Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

PENGETAHUAN BAHAN (PENDAHULUAN)

No description
by

surya perdana

on 31 August 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of PENGETAHUAN BAHAN (PENDAHULUAN)

Perspektif Sejarah
Semua yang ada di sekitar dihasilkan dari material. Revolusi material dimulai dari abad batu, tembaga perunggu, besi dan komposit adalah bukti pentingnya material
Proses metalurgi dimulai sejak 6000 tahun sebelum masehi, saat ini telah diketahui 86 logam dan hanya 24 jenis ditemukan selama abad 19
Tujuh logam purbakala adalah : emas (6000 sm), tembaga (4200 sm), timbal (3500 sm), timah (1750 sm), peleburan besi (1500 sm) dan air raksa (750 sm)

Perspektif
Sejarah
THANK YOU
PENGETAHUAN BAHAN (PENDAHULUAN)
OLEH : SURYA PERDANA, ST., MM.


TEKNIK INDUSTRI
UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI

Ilmu dan Teknologi Material

Bahan Teknik adalah semua unsur atau zat yang berbentuk padat, cair, atau gas yang banyak di gunakan untuk kebutuhan keperluan dunia teknik atau industri
Padat : Logam, keramik, plastik, kaca, karet,kayu
Cair : Pelumas, air, bensin, solar, bahan kimia lain
Gas : Oksigen, Asiteln, hidrogen, CO2 dan lainnya

Ilmu dan Teknologi Material

Materi / Bahan : Segala sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang

Material Teknik : Semua bahan atau materi yang dipergunakan untuk keperluan aplikasi teknik.

Bahan alami adalah bahan yang disediakan oleh alam yang belum tersentuh oleh manusia

Bahan mentah adalah bahan alami yang diperoleh oleh manusia dengan tujuan dimanfaatkan untuk keperluan selanjutnya atau semua material alam yang diperoleh melalui usaha / kerja manusia, misalnya bahan tambang/ galian

Ilmu dan Teknologi Material
Material dalam perkembangan teknologi
Era batu, era perunggu dan era besi
Penemuan api ; temperatur rendah 700⁰~800⁰C sampai saat ini 2000⁰ mempengaruhi perkembangan material
Penemuan material non-logam

Aplikasi bahan teknik
Pemakaian material untuk memudahkan kehidupan manusia, mulai dari alat rumah tangga, alat pertanian, transportasi, persenjataan dsb

Trend (kecenderungan)
Tantangan akan konservasi energi → material yang ringan
Kebutuhan proses dengan suhu tinggi → material yang tahan temperatur tinggi

Materials science & engineering
Ilmu yang diperoleh melalui pembelajaran, pengalaman dan praktek dalam
mengembangkan cara-cara untuk menggunakan secara ekonomis material dan sumber daya yang terdapat di alam untuk kemaslahatan manusia


Ilmu dan Teknologi Material
Manfaat Pengetahuan Bahan
Perancangan Alat
Perawatan Mesin
Pemilihan Material untuk Produk Baru
Pengembangan Material Baru
Analisa Kegagalan Komponen Alat
Assesment Umur Tersisa Alat

Ilmu dan Teknologi Material
Klasifikasi Material
Logam Paduan (Metal Alloys)
a. Logam Fero
b. Logam Non Fero
Polimer
Keramik
Komposit

Klasifikasi Material (Logam)
Logam paduan (Metal Alloys)

Logam paduan adalah bahan campuran yang mempunyai sifat-sifat logam, terdiri dari dua atau lebih dari unsur-unsur untuk mendapatkan sifat fisik, mekanik, listrik, dan visual yang lebih baik, dengan sebagai unsur utama adalah logam

Logam adalah unsur kimia yang mempunyai sifat-sifat, yaitu :
Dapat ditempa dan diubah bentuk
Penghantar panas dan listrik
Keras (tahan terhadap goresan, potongan atau keausan)
kenyal (tahan patah bila dibentang)
kuat (tahan terhadap benturan, pukulan martil)
liat (dapat ditarik).

Klasifikasi Material (Logam)
Logam Fero

Logam ferro adalah suatu logam paduan yang terdiri dari campuran unsur karbon dengan besi. Untuk menghasilkan suatu logam paduan yang mempunyai 2 sifat yang berbeda dengan besi dan karbon maka dicampur dengan bermacam logam lainnya.

Logam adalah elemen kerak bumi (mineral) yang terbentuk secara alami. Jumlah logam diperkirakan 4% dari kerak bumi. Logam dalam bidang keteknisian adalah besi. Biasanya dipakai untuk konstruksi bangunan-bangunan, pipa-pipa, alat-alat pabrik dan sebagainya.

Klasifikasi Material (Logam)
Berikut ini adalah table untuk  rekomendasi pemakaian jenis dan klasifikasi logam

Klasifikasi Material (Logam)
Table sifat-sifat baja dapat dipengaruhi oleh campuran logam yang lain.

