Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Untitled Prezi

No description
by

muhammad hamzah

on 4 March 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Untitled Prezi

Tutorial 10 Pleno Sknario 3 Periodontitis Oleh Tutorial 10 Anggota Tutorial 10 Muhammad Hamzah
Yunda Putri Dea
Riska Wahyuni
Kartika Sari
Arina Hidayati A. Oral Biologi Immunopatogenesis Periodontitis, Histopatologi Periodontitis,
Bakteri yang Berperan pada Periodontitis B. Periodontologi Pemeriksaan Klinis, Etiologi dan Faktor Predisposisi Periodontitis,
Klasifikasi Periodontitis, Gambaran Klinis Periodontitis, Diagnosis dan DD, Rencana Perawatan dan Prognosis, Evaluasi Pascaperawatan,
Klasifikasi Poket, Derajat Kegoyangan Gigi, Etiologi Food Impaction, Terimakasih Syarafina Ramazani
Astari Chairunnisa
Fadila Raifana
Mutia Febrina
Rahmad Septiadi Immunopatogenesis Periodontitis Histopatologi Periodontitis Pemeriksaan klinis Pemeriksaan periodontal secara lengkap pada umumnya baru dapat diselesaikan dalam 2 sesi kunjungan : 1. Penilaian pasien secara umum :
- status mental
- sikap
- usia, fisiologis
- perubahan warna kulit yg menggambarkan adanya penyakit
- cara bernafas pasien
- obesitas
- anggota gerak pasien Sesi pertama 2. Riwayat medis
Secara langsung menanyakan penyakit atau kelainan yg sedang diderita atau pernah diderita pasien
Menanyakan tanda2 penyakit tertentu yg untuk memastikan diagnosis perlu konsultasi dengan dokter umum atau pemeriksaan lab
3. Riwayat dental
Riwayat kesakitan atau keluhan
Riwayat dental pd masa lalu Pemeriksaan oral
- hygineoral
Bau mulut (Halitosis)
Pemeriksaan rongga mulut
2. Permukaan gigi geligi
Keausan gigi
Stein
Hipersensivitas
Mobilitas gigi
Sensivitas terhadap perkusi
Gigi geligi dlm keadaan tertutup
Gigi individual
Gigi tiruan Sesi kedua 3. Pemeriksaan periodonsium
Plak dan kalkulus
Gingiva
Poket periodontal, mencakup: keberadaan, kedalaman poket, level perlekatan.
4. Analisis fungsi
Hal-hal yg diamati pada analisis fungsi mencakup :
Oklusi
Prematoritas
Sendi temporomandibula dan otot mengunyah
Fremitus dan kebiasaan para fungsi Rangsangan antigen (plak ) yang berada pada sulkus gingiva masuk kedalam jaringan gingiva, menyebabkan respon sel mast yang mengeluarkan histamin dan beberapa mediator kimia lainnya sehingga menginduksi terjadinya vasodilatasi pembuluh darah.
Permeabilitas pembuluh darah meningkat.
Sel endotel pada dinding pembuluh darah menghasilkan sitokin eselektin yang menyebabkan PMN terhenti, aktivasi oleh jaringan gingiva dengan mengeluarkan sitokin. leukosit dan PMN masuk kedalam jaringan yang terinfeksi, komplemen akan menyebabkan kemotaksis PMN dan melisiskan antigen. PMN akan memfagositosis antigen dan mengeluarkan sitokin kolagenase. Respon Imun Non- spesifik jaringan akan mengalami proses penyembuhan.jika respon imun non- spesifik tidak dapat mengeliminasi antigen, maka respon imun akan dilanjutkan oleh respon imun spesifik.
Sel B berubah menjadi sel plasma kemudian membentuk antibodi,antibodi mengopsonisasi antigen.
Pengeluaran sitokin mengaktivasi PGE2 dan mengaktivasi osteoklas dan terjadi kerusakan jar periodontal Respon Imun Spesifik Berdasarkan AAP World Workshop in Clinical Periodontics 1999
Periodontitis Kronis
Periodontitis Kronis Lokalisata
Periodontitis Kronis Generalisata
Periodontitis ringan
Periodontitis moderate
Periodontitis parah

2. Periodontitis Agresif
Periodontitis Agresif Lokalisata
Periodontitis Agresif Generalisata Klasifikasi Periodontitis 3. Periodontitis manifestasi penyakit sisitemik
Penyakit hematologic
- Aqcuired Neutropenia
- Leukimia
Genetik
- Familial dan cyclic neutropenia
- Down syndrome
- Leukocyte adhesion deficiency syndrome
- Others Adanya penumpukan plak supra dan subgingiva yang biasanya disertai dengan pembentukan kalkulus
Inflamasi gingiva
Pembentukan poket
Kehilangan perlekatan periodontal
Kehilangan tulang alveolar
gingiva biasa sedikit membesar dan mengalami perubahan warna dari pale red sampai magenta
Kehilangan gingiva stippling dan perubahan pada permukaan topografi mencakup margin gingiva yang tumpul/ bergelung dan papila yang rata Gambaran Klinis Periodontitis Kronis Gambaran Radiografi Periodontitis Klasifikasi Poket Poket Gingiva - Nama Lain: Pseudopocket, Poket semu,
poket relatif Poket Periodontal - Nama Lain: True Pocket, Poket absolute,
- Terdiri dari suprabony dan infrabony
Derajat 0: Tidak ada mobilitas
Derajat 1: Mobilitas gigi dengan arah vestibular-lingual kurang dari atau sama dengan 1 mm
Derajat 2: Mobilitas gigi dengan arah vestibular-lingual lebih dari 1 mm
Derajat 3: Mobilitas gigi dengan arah vestibular-lingual lebih dari 1 mm dan/atau gigi dapat digerakkan dengan arah vertikal. Klasifikasi Kriteria dari Mobilitas Gigi

Food Impaction (impaksi makanan) adalah terdesaknya makanan secara paksa ke periodonsium oleh tekanan oklusal, yang disebabkan oleh:

1. Tidak adanya kontak [proksimal yang baik.

2. Gigi yang aus, permukaan oklusalnya rata, maka evek mendesak dari cusp gigi antagonis ke ruang interproksimal akan bertambah dan menyebabkan impaksi makanan.

3. Adanya cusp plunger (cusp pendorong) yang dapat mendorong makanan ke bagian interproksimal gigi. Evek cusp plunger bisa timbul karena keausan gigi, atau karena perubahan posisi gigi.

4. Overbite anterior

5. Restorasi yang tidak baik konstruksinya.

6. Tekanan lateral dari lidah, pipi, dan bibir.

7. Penyakit periodontal atau resesi. Etiologi Food Impaction Porphiromonas gingivais (P.gingivais)
Prevotella intermedia (P.intermedia)
Capnocytophaga
A.actinomycetemcomitans (A.a)
Eikenella corrodens
Campylobacter rectus (C.rectus) Mikrorganisme penyebab periodontitis kronis, antara lain : Etiologi dan faktor predisposisi
•Adanya riwayat periodontitis
•Akumulasi plak
•Kalkulus
•Debris makanan
•Stain pada gigi
•Faktor iatrogenik
•Food impaction
•Tidak digantinya gigi yang hilang
•Faktor sistemik
•Faktor perilaku
•Faktor gen.
Full transcript