Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

MANAJEMEN ISU

No description
by

Melvin Melvin

on 9 October 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of MANAJEMEN ISU

Terminologi issue management pertama kali dikenalkan oleh W. Howard Chase pada 15 April 1976 dalam sebuah risalahnya yang berjudul “Corporate Public Issues and Their Management” Volume 1 No. 1. Risalah tersebut, menyebutkan bahwa tujuan – tujuan manajemen isu adalah untuk mengelola isu yang beredar di publik.

Barry Jone, W. Howard Chase mendefinisikan Manajemen Isu sebagai sebuah alat yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola berbagai isu yang muncul ke permukaan serta bereaksi terhadap berbagai isu tersebut sebelum isu – isu tersebut diketahui masyarakat luas.

Pendekatan Manajemen Isu
Latar Belakang
MI merupakan Keahlian Seorang PR
Ada beberapa tujuan dalam manajemen isu yang berhubungan erat dengan praktisi PR, sebagai berikut:
1. Untuk memahami isu, maka PR harus dapat memahami motif publik yang memunculkan isu.
2 Untuk memonitor situasi, mendengarkan kritik & saran.
3 Untuk menentukan posisi isu dan memahami isu yang berkembang.


Manajemen Isu
Para pakar PR di Indonesia mengartikan manajemen isu sebagai fungsi manajemen yang mengevaluasi sikap masyarakat, baik internal maupun eksternal, mengidentifikasi hal – hal atau masalah yang patut dikhawatirkan dan melakukan usaha – usaha ke arah perbaikan.

The power of issue
MANAJEMEN ISU
M. ilyas
OCHA
Ria
ISABELLA
SALLY CORY
Manajemen isu juga didefinisikan sebagai suatu usaha aktif untuk ikut serta memengaruhi dan membentuk persepsi, opini, dan sikap masyarakat yang mempunyai dampak terhadap perusahaan (Wongsonagoro, 1995).

Berdasarkan definisi sebelumnya dapat disimpulkan bahwa manajemen isu adalah suatu proses manajemen yang bertujuan untuk membantu :
Melestarikan Pasar
Mengurangi Risiko
Menciptakan Peluang
Mengelola citra sebagai asset organisasi/perusahaan, baik untuk kepentingan organisasi itu sendiri maupun para stakeholder.

Ada beberapa pendekatan yang dapat dilakukan dalam menganalisis sebuah isu, yaitu :
1. Pendekatan Sistem (System Approach)
2. Pendekatan Stratejik (Strategik Reduction of Uncertainty Approach)
3. Pendekatan Retoris (Rethorical Approach)
4. Pendekatan Terintegrasi

Langkah-langkah yang harus dicermati dan diambil
saat menghadapi sebuah isu yang berpotensi
merusak reputasi adalah sebagai berikut:

Identifikasi Isu,
Analisis Isu ,
Pilihan Strategi Perubahan Isu,
Program Penanganan Isu ,
Evaluasi Hasil.

Proses Manejemen Isu
Terdapat tiga pilihan strategi perubahan isu:
Strategi Perubahan Reaktif,
Strategi Perubahan Adaptif,
Strategi Respons Dinamis,

Dalam sebuah model yang dikembangkan oleh Hainsworth & Meng, proses isu dapat digambarkan sebagai siklus yang terdiri dari empat tahap, yaitu:
Tahap 1 Potential Stage
Tahap 2 Emerging Stage
Tahap 3 & 4 Current Stage and Crisis Stage
Tahap 5 Dormant Stage (Resolution)

Siklus atau Tahapan Isu
4 Untuk menginformasikan dan meyakinkan publik bahwa perusahaan memiliki berbagai data dan fakta tentang isu yang berkembang.
5 Melakukan persuasi kepada publik, sehingga penyelesaian terbaik dapat tercapai.
6 Memotivasi publik untuk membantu penanganan isu dan meminta publik mengurangi reaksi negative atas isu yang berkembang.
7 Terlibat dalam pembuatan keputusan dan negosiasi untuk menyatukan berbagai kepentingan, mengurangi konflik, dan menyelesaikan masalah.

Pada dasarnya, strategi pengelolaan merk & reputasi terbagi menjadi 2 yaitu keluar dan kedalam organisasi / perusahaan.
Strategi pengelolaan merek & reputasi ke luar organisasi :
Hubungan media yang baik
Pensponsoran,
Menjaga & meningkatkan hubungan dengan publik eksternal kunci dari organisasi/perusahan.

Strategi pengelolaan merk & reputasi ke dalam oraganisasi :
Penerapan komunikasi internal yang terarah.

Strategi dan Mekanisme Pengelolaan Merk dan Reputasi untuk Organisasi Profit
Sebuah isu, terlepas dari benar atau tidak, jika tidak direspons dengan baik akan menyebabkan dampak yang merugikan. Isu yang tidak dikelola dengan baik, akan menyebabkan krisis dan krisis berpotensi mengancam reputasi perusahaan. Bedasarkan penjabaran pada bab ini, seorang PR harus mendalami manajemen isu sebagai keahlian yang juga harus dimiliki praktisi PR.

Selain mendalami manajemen isu, kita sebagai praktisi pr, juga harus mempunyai teknik dalam mengelola reputasi dan merk didalam perusahaan. Adanya banyak faktor yang dijelaskan dalam bab ini, merupakan masih banyaknya tugas yang harus dikerjakan. Penguasaan manajemen krisis dan strategi dalam pengelolaan ini merupakan nilai tambah bagi praktisi pr di masa depan.

Present by
melvin ang
Full transcript