Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Rococo

No description
by

Vania Anjani

on 20 November 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Rococo

Patung
Pada jaman Rococo ini lebih banyak patung porselen daripada marmer.
Tema yang paling banyak yaitu cinta dan kegembiraan
Banyak elemen alam.
Garis-garisnya lengkung dan asimetri.
Franz Anton Bustelli (April 12, 1723 – April 18, 1763)
Pembuat patung kelahiran Swiss. Dihargai sebagai pembuat model porselen style Rococo terbaik.
Karya terbaik:
Pairs of Lovers Group
Tempestuous Lovers
Étienne Maurice Falconet (1 December 1716 – 4 January 1791)
Beberapa karya terbaiknya yaitu:
Pygmalion and Galatee
Amour menaçant
Lukisan
Ciri-ciri:
Menggunakan citarasa pewarnaan dan bentuk-bentuk lengkung
Kanvas dipenuhi dengan malaikat dan mitos cinta
Menggambarkan keusilan atau kenakalan perilaku dari subyek lukisan
Lukisan lanskap biasanya menggambarkan suasana pedesaan dan suasana tamasya yang santai dari pasangan aristokrat

Jean-Antoine Watteau (1684–1721)
adalah pelukis Rokoko pertama yang diperhitungkan
François Boucher (1703–1770)
the toilet of Venus (1751)
Jean-Honoré Fragonard (1732–1806)
The swing (1767)
the Guitarist (1757)
Jean-Baptiste Greuze (1725–1805)
Élisabeth-Louise Vigée-Le
Brun's (1755–1842)
Marie Antoinette (1783)
Charles-André van Loo
(1705–1765)
Jean François de Troy (1679–1752)
Rococo
Seni rupa Rococo, yang berkembang di Perancis dan Jerman pada awal abad ke-18, dalam banyak hal merupakan kelanjutan dari seni lukis Barok, terutama dalam penggunaan cahaya dan bayangan dan gerak komposisional.
Menolak tema-tema tradisional pahlawan dan mitologi, dan memilih kehidupan yang santai, karakteristik bangsawan patron seni rupa.
Nama gaya ini muncul pada abad ke-19, berasal dari emigran Perancis, yang menggunakannya untuk menunjuk gaya karya kerang lama (gaya rocaille), yang kemudian dianggap sebagai gaya Old Frankish.
Pendahuluan
Gaya Rokoko menggantikan gaya Barok di Eropa. Gaya ini berpusat di Perancis, terkait dengan masa pemerintahan Louis XV
Louis XV (1710-74), raja Perancis (1715-74), yang tidak memberikan kepemimpinan yang kuat dan sangat membutuhkan reformasi berkontribusi terhadap krisis yang membawa pada Revolusi Perancis.
Pompadour, Marquise de, née Jeanne Antoinette Poisson (1721-64), berpengaruh isteri Louis XV, Raja Perancis, yang dikenal sebagai patron seni rupa dan sastra.
Pada tahun 1745 penduduk Perancis 25 juta, 28 juta pada tahun 1789
Munculnya gerakan intelektual yang disebut Abad Pencerahan

Abad Ke-18 di Perancis
Louis xv
The Marquise de Pompadour menjadi isteri Louis XV, Raja Perancis, pada 1745. François Boucher melukis potret ini, yang kini tergantung di museum Louvre di Paris, Perancis.

Gaya seni rupa abad kedelapan belas yang menempatkan penekanan pada penggambaran kehidupan santai bangsawan dan bukan pahlawan besar atau martir saleh.
Cinta dan percintaan dianggap sebagai tema yang lebih baik daripada tema historis atau agama
Gaya ini dicirikan oleh gerakan bebas dan anggun; penggunaan garis yang lemah gemulai; dan warna yang lembut
Genre lukisan kembali menjadi kesukaan ketika Akademi mengakui Watteau ke dalam rankingnya pada tahun1717, yang temanya dianggap sangat baru sehingga diberi istilah "Fête Galante” (gaya pertemuan luar ruang).
Definisi Rokoko
Gaya Rokoko adalah reaksi kaum bangsawan terhadap gaya Barok klasik yang telah dipaksakan oleh Louis XIV di Versailles.
Gaya bangsawan: gaya ini mengungkapkan selera terhadap apa yang jelas dan molek, halus dan terhormat.
Hidup tanpa khawatir, dekat dengan alam.
Pengaruhnya terhadap arsitektur Perancis terbatas, namun mencapai perkembangan pesat di Jerman.
Revolusi Perancis 1789 menyela perkembangan Rokoko.
Rokoko akhirnya digantikan oleh Neoklasikisme, yang merupakan gaya populer pada masa revolusi Amerika dan Perancis.
Kesimpulan
Perbedaan Baroque dan Rococo
Arsitektur
Lukisan
Motif
Perabotan
Patung
Barok: berwarna cerah, bermotif rumit, serta berkesan keagungan dan kemuliaan
Rococo, berwarna gelap, bermotif lebih sederhana, serta berkesan lebih ringan
Barok, menampilkan drama yang hebat, kebanyakan bertema keagamaan, berwarna dalam, dengan intensitas cahaya serta bayangan gelap yang diatur sedemikian rupa.
Rokoko, bernuansa hangat, lebih menampilkan pose ceria yang terkadang dengan sedikit pose "nakal" dan berlatarkan bangsawan yang sedang tamasya, bukan keagamaan seperti barok.
Barok, menggunakan bentuk-bentuk yang simetris dan dirancang seimbang, motifnya memakai bentuk-bentuk dasar seperti lingkaran
Rokoko, menggunakan bentuk yang asimetris serta disusun secara tidak seimbang, biasanya ada unsur bentuk gelombang atau "s".
Barok, banyak menampilkan pose yang memutarkan badannya, juga selain itu pose patung tidak terlalu dibuat seimbang/bebas, dan patung kebanyakan dibuat dengan marmer
Rokoko, hampir sama dengan barok mengenai pose hanya saja di patung rokoko banyak sekali memasukkan unsur alam, serta kebanyakan patung dibuat dari porselein/keramik
Barok, terkesan berat karena bentuknya yang besar. Terkadang ada kursi yang ditempel ke dinding sehingga sulit dipindahkan.
Rokoko, bentuknya lebih kecil sehingga terkesan ringan, serta dapat dipindahkan
Fashion
Feminim ( pria dan wanita )
Penekanan pada keindahan detail yang rumit
Brokat , renda , satin dan warna – warna pastel
Motif dominan bunga , burung dan busur
Wanita : korset yang berenda dan sempit ; rok besar dengan diperkuat cincin logam
Pria : rompi pendek dengan banyak lipatan dan renda ; celana selutut dengan stocking putih
Gothic cosplay
Pengaruh ROCOCO
Furniture bergaya victorian
Desain interior
Seniman “Italian-Swiss:
Bagutti
Artari
TOKOH -TOKOH
Arsitek:
James Gibbs





