Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Budaya Organisasi

No description
by

wahyu ishak

on 19 April 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Budaya Organisasi

Perubahan Organisasi
Apa itu Organisasi, budaya, dan budaya organisasi
Organisasi
adalah wadah atau sarana atau alat dari sekelompok orang yang bekerjasama di dalam melakukan kegiatan-kegiatannya untuk mencapai tujuan yang efisien dan efektif.
Budaya Organisasi
Terdapat beberapa Pengertian Budaya Organisasi menurut para ahli :

Karakteristik Budaya Organisasi
Terdapat Beberapa Karakteristik Budaya organisasi :

Inisiatif perseorangan (Individual Initiative)
Toleransi atau risiko (risk tolerance)
Penggarahan (direction)
Integrasi (integration)
Dukungan manajemen (management support)
Pengendalian (control)
Bukti diri (identity)
Sistem imbalan (reward system)
Toleransi konflik (conflict tolerance).
Spiritualitas dan Budaya Organisasi
Di dalam suatu organisasi, budaya organisasi haruslah berubah, karena lingkungan bergerak secara dinamis, sehingga mau tidak mau, suka tidak suka budaya organisasi harus berubah dengan menyesuaikan keadaan likungan saat ini.

Menciptakan Budaya Organisasi positif
Dalam menciptakan budaya organisasi yang positif, di pertimbangan dari beberapa hal, seperti berikut ini:
Membangun kekuatan karyawan
Memberikan hadiah lebih dari menghukum
Menekankan organisasi vitalitas dan pertumbuhan
Batasan budaya yang positif

Spiritualitas
adalah tentang mengekspresikan keinginan diri untuk mencari makna dan tujuan dalam hidup serta merupakan proses menghidupkan serangkaian nilai-nilai pribadi yang sangat dipenggang teguh oleh karyawan dan juga mengenai kemampuan dalam menghadirkan keseluruhan diri karyawan untuk bekerja
Alasan-alasan meningkatnya perhatian pada spiritualitas, yaitu:
Sebagai penyeimbangan tekanan dan stres.
Generasi yang terus menua.
Agama formal bagi sebagian orang tidak memiliki fungsi mengenai dalam mencari dasar keyakinan yang lain untuk mengisi kekosongan hidup.
Fakta bahwa tempat kerja menjadi komunitas utama bagi manusia.
Memadukan nilai kehidupan pribadi dengan kehidupan profesional seseorang.
Upaya untuk memanfaatkan sepenuhnya potensi seseorang di dalam bekerja.

Karakteristik Budaya dalam Organisasi Spiritual

Sangat memperhatikan tujuan (strong sense of purpose)
Fokus pada pengembangan individu (humanistic work practice)
Kepercayaan dan keterbukaan (trust dan respect)
Pemberdayaan karyawan
Toleransi terhadap ekspresi karyawan (tolerance of employee expression)

Pelanggengan Budaya Organisasi
Upaya dalam melakukan pelanggengan budaya organisasi, yaitu:

1. Penentuan atau pemilihan pemimpin atau manajer di dalam organisasi dengan melakukan seleksi yang menganut nilai atau keutamaan yang sama.
2. Pengawasan oleh petinggi organisasi.
3. pengawasan manajer setiap hari di dalam organisasi
4. Penegakan kedisiplinan melalui pengawasan manajer di dalam keberlangsungan kinerja.
5. manajer melakukan pendekatan dengan karyawan melalui interaksi satu sama lain
6. adanya evaluasi di tiap-tiap kinerja yang sudah dilakukan.
7. Di terapkannya budaya organisasi dalam tata cara berpakaian/seragam.
8.Melakukan Penyeleksian pada recruitment di dalam organisasi dan menempatkan individu yang sesuai dengan jobdesk serta kebutuhan dari organisasi tersebut.

Budaya Organisasi
Kelompok 6:
Wahyu Ishak (1212000259)
Sofiahtul Marwah (1212000269)

Budaya
adalah salah satu dasar dari asumsi untuk mempelajari dan memecahkan suatu masalah yang ada didalam sebuah kelompok baik itu masalah internal maupun eksternal yang sudah cukup baik dijadikan bahan pertimbangan dan untuk diajarkan atau diwariskan kepada anggota baru sebagai jalan yang terbaik untuk berpikir dan merasakan didalam suatu hubungan permasalahan tersebut.

P. Robbins, Organizational Behaviour, 1991: 572-592
budaya organisasi yaitu persepsi umum yang dibentuk oleh anggota organisasi untuk membedakan organisasi tersebut dari organisasi yang lain. Secara mendasar, budaya organisasi adalah “aturan main” dalam organisasi.

Schein (1981) dalam Ivancevich et.al., (2005)
mendefinisikan budaya organisasi sebagai suatu pola dari asumsi dasar yang diciptakan, ditemukan, atau dikembangkan oleh kelompok tertentu saat belajar menghadapi masalah adaptasi eksternal dan integrasi internal yang telah berjalan cukup baik untuk dianggap valid, dan oleh karena itu, untuk diajarkan kepada anggota baru

jerald Greenberg (2008:544)
menyatakan budaya organisasi adalah pemahaman kerangka kerja yang berisi sikap, nilai, norma, prilaku, dan harapan yang dirasakan bersama oleh anggota organisasi.


Model Budaya organisasi Tiga Lapisan
Terdapat model budaya organisasi tiga lapisan dari Schein, yaitu:
Artifact
Espoussed values
Basic Assumption

Berikut ini adalah alasan-alasan mengapa budaya organisasi harus berubah:
Perubahan dalam budaya organisasi mutlak untuk dilakukan
Perubahan dalam budaya organisasi membawa pembaharuan
Perubahan dalam budaya organisasi memberikan harapan.
Full transcript