Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

TANGGUNG JAWAB MANUSIA SEBAGAI HAMBA DAN KHALIFAH ALLAH

No description
by

miranda jemyma

on 6 October 2016

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of TANGGUNG JAWAB MANUSIA SEBAGAI HAMBA DAN KHALIFAH ALLAH

Dalam QS As-Shaad ayat 27 Allah SWT berfirman:

1. Dari manakah asal mula manusia berdasarkan Al-quran?
TUJUAN PENCIPTAAN MANUSIA
FUNGSI DAN PERAN MANUSIA
Di dalam Al Qur’an disebutkan fungsi dan peranan yang diberikan Allah kepada manusia. yaitu:
TANGGUNG JAWAB MANUSIA SEBAGAI HAMBA DAN KHALIFAH ALLAH SWT
Sebagai seorang khalifah, apa yang dilakukan tidak boleh hanya untuk kepentingan diri pribadi dan tidak hanya bertanggung jawab pada diri sendiri saja. Oleh karena itu semua yang dilakukan harus untuk kebersamaan sesama umat manusia dan hamba Allah, serta pertanggung jawabannya pada tiga instansi, yaitu:
1. Pertanggung jawaban pada diri sendiri.
2. Pertanggung jawaban pada masyarakat.
3. Pertanggung jawaban pada Allah.

TANGGUNG JAWAB MANUSIA SEBAGAI HAMBA DAN KHALIFAH ALLAH

Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa manusia diciptakan dari tanah seperti firman Allah dalam Al-Quran QS.AL Hijr ayat 28-29
“dan (dan ingatlah) ketika tuhanmu berfirman kepada para malaikat : sesungguhnya aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila aku telah menyempurnaka kejadianya. Dan telah meniupkan kedalamnya ruh (ciptaan)-ku maka tunduklah kamu dengan bersujud” (QS.AL Hijr (15):28-29).
Dari ayat tersebut, tersurat bahwa Allah menciptakan segala sesuatunya tidak sia-sia, termasuk juga penciptaan manusia. Manusia diciptakan untuk satu tujuan utama, yaitu beribadah kepada Allah. Hal ini diterangkan dalam QS. Adz Dzariyat: 56 yang berbunyi:
Yang artinya: “Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya tanpa hikmah. Yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang kafir itu karena mereka akan masuk neraka.”
Yang artinya: “Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepadaKu”.
Ayat di atas jelas menyebutkan tujuan diciptakan manusia adalah untuk beribadah, hanya menyembah Allah semata.
Menjadi abdi Allah
.
Secara sederhana hal ini berarti hanya bersedia mengabdi kepada Allah dan tidak mau mengabdi kepada selain Allah
Menjadi saksi Allah.
Sebelum lahir ke dunia ini, manusia bersaksi kepada Allah bahwa hanya Dialah Tuhannya.
Menjadi Khalifah Allah,
yaitu perwakilan Allah untuk berbuat sesuai dengan misi yang telah ditentukan Allah sebelum manusia dilahirkan yaitu untuk memakmurkan bumi. Khalifah yang dimaksud Allah bukanlah suatu jabatan sebagai Raja atau Presiden tetapi yang dimaksud sebagai kholifah di sini adalah seorang pemimpin Islam yang mampu memakmurkan alam dengan syariah-syariah yang telah diajarkan Rosulullah kepada umat manusia.
Dengan berpedoman pada QS Al Baqarah:30-36, maka

status dasar manusia adalah sebagai khalifah
(makhluk penerus ajaran Allah)
Tanggung Jawab Manusia Sebagai Hamba Allah
Makna yang esensial dari kata ‘abd (hamba) adalah ketaatan, ketundukan, dan kepatuhan.
Ketaatan, ketundukan dan kepatuhan hanya layak diberikan kepada Allah, yang dicerminkan dalam ketaatan, kepatuhan, dan ketundukan pada kebenaran dan keadilan.
Sebagai hamba,
tugas utama manusia adalah mengabdi (beribadah) kepada Sang Khaliq; menaati perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Tanggung Jawab Manusia Sebagai Khalifah Allah
Sebagai makhluk Allah, manusia mendapat amanat yang harus dipertanggung jawabkan dihadapan-Nya. Tugas hidup yang dipikul manusia dimuka bumi adalah tugas kekhalifahan, yaitu tugas kepemimpinan;
wakil Allah di muka bumi untuk mengelola dan memelihara alam.
Khalifah berarti wakil atau pengganti yang memegang kekuasaan
.
Manusia menjadi khalifah, berarti manusia memperoleh mandat Tuhan untuk mewujudkan kemakmuran di muka bumi. Kekuasaan yang diberikan kepadamanusia bersifat kreatif, yang memungkinkan dirinya mengolah dan mendayagunakan apa yang ada di muka bumi untuk kepentingan hidupnya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Allah.
Kekuasaan manusia sebagai khalifah Allah dibatasi oleh ketentuan-ketentuan yang telah digariskan oleh yang diwakilinya, yaitu hukum-hukum Tuhan baik yang tertulis dalam kitab suci (al-qaul), maupun yang tersirat dalamkandungan pada setiap gejala alam semesta (al-kaun).

- Haris Rasyid Ridho
- Lutfia Ariska Ramadhani
- Fariza Nur Aini Widyani
- Hidtsa Aqila Noor Arasyi
- Berliana Nur Azizah
- Inna Fairuuza Firdaus
- Miranda Jemyma Mas'ulun
KELOMPOK 3
Full transcript