Klasifikasi Material (Logam)
Table perubahan struktur logam
Klasifikasi Material (Logam)
Macam-Macam Logam Ferro
Logam ferro adalah suatu bahan yang mengandung unsure kebesi-besian seperti pada table dibawah ini :
Klasifikasi Material (Logam)
Logam Non Fero

Logam Non-Ferro (Non-Ferrous Metal) ialah jenis logam yang secara kimiawi tidak memiliki unsur besi atau Ferro (Fe), oleh karena itu logam jenis ini disebut sebagai logam bukan Besi (non Ferro).

Adapun macam-macam logam non ferro adalah Tembaga, Copper, Cuprum (Cu), Mangan, Manganese (Mn), Nikel, Nickolium (Ni), Uranium(U), Alumunium (Al), Magnesium(Mg), Kobalt (Co), Timah Putih, Tin, Stannum (Sn), Timah Hitam, Lead, Timbal, Plumbum (Pb), Wolfrom, Tungsten (W), Seng, Zincum (Zn), Khrom, Chromium (Cr), Boron (B), Cadmium (Cd), Iridium (Ir), Platinum (Pt)

Klasifikasi Material (Polimer)
Polimer (Polymer) merupakan molekul raksasa (makromolekul) yang terbentuk dari susunan ulang molekul kecil yang terikat melalui ikatan kimia.

Poly = banyak
Mer = bagian

Suatu polimer akan terbentuk bila seratus atau seribu unit molekul yang kecil yang disebut monomer, saling berikatan dalam suatu rantai. Jenis-jenis monomer yang saling berikatan membentuk suatu polimer terkadang sama atau berbeda.

Klasifikasi Material (Polimer)
a)       Polimer Alam

Polimer alam adalah polimer yang terdapat di alam dan berasal dari makhluk hidup. Contoh :
Klasifikasi Material (Polimer)
Kekurangan Polimer Alam

Umumnya polimer alam mempunyai sifat hidrofilik (suka air), sukar dilebur dan sukar dicetak, sehingga sangat sukar mengembangkan fungsi polimer alam untuk tujuan yang  lebih luas dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.  Sebagai contoh :
Karet alam kadang-kadang cepat rusak, tidak elastis, dan berombak. Hal tersebut dapat terjadi karena karet alam tidak tahan terhadap minyak bensin atau minyak tanah serta lama terbuka di udara.
Sutera dan wol merupakan senyawa protein bahan makanan bakteri, sehingga wol dan sutera cepat rusak.

Klasifikasi Material (Polimer)
b)       Polimer sintetis

Atau polimer buatan adalah polimer yang tidak terdapat di alam dan harus dibuat oleh manusia. Contoh :
Klasifikasi Material (Keramik)
Keramik : merupakan material yang kuat, keras dan juga tahan korosi. Selain itu keramik memiliki kerapatan yang rendah dan juga titik lelehnya yang tinggi. Keterbatasan utama keramik adalah kerapuhannya, yakni kecenderungan untuk patah tiba-tiba dengan deformasi plastik yang sedikit.
Klasifikasi Material (Komposit)
Komposit adalah suatu jenis bahan baru hasil rekayasa yang terdiri dari dua atau lebih bahan dimana sifat masing-masing bahan berbeda satu sama lainnya baik itu sifat kimia maupun fisikanya dan tetap terpisah dalam hasil akhir bahan tersebut (bahan komposit).

Komposit selain dibuat dari hasil rekayasa manusia, juga dapat terjadi secara alamiah, misalnya kayu, yang terdiri dari serat selulose yang berada dalam matriks lignin

Aplikasi :

dalam konstruksi pesawat terbang, karena mempunyai sifat ringan, kuat dan non magnetik.

Industri otomotif aluminium sebagai matrik dan penguatnya dengan serat seperti silikon karbida

Teknologi material konstruksi. Contoh : beton bertulang merupakan komposit yang terdiri dari besi beton dalam matriks beton

badan perahu layar dibuat dari plastic diperkuat dengan serat (FRP-fiber reinforced plastics); di sini digunakan serat gelas dan plastik jenis poliester.

Klasifikasi Material (Komposit)
Proses Pembentukan

Sifat komposit dipelajari dan dianalisis berdasarkan sifat komponen masing-masing. Maka berlakulah kaidah campuran, di sini sifat tergantung pada jumlah dan distribusi geometric masing-masing komponen. Kaidah campuran sederhana berlaku untuk sifat scalar seperti berat jenis atau kapasitas panas.

Material komposit terdiri dari lebih dari satu tipe material dan dirancang untuk mendapatkan kombinasi karakteristik terbaik dari setiap komponen penyusunnya.

Pada dasarnya, komposit dapat didefinisikan sebagai campuran makroskopik dari serat dan matriks.

Serat merupakan material yang (umumnya) jauh lebih kuat dari matriks dan berfungsi memberikan kekuatan tarik.

matriks berfungsi untuk melindungi serat dari efek lingkungan dan kerusakan akibat benturan

Pentingnya belajar bahan teknik
Seorang ahli teknik dituntut untuk merancang suatu produk.
Seorang ahli teknik dituntut untuk membuat suatu produk
Seorang ahli teknik mesin harus memilih bahan dalam pembuatan atau perbaikan.
Tuntutan ekonomik (optimasi antara fungsi dan harga)

Kebutuhan Material Modern
Material Masa Depan
Full transcript