Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Ta

Surgifying Brains
by

Melinda Tanti

on 29 April 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Ta

Obstacle 1
Obstacle 2
Obstacle 3
Variasi Kelekatan
Let's Start!
Insecurely Attached Avoidant infant (Type A )
ditemukan pada 20% sample penelitian.
John Bowlby
suatu ikatan emosional yang kuat yang dikembangkan anak melalui interaksinya dengan orang yang mempunyai arti khusus dalam kehidupannya, biasanya orang tua.
Istilah Kelekatan (attachment) pertama kali dikemukakan oleh John Bowlby pada tahun 1958.
Teori Attachment
Pola relasi antara orang tua-anak pada masa bayi dan kanak-kanak sangat menentukan pola kepribadian dan relasi antar-pribadi pada masa dewasa.
TEORI KELEKATAN...
Tingkah laku lekat (attachment behavior)

adalah beberapa bentuk perilaku yang dihasilkan dari usaha seseorang untuk mempertahankan kedekatan dengan seseorang yang dianggap mampu memberikan perlindungan dari ancaman lingkungan terutama saat seseorang merasa takut, sakit dan terancam.
Unsur penting dalam pembentukan kelekatan adalah
peluang untuk mengembangkan hubungan yang timbal balik antara pengasuh dan anak.
Teori kelekatan pertama kali digunakan untuk menjelaskan hubungan antara bayi dan pengasuh utamanya.
kelekatan dengan figur lekat akan menimbulkan rasa aman
Bowlby mengamati bayi-bayi manusia dan bayi-bayi primata yang mengalami sekuensi reaksi-reaksi yang jelas ketika mereka terpisah dari orang-orang yang memberi perhatian utama kepada mereka.
Tahap Pelepasan (detachment)
, pada tahap ini bayi-bayi terlepas secara emosional dari orang lain, termasuk orang-orang yang memberi perhatian kepada mereka. Apabila orang yang memberi perhatian itu (ibu) kembali, bayi-bayi itu akan tidak menghiraukan dan menjauhinya.


Tahap Protes (protest stage)
terjadi apabila orang yang memberi perhatian ini tidak kelihatan (hilang dari pandangan), reaksi bayi-bayi adalah menangis, tidak mau ditenangkan oleh orang lain, dan mencari orang yang memberi perhatian kepada mereka.
Tahap Keputusasaan
terjadi ketika pemisahan itu berjalan terus, bayi-bayi menjadi tenang, sedih, pasif, dan apatis.
Ethological Explanation (John Bowlby – 1969)
Bowlby menjelaskan kelekatan atau attachment sebagai
“lasting psychological connectedness between human beings”

(1969, p.194)
JUMP!
Ada dua stimulus yang membuat merasa terancam, yaitu :
FLY!
Internal Working Model

