Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Copy of Presentasi Disertasi Ibu Titi

No description
by

Maulana Prahaji

on 21 August 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Copy of Presentasi Disertasi Ibu Titi

Latar Belakang
Pertanyaan
Penelitian

Tabel & Skema
Results
Tujuan
Penelitian



(4)
Menganalisa kelemahan yang mungkin terjadi dalam penerapan instrumen kebijakan pajak untuk mendorong tercapainya industri rendah karbon (low carbon industry) sebagai upaya pemenuhan indikator ekonomi hijau.
(1)
Bagaimana potret kebijakan pajak yang mengarah pada upaya pemenuhan indikator ekonomi hijau di Indonesia saat ini?

(2)
Bagaimana instrumen kebijakan pajak yang feasible yang dapat menjadi alternatif untuk mendorong tercapainya industri rendah karbon (low carbon industry) sebagai upaya pemenuhan indikator ekonomi hijau?
Rekonstruksi Kebijakan Pajak
Untuk Mendorong Ekonomi Hijau
Titi Muswati Putranti
0706312645

Ujian Hasil Penelitian Disertasi
Daftar Isi Laporan Hasil Penelitian
(Bab 1) Pendahuluan
(Bab 2) Konseptual Teoritis
(Bab 3) Metode Penelitian
(Bab 4) Gambaran Umum Perubahan Iklim dan Ekonomi Hijau Saat ini
(Bab 5) Potret Kebijakan Fiskal Terkait Ekonomi Hijau
(Bab 6) Desain Kebijakan Pajak Yang Feasible
(Bab 7) Simpulan dan Rekomendasi

(4)
Bagaimana kelemahan yang mungkin terjadi dalam penerapan instrumen kebijakan pajak untuk mendorong tercapainya industri rendah karbon (low carbon industry) sebagai upaya pemenuhan indikator ekonomi hijau?
(3)
Bagaimana manfaat yang dapat diperoleh dari alternatif instrumen kebijakan pajak yang feasible tersebut untuk mendorong tercapainya industri rendah karbon (low carbon industry) sebagai upaya pemenuhan indikator ekonomi hijau?

(2)
Menganalisa instrumen kebijakan pajak yang feasible yang dapat menjadi alternatif untuk mendorong tercapainya industri rendah karbon (low carbon industry) sebagai upaya pemenuhan indikator ekonomi hijau
(1)
Melakukan pemotretan kebijakan pajak yang mengarah pada upaya pemenuhan indikator ekonomi hijau di Indonesia saat ini.
(3)
Menganalisa manfaat yang dapat diperoleh dari alternatif instrumen kebijakan pajak yang feasible tersebut untuk mendorong tercapainya industri rendah karbon (low carbon industry) sebagai upaya pemenuhan indikator ekonomi hijau.
Rekomendasi
Kesimpulan
Pengenalan pada carbon pricing policy melalui carbon tax dan cap and trade masih belum dapat diimplementasikan di Indonesia, mengingat belum terdapat infrasturktur yang mendukung kebijakan tersebut seperti baseline serta pengukuran emisi secara tepat.

Kebijakan pajak yang memberikan insentif pada aktivitas R &D yang akan menghasilkan inovasi teknologi serta investasi pada inovasi (investment in inovation) penggunaan sumber daya energi terbarukan masih belum menjadi fokus dan strategi pemerintah jangka panjang.

Kebijakan dapat diarahkan pada pemberian insentif pajak pada pengembangan R & D sains dan teknologi untuk menghasilkan bahan baku yang memiliki nilai tambah.

Usulan konsepsi kebijakan pajak atas bahan baku sumber energi terbarukan berbasis nilai tambah (raw material renewable resources based value added.

Namun juga pemerintah belum mempunyai standar atau baseline masing-masing sektor penghasil emisi GRK untuk pemberian insentif pajak yang tepat
Signifikansi
Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi penelitian awal alternatif kebijakan pajak yang dapat mendorong tercapainya industri rendah karbon.
Penelitian yang dihasilkan diharapkan berguna bagi pengambil kebijakan (policy maker) yaitu pemerintah berupa masukan yang dapat dijadikan alternatif kebijakan pajak yang feasible
Diharapkan dapat menstimulus beberapa kajian untuk melengkapi desain kebijakan pajak untuk mendorong ekonomi hijau
Aspek praktis
Aspek keilmuan
Bagi peneliti
Batasan
Penelitian
Makna ekonomi hijau (green economy) dibatasi pada pemenuhan indikator industri yang rendah karbon (low carbon industry) yang akan diintervensi melalui kebijakan pajak.
Instrumen kebijakan fiskal yang menjadi fokus dalam penelitian disertasi ini mengarah pada sisi kebijakan pajak (tax policy) berdasarkan ketentuan perpajakan yang berlaku saat ini, yakni pilihan instrumen pajak (Pajak Penghasilan mapun Pajak Pertambahan Nilai) yang bersifat disinsentif maupun insentif.
Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif menggunakan Qualitative System Dynamic yakni dibatasi pada deskripsi menggunakan Causal Loop Diagram (CLD).
(1)
(2)
(3)
Konseptual Teoritis
Kajian Pustaka
dan
Matrik 6 Hasil Penelitian dari Jurnal Ilmiah
International Best Practice
Pengenaan pajak karbon
(Australia dan Amerika dan juga Inggris)
Cab and Trade (negara-negara Eropa)
Pemberian Insentif Fiskal
( income tax, VAT, Custom, Excise, Earmarked Tax)
Subsidi
Kerangka Teori
Konsep Sustainable Development

Konsep Green Economy
(Low Carbon, Resource Efficiency, Social)

Kebijakan Publik

Kebijakan Fiskal, termasuk kebijakan pajak dan supply side tax policy
Tabel Alternatif Kebijakan Lingkungan
Kerangka Pemikiran
Metode Penelitian
Model Qualitative System Dynamics
Potret Kebijakan Fiskal
Terkait dengan Ekonomi Hijau
Kebijakan untuk
Perubahan Iklim
Command & Control
Cab & Trade
Carbon Tax
Alternatif Kebijakan Pajak yang Feasible
Supply-Side Tax Policy
Tax Incentive
Incentive R & D
Result
Renewable Resource
Tax Incentive on R&D
Raw Material Renewable Resuorces Based Value Added
(1)
Insentif Pajak yang dapat memberikan nilai tambah diyakini sebagai kebijakan pajak yang feasible
(2)
Diperlukan base-line yang tepat untuk mendefinisikan insentif pajak yang feasible
(3)
Pemerintah perlu menginisiasi penerapan strategi jangka menengah dan panjang untuk pengembangan sains dan teknologi.
s
Promotor:Prof. Dr. Gunadi, M.Sc.Ak
Ko-Promotor: Prof. Dr. Haula Rosdiana, M.Si

Energi
Industri
Emisi
Perubahan Iklim
Lingkungan
Rusak
Full transcript