara yang sesuai dengan aturan protokoler, sehingga MC bisa memberi masukan pada penyelenggara acara, dan tidak sekedar menuruti keinginan penyelenggara yang belum tentu tepat.
2. Pembawa Acara / MC harus bisa berfikir dan bertindak cepat serta punya planning-planning cadangan, jika terjadi trouble yang tidak dikehendaki saat acara berlangsung. Sehingga acara tidak tampak kacau atau audience merasa bosan.
3. Kunci sukses seorang MC juga ditentukan oleh ‘jam terbang’ nya, dengan kata lain pengalaman praktek menjadi pembawa acara sangat mutlak diperlukan.
Duduk (jarang) : Tubuh tegak, bahu relaks, tangan diatas pangkuan

Berdiri :
Untuk wanita membentuk sudut 45° (salah satu kaki pose), tegak, dada tegap, bahu relaks
Untuk pria kaki sedikit terbuka.

Berjalan : Tubuh tegap, bahu relaks dan langkah mantap.
Saat Tampil Sebagai MC
Sebaiknya tetap "tunduk" pada stage manager, sehingga segala perubahan susunan acara, juga harus dikonsultasikan lebih dahulu kepadanya.
Bisa berkomunikasi dengan pihak lain (protokoler, sound man, lighting, panitia, dll. MC harus mampu memahami kondisi, apabila terjadi perubahan mendadak akibat suasana atau kondisi tertentu.
Tidak sombong (jaim) karena akan mematikan kreatifitas
Mampu bersikap tenang, menjaga "mood" dan kestabilan emosi dalam kerangka proses kerja yang bersifat simbiosis-mutualisme
Pastikan 5 menit pertama sukses tanpa kesalahan
Voice control
Meletakkan clue card secara rapi dan berurutan
Setelah Bertugas MC
Tetap bersikap tenang, jangan lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukung acara, serta apabila perlu, mewakili penyelenggara memohonkan maaf, kalau terjadi hal-hal yang tidak berkenan
Jangan lupa untuk berpamitan secara baik-baik dengan segenap 'crew' acara
Evaluasi => untuk perbaikan, bukan untuk menghakimi atau menyesali satu kesalahan.
Sikap Tubuh
catatan: MC informal lebih bebas untuk ber-ekspresi....
MC Acara Formal atau Semi Formal
Ada 5 tips:
1.
S
mile => simbol keramahan, keterbukaan dan kesediaan kita untuk berkomunikasi. Namun, tetap dikontrol agar menjadi sewajarnya dan tidak berlebihan
2.
M
ake build a good will => itikad baik diperlukan agar informasi tersampaikan dan komunikasi berjalan lancar
3.
I
nterest => menunjukkan passion dan ketertarikan kepada audience
4. good
L
ooking => MC formal dan semi formal perlu memperhatikan penampilan
5.
E
xperience => jam terbang
MC Acara Informal
5 tips:
1.
P
ersiapan => tahu tujuan acara, update informasi yg "happening", survey lokasi, on time, clue card yang berisi point-point
2.
A
ppreciative => memahami dan menerima style dan segment dari audience
3.
J
angan terlalu fokus pada penampilan => in formal... bebas sepanjang tidak melanggar norma
4.
A
plikatif => curahkan semua kemampuan (jokes, kreatifitas)
5.
K
ekurangan diubah jadi kelebihan => totalitas, berfikir positif dan tidak fokus pada kekurangan yang kita miliki, sehingga terbangun rasa PD
" Kesan yang kuat akan muncul, apabila ditunjang oleh penampilan luar yang perfect"
Slogan MC
(H.A. Sjukri Ahkab)
" Tampil ke atas panggung tanpa persiapan...
akan turun panggung tanpa penghormatan "
" Bila saya benar, tidak seorang pun ingat....
Bila saya salah, tak seorang pun lupa.... "
=> Aksentuasi (accentuation) atau logat
Hindari logat kedaerahan yang 'medhok'
=> apabila menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa asing harus 'pas'
=> Hindari pengucapan kata yang sama pada bagian yang sama (redundancy)
=> Kecuali untuk acara non formal, sebaiknya gunakan bahasa Indonesia yang baku.
Dalam melaksanakan tugasnya, seorang MC harus mengenal audiencenya, menyapa audience dengan kesopanan berbahasa yang baik.
Antara lain dapat dilihat dalam contoh berikut :
Kalian : Untuk audience yang lebih muda
Saudara : Untuk acara umum atau acara dinas
Anda : Untuk audience yang heterogen
Bapak/Ibu : Untuk acara resmi
Kami : dipakai dalam acara resmi, mewakili panitia.
Saya : Biasanya dipakai dalam acara hiburan
Kemampuan berbahasa
Suara seorang MC/PA tergantung pada acaranya :
Acara Resmi ;
Suara natural, lambat, rendah, khidmat, serius, bila dilapangan harus dengan suara yang lebih kuat.
Acara Hiburan ;
Suara terkadang agak cepat, fluktuatif, kadang-kadang kuat dan bersemangat.

Suara
merupakan senjata dan suatu hal yang sangat vital bagi seor
ang MC, kar
ena dengan suara dia akan mempengaruhi audiencenya.
Suara dan Cara Berbicara

Volume
suara sangat tergantung pada sasarannya, karena itu harus
mengen
al penggunaan mike, dan yang harus diperhatikan: suara harus bulat
1.Peny
esuaian terhadap pengeras suara sangat tergantung pada jenis
suara,
jarak mulut dari mike, dan tinggi rendah letak pengeras suara.
2.Ada
suara yang disebut mikrophnis, yang dapat ditangkap mike dengan
baik,
suaranya enak terdengar ditelinga (berkualitas).
Standar kecepatan bicara MC berhubungan dengan karakteristik acara. Acara resmi harus tenang dengan suara berwibawa, tetapi pada acara hiburan kecepatan tergantung pada situasi kondisi.
Be
berapa kendala yang mungkin timbul yang dapat menghamb
at
kelancaran penyelenggaraan acara :
Undangan sudah beredar lalu terjadi perubahan waktu
dan
tempat penyelenggaraan acara
Pakaian MC/PA tidak sesuai dengan acara
Pejabat yang akan memberikan sambutan tidak dat
ang.
Pengarahan terlalu panjang.
Pada saat acara berlangsung, petugas acara misalnya pembaca

doa tidak nampak/pergi
Acara sudah selesai, konsumsi belum datang
Listrik mati sewaktu acara berlangsung
Konsentrasi hadirin terpecah karena ada keribu
tan
Acara sudah selesai, konsumsi belum datang
Listrik mati sewaktu acara berlangsung
Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi gangguan acara :
1. Diperlukan sikap cepat tanggap, kreatif dan inovatif dari seorang penanggungjawab acara.
2. Bila kendala yang dialami terjadi sebelum pelaksanaan acara dan sifatnya sangat prinsipil misalnya perubahan waktu, tempat dan materi acara, maka perlu dikoordinasikan dengan pejabat yang lebih tinggi dan pihak-pihak terkait lainnya.
3. Bila kendala terjadi sewaktu acara sedang berlangsung, penanggungjawab acara bekerjasama dengan pembawa acara bersama-sama mengatasinya. PA/MC harus siap menyampaikan dengan kata-kata yang jelas dan sopan kepada hadirin tentang keadaan yang terjadi.
4.Jangan menerima permintaan atau perintah orang lain selain penanggungjawab acara pada saat acara berlangsung.
Full transcript