Franchini
Arsitektur Rococo merupakan perkembangan lanjut dari arsitektur Barok,

Contohnya adalah pada kolom-kolom interior Le Camus, Colisee, Champs-Elysees di Paris. gereja Karlskirche (arsitek: Johann Fischer von Erlach; ta-hun penggarapan 1715 to 1737).

gaya rokoko berkembang dengan cepat pada ujung tahun 1720

Rococo tidak hanya berkembang di Eropa, tapi juga di Jerman.

Seni Arsitektur
Gereja Karlskirche
Interior Rokoko : Ruang Kaca dari istana Catherine di Tsarskoe Selo.
Interior Rokoko : Ruang Kaca dari istana Catherine di Tsarskoe Selo
Desain meja gaya rokoko oleh Juste-Aurèle Meissonnier, Paris tahun 1730
Perkembangan Rokoko terlihat pada tampak depan dari katedral Cathedral, Càdiz


Obyek Perabotan dan Dekorasi
Interior
Arsitektur
Gaya rokoko menyenangkan karena asimetris. Praktek ini menjadikan elemen-elemen dibuat tak seimbang untuk memberi efek yang disebut contraste.
Perabotan menjadi ringan baik secara fisik maupun visual untuk menciptakan peran kenyamanan dan fleksibilitas. Perabotan menjadi mudah dipindahkan untuk pertemuan misalnya, dan bentuk-bentuk khusus bermunculan seperti kursi sofa (fauteuil) dan kursi berbantal (voyeuse chair).
Perabotan juga berdiri sendiri, dimana sebelumnya menyatu ke dinding, untuk mengesankan atmosfer ringan dan fleksibilitas dari tiap jenis perabotan.
Pada masa ini, kayu mahogani banyak digunakan untuk membuat konstruksi perabotan karena kekuatannya, juga penggunaan cermin yang digantung di atas perabotan dinding menjadi makin populer seiring dengan perkembangan kaca berlapis untuk cermin.

Di dalam konteks Kontinental, Rokoko sangat berpengaruh. Bentuk-bentuk sportif, fantastis dan pahatan lain diekspresikan dengan ornamen abstrak seperti nyala api, dedaunan atau tekstur seperti kerang dalam sapuan asimetris dan lengkungan-lengkungan patah.
Interior Rokoko yang intim menyembunyikan bagian arsitektonis (ciri khas arsitektural) dari bingkai pintu/jendela (architrave), dekorasi dinding dan hiasan batas dinding ke langit-langit (cornice) kedalam bentukan yang indah, rapi, dan juga terkadang janggal, diekspresikan dengan bahan yang mudah dibentuk seperti kayu yang dipahat dan paling banyak dengan plesteran.
Dinding-dinding, langit-langit, mebel, dan barang dari logam serta porselen menampilkan bentuk yang menyatu. Warna Rokoko adalah ringan dan lebih pucat dibanding warna-warna primer yang tegas dan cenderung gelap dalam citarasa Barok.
Pada bagian dalam ruangan tembok diberi hiasan dan dekorasi yang indah, penuh motif yang aneh dinyatakan dalam material plastik seperti kayu yang diukir dan di atasnya diplester mengunakan semen.

Desain Interior
Vania Anjani 42413073
Fancisca Sutjitra 42413075
Owen Wira P. 42413077
Che Lin 42413079
Samuel Adi N. 42413081
Bellen Larissa 42413083
Full transcript