Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

PLOT DALAM FILM

membahas mengenai plot atau alur dalam film
by

Yuning Ika Rohmawati

on 3 November 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of PLOT DALAM FILM

PLOT DALAM FILM Kelompok 7 :

Ahmad Fauji

Leo Susanto

Yuning Ika R Definisi Plot atau Alur Fungsi Plot Tujuh Unsur Alur Cerita Jenis Plot atau Alur Alur Peristiwa Penyelesaian Cerita Kesimpulan Dalam analisis cerita, plot sering disebut dengan istilah alur.

Luxemburg menyebut alur atau plot sebagi konstruksi yang dibuat pembaca mengenai sebuah deretan peristiwa yang secar logis dan kronologis saling berkaitan dan diakibatkan atau dialami oleh para pelaku.

Menurut Nurgiyantoro dalam buku Teori Pengkajian Fiksi dikatakan bahwa alur merupakan struktur peristiwa-peristiwa, yaitu sebagimana yang terlihat dalam pengurutan dan penyajian berbagi peristiwa tersebut untuk mencapai efek artistik tertentu. Peristiwa-peristiwa cerita (alur) dimanifestasikan lewat perbuatan, tingkah laku dan sikap tokoh-tokoh utama cerita.

menurut Crane, analisis plot tidak hanya dilihat dari kedudukan satu topik diantara topik-topik yang lain, melainkan harus pula dikaitkan dengan elemen-elemen lain, seperti karakter pelaku, dan pemikiran pengarang yang tercermin dalam tokoh-tokohnya. Menurut Propp yang dimaksud fungsi plot adalah aktivitas dramatik tokoh yang didasarkan atas sudut pandang dari sejumlah peristiwa yang membangun cerita secara keseluruhan.

Menurut Crane (1963) tiga prinsip utama analisis plot yang meliputi :
1) Plots of Action,
2) Plots of Character,
3) Plots of Thought, Waluyo (2002) dalam buku Pengkajian Sastra Rekaan, alur cerita meliputi tujuh unsur, yakni :
1)Paparan (exposition)
2)Rangsangan (Inciting Moment)
3)Penggawatan (Rising Action)
4)Perumitan (Complication)
5)Klimaks (Climax)
6)Pelarian (Falling Action
7)Penyeleaian (Denouement) Penyelesaian sebuah cerita dapat
dikatagorikan ke dalam dua golongan :
1) Penyelesaian Tertutup
2) Penyelesaian Terbuka Berdasarkan urutan waktu, menurut Hariyanto (2000), plot atau alur dibagi ke dalam tiga jenis yakni :
1) Alur maju
2) Alur Mudur
3) Alur Campuran
Hariyanto membagi alur cerita menjadi dua berdasarkan jumlah, yakni :
1) Alur Tunggal
2) Alur Jamak Berdasarkan hubungan antar peristiwa,
Hariyanto membagi alur cerita menjadi dua, yakni :

1)Alur erat atau yang biasa disebut sebagai alur ketat atau alur padat. Peristiwa-peristiwa yang ditampilkan dalam alur erat biasanya berlangsung cepat dan saling susul-menyusul sehingga semua bagian peristiwa terasa penting dan menentukan akhir sebuah cerita.
2)Alur longgar. Alur longgar merupakan kebalikan dari alur erat. Peristiwa-peristiwa dalam alur longgar disajikan secara lambat dan kadang diselingi oleh peristiwa-peristiwa tambahan. Penonton dapat mengabaikan peristiwa-peristiwa panjang yang menjemukan tanpa perlu takut kehilangan alur cerita. Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan :
Plot atau alur menekankan pada penyajian peristiwa-peristiwa pada sebuah cerita yang memiliki korelasi dengan unsur cerita lainnya.
Plot atau alur memegang peranan penting dalam membuat penikmat film tertarik untuk menyaksikan sebuah film.
Plot atau alur memiliki unsur-unsur yang saling berhubungan satu sama lain dalam membentuk keseluruhan alur cerita dalam sebuah film.
Plot atau alur memiliki beberapa jenis klasifikasi yang membedakan antara jenis yang satu dengan jenis yang lain.
Sebuah film dapat menggunakan beberapa jenis plot atau alur secara sekaligus. Terima Kasih
Full transcript