Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

KETENAGAKERJAAN

No description
by

Dinda Syifa

on 22 June 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of KETENAGAKERJAAN

• Diskriminasi upah untuk beban kerja yang sama

• Eksploitasi atau kekerasan dalam pekerjaan

• Terkonsentrasi di sektor sekunder yang ditandai dengan upah yang rendah, ketidakstabilan pekerjaan yang tinggi, akses promosi jabatan yang rendah

• Terkonsentrasi pada jenis pekerjaan tertentu yang bersifat perpanjangan pekerja rumah tangga atau domestik.

Persoalan Gender dalam Ketenagakerjaan
Masalah ketenagakerjaan
Kualifikasi Tenaga Kerja
Tenaga kerja
adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat.
Pengertian Tenaga Kerja
Jumlah penduduk yang banyak dan meningkat
Jumlah pengangguran yang banyak
Pendapatan yang rendah
Latar Belakang
KETENAGAKERJAAN
Anggra Putra Bimantara
G1B013002
Khaisar Putri Hasanah
G1B013013
Thrizandi Dwiyana Rizki
G1B013034
Sansabila Laksmita
G1B013071
Fani Nuraini
G1B013077
Dina Pertiwi
G1B013078
Dinda Syifa Al' Adila
G1B013081
Diana Anggraeni
G1B013085
Yesinta Bella Savitri
G1B013087
Syifa Rahma Natasha
G1B013097
UU No. 13 tahun 2003 Bab I pasal 1 ayat 2
Konsep bekerja
menurut SP 2000
Bekerja (mempunyai pekerjaan)
Mencari pekerjaan
Berdasarkan penduduknya
Bukan tenaga kerja
Menurut Undang-Undang Tenaga Kerja No. 13 Tahun 2003

Tenaga kerja
Kelompok orang yang bekerja dibagi menjadi dua.
1. Fully utilized
2. Under utilized
a) Under utilized by hour, contohnya nelayan.
b) Under untilized by income, contohnya kuli bangunan.
c) Under utilized by mismatch.


Berdasarkan batas kerja
Angkatan kerja

Bukan angkatan kerja
Contoh kelompok ini adalah:
1. anak sekolah dan mahasiswa
2. para ibu rumah tangga dan orang cacat, dan
3. para pengangguran sukarela

Berdasarkan Kualitas Kerjanya
Tenaga kerja pendidik
Contohnya: pengacara, dokter, guru, dan lain-lain.

Tenaga kerja terlatih
Contohnya: apoteker, ahli bedah, mekanik, dan lain-lain.

Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih
Contoh: kuli, buruh angkut, pembantu rumah tangga, dan sebagainya
• Rendahnya kualitas tenaga kerja

• Jumlah angkatan kerja yang tidak sebanding dengan kesempatan kerja

• Persebaran tenaga kerja yang tidak merata

• Pengangguran
Pengangguran terbuka


Lemahnya posisi tawar menawar (bargaining position) buruh

Faktor-faktor yang menyebabkan rendah diantaranya:
1. Pemda seringkali lebih setuju usulan UMK dari asosiasi

2. Ada beberapa asosiasi pekerja yang bisa jadi takut dengan perusahaan

3. Banyak perusahaan belum menganggap bahwa buruh itu aset

4. Pekerjaan kurang solid.

5. Membludaknya dan murahnya tenaga kerja Indonesia teutama disektor pekerja kasar

6. Support masyarakat yang minim

Partisipasi ekonomi penduduk
TPAK adalah angka yang menunjukan persentase angkatan kerja terhadap penduduk usia kerja.

Secara umum TPAK dapat dirumuskan :

Angka TPAK dipengaruhi oleh faktor
jumlah penduduk yang masih bersekolah
dan
penduduk yang mengurus rumah tangga

TPAK berbanding lurus dengan jumlah angkatan kerja dan berbanding terbalik dengan jumlah penduduk usia kerja kemudian dikali 100

Pembangunan dan Transformasi Tenaga Kerja
Untuk melihat terjadinya transformasi pembangunan dapat dilihat penyebaran tenaga kerja menurut sektor:

1. Sektor A yaitu Agrikultur

2. Sektor Manifaktur

3. Sektor Service

A ------------ M ---------- S
Bentuk Transformasi Tenaga Kerja Ideal
A ------------ S ---------- M
Bentuk Transformasi Tenaga Kerja Indonesia
TKI
• Dalam pelaksanaan pembangunan selama ini terlihat nyata bahwa pertumbuhan angkatan kerja yang cukup pesat kurang dapat diimbangi oleh kemampuan penciptaan kesempatan kerja sehingga terjadi pengangguran terbuka yang terakumulasi setiap tahun

• Salah satu kebijakan yang dikembangkan oleh pemerintah untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan ialah mendorong pengiriman tenaga kerja ke luar negeri

Dampak Migrasi Internasional Terhadap Keluarga dan Pembangunan Nasional


1. Peningkatan pendapatan keluarga

2. Peningkatan devisa negara

3. Peningkatan ketrampilan kerja

4. Pengurangan masalah pengangguran.
Alasan Pemerintah

1. Makin kompleknya masalah kependudukan yang terjadi didalam negeri dengan berbagai implikasi sosial ekonomis

2. Terbuka kesempatan kerja yang cukup luas dinegara-negara kaya yang dapat menyerap tenaga kerja Indonesia

3. Sebelum PDII telah banyak tenaga kerja yang dikirim ke malaysia, Guyana, New Caledonia dan Suriname.

4. Setelah tahun 1975 pengiriman tenaga kerja ke luar negeri diprogramkan secara resmi oleh pemerintah dengan membentuk lembaga akan yang bekerja sama dengan PJTKIS.

Kesimpulan

Tenaga kerja
adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat.


Konsep bekerja
menurut SP 2000 ada dua, yaitu bekerja (mempunyai pekerjaan) dan mencari pekerjaan


Klasifikasi tenaga kerja
dibedakan menjadi 3 yaitu berdasarkan penduduknya, berdasarkan batas kerja dan berdasarkan kualitasnya.


Masalah ketenagakerjaan yang ada di indonesia
, yaitu rendahnya kualitas tenaga kerja, jumlah angkatan kerja yang tidak sebanding dengan kesempatan kerja, persebaran tenaga kerja yang tidak merata, pengangguran dan lemahnya posisi tawar menawar (bargaining position) buruh



Persoalan gender dalam ketenagakerjaan
, yaitu diskriminasi upah untuk beban kerja yang sama, eksploitasi atau kekerasan dalam pekerjaan, terkonsentrasi di sektor, dan terkonsentrasi pada jenis pekerjaan tertentu.

• Untuk mengetahui
partisipasi ekonomi penduduk
yaitu dengan melihat data TPAK (Tingkat Partisipasi Angakatan Kerja).

• Untuk melihat
terjadinya transformasi pembangunan
dapat dilihat penyebaran tenaga kerja terdiri dari 3 sektor, yaitu sektor A, sektor manifaktur dan sektor service


Pertumbuhan angkatan kerja
yang cukup pesat kurang dapat diimbangi oleh kemampuan penciptaan kesempatan kerja sehingga terjadi pengangguran terbuka yang terakumulasi setiap tahun maka dari itu pemerintah untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan ialah mendorong pengiriman tenaga kerja ke luar negeri

Full transcript