now
Internal working model
merupakan hasil interpretasi pengalaman secara
terus-menerus dan interaksinya dengan figur lekat.
“Internal”
: karena disimpan dalam pikiran
“working”
: karena membimbing persepsi dan perilaku
“model”
: karena mencerminkan representasi kognitif dari pengalaman dalam
membina hubungan.
Dua faktor yang dapat meningkatkan kestabilan
internal working model:
1.
Familiar
: pola interaksi yang berulang, cenderung
akan menjadi kebiasaan yang terjadi secara otomatis
2.
Dyadic Pattern
: pola yang timbal balik
cenderung akan mengubah pola individual
Fase Perkembangan Kelekatan
Indiscriminate Sociability
Terjadi pada anak yang berusia dibawah dua bulan. Bayi menggunakan tangisan untuk menarik perhatian orang dewasa, menghisap dan menggenggam, tersenyum dan berceloteh digunakan untu menarik perhatian orang dewasa agar mendekat padanya.
2nd
Spesific attachment
Terjadi pada anak berusia tujuh bulan hingga dua tahun. Bayi mulai menunjukkan kelekatannya pada figur tertentu. Anak untuk pertama kalinya menyatakan protes ketika figur lekat pergi. Anak sudah tahu orang-orang yang diinginkan dan memilih orang-orang yang sudah dikenal. Mereka mulai mendekatkan diri pada objek lekat. Anak mulai menggunakan kemampuan motorik untuk mempengaruhi orang lain.
3rd
4th
1st
Partnership
Terjadi pada usia dua sampai empat tahun . Memasuki usia dua tahun anak mulai mengerti bahwa orang lain memiliki perbedaan keinginan dan kebutuhan yang mulai diperhitungkannya. Kemampuan berbahasa membantu anak bernegosiasi dengan ibu atau objek lekatnya. Kelekatan membuat anak jadi lebih matang dalam hubungan sosial. Bowlby menamakannya
goal corrected partnerships
, hal ini membuat anak lebih mampu berhubungan dengan orang yang tidak dikenal.
Figur Lekat
Disorganized/ Disoriented Attached (Type D)
ini merupakan tipe keempat yang dihasilkan dari pengembangan eksperimen yang dilakukan oleh Main, Hesse dan Solomon .
Securely Attached Infant(Type B)
ditemukan pada 70% subjek penelitian.
Insecurely Attached Resinstant Infant (Type C)
ditemukan pada10% subjek penelitian.
Discriminate Sociability
Terjadi pada anak yang berusia dua hingga tujuh bulan. Pada fase ini bayi mulai dapat membedakan objek lekatnya, mengingat orang yang memberikan perhatian dan menunjukkan pilihannya pada orang tersebut.
MATA KULIAH
TEORI KOMUNIKASI

Dosen Pengantar:
Dr. Antar Venus, MA Comm.
Disusun Oleh:
Melinda Tanti S.
210110130103
Fakultas Ilmu Komunikasi - Manajemen Komunikasi
UNIVERSITAS PADJADJARAN
Edward John Mostyn Bowlby (Sir John Bowlby) seorang psikolog, psikiater dan psikoanalis yang berkebangsaan Inggris.
Bowlby lahir pada 26 February 1907 dan meninggal pada 2 September 1990 pada usia 83 tahun
Ia juga dikenal sebagai


Father of Attachment

Bowlby mempelajari
ilmu psikologi dan ilmu pra-klinis
di Trinity College, Cambridge

Setelah lulus ia bekerja sebagai
pengasuh anak-anak nakal yang tidak dapat menyesuaikan diri
.

Attachment Behavior
Kemampuan intelektual dan bahasa ini merupakan dua unsur dasar kemampuan berelasi sampai dewasa.
Teori ini menggunakan masa kanak-kanak sebagai titik tolaknya untuk meramalkan kemungkinan kedepan, yakni masa dewasa.
Dalam pengamatan tersebut, Bowlby mengamati tiga tahap kecemasan akan pemisahan tersebut, yakni tahap protes, tahap keputusasaan, dan tahan pelepasan.
Menurut teori Etologi (Berndt, 1992) tingkah laku lekat pada anak manusia diprogram secara
evolusioner
dan
instinktif
.
Teori etologi menggunakan istilah
“Psychological Bonding”.
Bowlby menjelaskan sejumlah kunci yang menunjukkan kelekatan anak pada orang dewasa :
Konsep internal working model selanjutnya dikembangkan oleh
Collins dan Read
yang terdiri dari empat komponen yang saling berhubungan, yaitu;
Memori tentang kelekatan yang dihubungkan dengan pengalaman
Kepercayaan, sikap dan harapan mengenai diri dan orang lain yang dihubungkan dengan kelekatan
Kelekatan dihubungkan dengan tujuan dan kebutuhan (goal and needs)
Strategi dan rencana yang disosiasikan dengan pencapaian tujuan kelekatan.
Bentuk-Bentuk Tingkah Laku Lekat
Signaling Behavior

