Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

pancasila

No description
by

tika yulia

on 22 November 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of pancasila

KWN PERAN PANCASILA DALAM MEMBERANTAS TERORISME KELOMPOK 2
1. Sasmita Fidyaningrum
2. Tika Yulia
3. Yoppie Ardi Utomo
4. Zarnuji
5. Binti Faridhatus
6. Kevin Aulia Sandi Pratama
7. Muslih Udin
8. Silvia Machfud
9. Ariyanti Kayanti
10. Haris Aydin
11. M. Faisol
12. Iin hidayanti
13. Ilham Pratomo LATAR BELAKANG Terorisme semakin merajalela di dunia termasuk di Indonesia shg menimbulkan kerugian yg besar, maka dari itu Pancasila sbg pedoman ideologi memiliki pengaruh yg besar dlm hal ini untuk mengatasi terorisme, dan Pancasila sbg dasar untuk penegak hukum. Pancasila merupakan sebuah dasar negara yang ideal, dalam Pancasila semua elemen dasar & vital dalam kehidupan manusia tercantum di dalamnya : 1.Ketuhanan yg merupakan fitrah yg telah ada sejak benih manusia dlm kandungan.
2.Kemanusiaan yg merupakan konsep vital dlm hubungan antar manusia.
3.Persatuan untuk membina & membangun kehidupan.
4.Kerakyatan yg merupakan inti demokrasi untuk membentuk sebuah komunitas yg lebih besar bernama negara.
5.Keadilan sosial sbg instrumen untuk menegakkan kehidupan bersama agar seimbang, bermartabat, kokoh & dinamis 1. Apakah yang dimaksud dengan terorisme, teroris dan latar belakangnya?
2. Apakah maksud dan fungsi dengan Pancasila sebagai ideologi?
3. Mengapa masih ada tindakan terorisme di Indonesia, padahal ada pancasila sebagai landasan ideologi bangsa?
4. Bagaimana cara penyelesaian yang tepat untuk memberantas terorisme? RUMUSAN MASALAH TERORISME TERORISME Terorisme adalah paduan dua kata, berasal dari teror dan isme.
Teror artinya usaha menciptakan ketakutan, kengerian, dan kekejaman oleh seseorang atau golongan
isme adalah sistem kepercayaan berdasarkan politik, sosial, atau ekonomi Terorisme merupakan suatu istilah yg digunakan untuk penggunaan kekerasan terhadap penduduk sipil/non sipil guna mencapai tujuan, terutama tujuan politik.
Terorisme dpt dilakukan oleh individu, sekelompok orang atau negara sbg alternatif dr pernyataan perang scr terbuka, dan pelaku yang melakukan tindak terorisme disebut teroris. Sebagai ideologi negara berarti bahwa pancasila merupakan gagasan dasar yang berkenaan dengan kehidupan negara. Sebagaimana setiap ideologi memiliki konsep mengenai wujud masyarakat yang dicita-citakan. Masyarakat yang dicita-citakan dalam ideologi pancasila adalah masyarakat yang dijiwai dan mencerminkan nilai-nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila, yaitu masyarakat yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan serta bertoleransi, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, masyarakat yang bertsatu dalam suasana perbedaan, berkedaulatan rakyat dengan mengutamakan musyawarah, serta masyarakat yang berkeadilan sosial Hubungan antara Terorisme dan Ideologi Pancasila. Kehadiran terorisme seakan menggerus ideologi Pancasila yang selama ini dijadikan landasan hidup bagi masyarakat Indonesia dalam berbangsa dan bernegara.
Para teroris adalah orang-orang yang tidak konsisten dalam melaksanakan isi Pancasila, Mereka mengerti dan memahami Pancasila namun tidak menerapkannya dalam kehidupan.
Terorisme di Indonesia tumbuh subur karena didukung oleh perilaku sebagian masyarakat yang bertentangan dengan filosofi Pancasila. Setiap sila telah diselewengkan: Ketuhanan Yang Maha Esa yang memberikan kebebasan kepada setiap orang untuk memeluk agama menurut keyakinan dan kepercayaannya, telah diracuni oleh pemikiran-pemikiran salah yang hanya mengistimewakan agama tertentu saja. Cara memberantas aksi terorisme Untuk memberantas terorisme merupakan suatu hal yg sangat sulit untuk dilakukan apabila masyarakat Indonesia belum satu hati dlm menyikapi terorisme, namun berikut ini adalah beberapa gambaran umum tentang penyeleseian yg tepat dlm memberantas terorisme di Indonesia. A. Revitalisasi Pancasila Revitalisasi Pancasila dalam kehidupan masyarakat dibutuhkan untuk menyatukan bangsa sekaligus membendung masuknya ideologi transnasional ke benak masyarakat Indonesia
Bangsa Indonesia harus memiliki ideologi sendiri yaitu Pancasila yang benar-benar diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dengan baik
Pancasila bisa menjadi filter terhadap nilai dan filosofi yang tidak sesuai dengan kultur serta identitas bangsa Indonesia. Dengan demikian, segala hal yang tidak sesuai dan berlawanan dengan Pancasila, termasuk terorisme, dapat dicegah dan dimusnahkan. B. Pendekatan Sosio-Kultural Sebagai Alternatif Penyelesaian. Pendekatan sosio-kultural adalah suatu cara pandang yang menekankan padapengamatan perilaku sosial dari suatu masyarakat lokal.
Dengan menerapkan kebijakan yang lebih sensitif terhadap kepentingan berbagai kelompok yang merasa termarginalisasi atau dirugikan dengan berbagai kebijakan yang telah diterapkan selama ini. Termasuk kemungkinan penerapan tindakan yang bersifat dan mengandung unsur konsesi dan rekonsiliasi antara pemerintah dan masyarakat serta unsur-unsur dalam masyarakat itu sendiri. Sehingga memperkecil pilihan penggunaan kekerasan untuk mencapai tujuannya. KESIMPULAN
Pencegahan dan penanggulangan terorisme membutuhkan suatu kejasama secara menyeluruh. Selain kualitas dan kuantitas aparat yang telah dibentuk pemerintah juga perlu adanya dukungan terhadap kepedulian masyarakat, karena dengan melibatkan masyarakat penanggulanan dan pencegahan secara dini terhadap seluruh aksi atau kegiatan terorisme dapat dengan mudah diatasi. Pemerintah juga dapat bersinergi dengan para tokoh setiap agama yang ada di Indonesia untuk melepaskan label atau stigma dari suatu kelompok tertentu terhadap kelompok lainnya yang dicurigai sebagai pelaku terorisme. Sehingga perlunya lebih merekatkan kerjasama di dalam kelompok masyarakat Indonesia dan menjalin komunikasi untuk menyamakan persamaan pandangan dari dalam seluruh kelompok masyarakat bahwa terorisme bukanlah nilai/ajaran suatu kelompok tertentu.
Full transcript