Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

KONFLIK LAMPUNG DAN BALI

No description
by

ger sang

on 11 October 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of KONFLIK LAMPUNG DAN BALI

KONFLIK LAMPUNG DAN BALI
Awal Konflik
Penyelesaian
Akar Dasar Masalah
Konflik Januari
Konflik ini berawal dari saling pukul antara dua kelompok warga di suatu pasar di Kec. Sidomulyo, Kab. Lampung Selatan (Minggu 22 Januari 2012)
Konflik Oktober
Konflik ini berawal dari kebut-kebutan di jalan, dan warga Lampung yang menuduh warga Bali melakukan pelecehan seksual terhadap dua gadis lampung.
Hal tersebut memicu kemarahan warga Lampung dan terjadi bentrok antar suku Lampung dan suku Bali yang mengakibatkan dua belas orang tewas
warga Bali meminta maaf kepada warga Lampung dan berjanji mereka akan semakin membaur dengan masyarakat setempat. Dan berjanji akan memberi sanksi adat berupa pengusiran bila ada perbuatan yang dapat menimbulkan konflik atau perselisihan
Deklarasi Perdamaian
Pada Rabu malam (21/11/2012) 5 ribu warga dari kedua desa menghadiri deklarasi perdamaian ini, deklarasi ini berupa ikrar perdamaian anatar dua desa yang telah disepakati bersama
Pertemuan pemimpin adat Lampung dan Raja Bali yang menghasilkan maklumat yang ditandatangani Raja Bali I Gusti Ngurah Arya dan Majelis Penyeimbangan Adat Lampung. Hal ini dilakukan agar kasus seperti ini tidak terjadi lagi
Kecemburuan Ekonomi
Masyarakat Lampung merasa mereka secara ekonomi tertinggal jauh oleh masyarakat pendatang hal ini menimbulkan rasa iri dan cemburu
Masyarakat Bali Tidak mau Berbaur
Masalah ini juga berawal dari masyarakat Bali yang tidak mau menyatu dengan masyarakat Lampung, mereka tetap memegang kuat adat mereka walaupun berada di tengah masyarakat lampung
Politik
Ada beberapa orang yang menganggap masalah SARA ini hanya untuk pengalih perhatian masyarakat dengan mengadu domba dua suku karena masalah ini muncul bertepatan dengan diangkat kembali kasus bank century
Konflik Bali dan Lampung terdiri atas dua bagian
pada Januari 2012 dan Oktober 2012, kedua konflik ini sama-sama berawal dari masalah sepele yang bisa dicegah.
Pembacaan Deklarasi Perdamaian
Peran Pemerintah
Pemerintah dinilai masih bergerak lambat atau cenderung diam dalam mengatasi konflik ini, walaupun konflik ini bisa diselesaikan tanpa jalur hukum tapi pemerintah dinilai gagal karena seharusnya hal seperti ini dapat dicegah
Andikha Rama
Elvin
Hespi
M. Daya
Rahmaditya
Rati C. N.

X
M
S
5

Minggu 22 Januari 2012
Setelah kejadian saling pukul tersebut, malamnya 400 orang warga menyerang pemukiman Bali, menurut polsek setempat hal ini masih bisa diatasi. Menurut polsek setempat konflik pada hari itu tidak menimbulkan kerusakan berarti
Selasa, 24 Januari 2012
Konflik yang terjadi pada hari Minggu, terus berlanjut sampai pada hari Selasa (22/1) 150 orang warga Lampung yang menakibatkan 48 rumah terbakar, 27 rumah rusak berat, 8 motor terbakar, 4 traktor terbakar, 6 rumah rusak ringan
Penyelesaian
Konflik ini langsung diatasi. Jumat (27/1) sejumlah tokoh adat, pemuka agama, dan perwakilan warga dari kedua pihak yang bertikai, yaitu warga keturunan Bali di Desa Sidowaluyo dengan warga Desa Kota Dalam, Sidomulyo, sepakat berdamai. Pertemuan ini dihadiri oleh warga dan suasana sempat memanas. ada kepesimisan bahwa kesepakatan ini bisa meredam konflik
Karena konflik damai yang di buat pada Bulan Januari tidak bisa meredam pertikaian maka pemerintah kali ini membuat perjanjian yang lebih resmi atau serius.
Isi Deklarasi Perdamaian
Terdiri dari 10 point perdamaian yang termasuk bila ada warga atau seseorang yang menimbulkan keresahan SARA maka akan dikenakan sanksi adat yaitu pengusiran dan kesepakatan bahwa insiden yang terjadi pada bulan Oktober tidak dibawa ke jalur hukum.
Video
Full transcript