Efek dari tingkah laku ini adalah mendekatnya ibu pada anak. Ada beberapa bentuk tingkah laku yang termasuk signaling behavior, antara lain: menangis, tertawa/tersenyum, tanda acungan tangan.
Approaching Behavior
Tingkah laku ini menyebabkan anak mendekat pada ibu, hal ini membuktikan bahwa seseorang itu mempunyai kecenderungan untuk selalu dekat dengan orang lain. Kategorinya antara lain: mendekat, mengikuti, clinging.
Ada dua macam figur lekat, yaitu
figur lekat utama

dan
figur lekat pengganti.
Menurut Bowlby, individu yang selalu siap memberikan respon ketika anak menangis tetapi tidak memberikan perawatan fisik cenderung dipilih sebagai
figur lekat pengganti.
Kondisi yang dapat menimbulkan kelekatan pada anak pada seseorang, yaitu:
Pengasuh Anak
,
termasuk pada siapa dan bagaimana pengasuhan dilakukan. Orang yang paling banyak mengasuh anak adalah orang yang paling sering berhubungan dengan anak dengan maksud mendidik dan membesarkan anak.
Komposisi Keluarga,
anak mempunyai kemungkinan untuk memilih salah satu dari orang-orang yang ada dalam keluarga sebagai figur lekatnya. Figur lekat yang dipilih anak biasanya adalah orang dewasa yang memenuhi persyaratan pada pernyataan di atas. Ibu biasanya menduduki peringkat pertama figur lekat utama anak.
CIRI-CIRI KELEKATAN
Orientasinya tetap pada figur lekat walaupun tidak melakukan interaksi. Anak memperhatikan gerakan, mendengarkan suara dan sebisa mungkin berusaha mencari perhatian figur lekatnya
Mempunyai kelekatan fisik dengan seseorang
Menjadi cemas ketika berpisah dengan figur lekat
Menjadi gembira dan lega ketika figur lekatnya kembali
THANK YOU!
KONSEP DASAR ATTACHMENT
Attachment berfungsi sebagai suatu bentuk pertahanan terhadap yang jahat. Prinsip dibalik munculnya attachment adalah kebutuhan akan perasaan aman.

Perasaan aman yang dihasilkan dari attachment yang positif (secure attachment) memiliki hubungan erat dengan kemampuan untuk mengembangkan kreatifitas dan eksplorasi (menguasai lingkungan).
Attachment bukanlah kebutuhan anak yang memungkinkan terjadinya pertumbuhan anak lebih cepat, tetapi merupakan kebutuhan yang terpendam sepanjang hidup manusia.
Teori Bowlby bersandar pada beberapa asumsi fundamental, antara lain:

Asumsi pertama,
orang-orang yang memberi perhatian yang responsif dan dapat diterima (biasanya ibu) menciptakan dasar yang aman bagi anak itu. Bayi perlu mengetahui bahwa orang yang memberi perhatian dapat diterima dan dapat dipercaya. Apabila hal yang diterima dan dapat dipercaya ini ada maka anak dapat mengembangkan dengan lebih baik kepercayaan dan keamanan dalam eksplorasi dunia.


Asumsi kedua
, hubungan yang mengikat (atau tidak adanya hubungan itu) diinternalisasikan dan berfungsi sebagai suatu model pekerjaan mental dimana persahabatan-persahabatan masa depan dan hubungan-hubungan cinta dibangun. Karena itu, kelekatan yang paling awal mengikat, merupakan kelekatan yang paling kritis dari semua hubungan. Agar ikatan itu terjadi, bayi itu harus memberikan respon terhadap tingkah laku orang yang memberi perhatian daripada hanya menjadi penerima pasif.
Kelekatan
Ciri afektif yang menunjukkan kelekatan:
hubungan bertahan cukup lama
ikatan tetap ada walaupun figur lekat tidak tampak dalam jangkauan mata anak, bahkan jika figur digantikan oleh orang lain
Pada saat itu Bowlby berusia 22 tahun dan ia melanjutkan pendidikannya di
University College Hospital di London.


Ia lulus pada usia 26 tahun dan sembari menyelesaikan studi medisnya, ia juga mempelajari
psikoanalisis serta sempat ilmu penyakit jiwa orang dewasa
di Maudsley Hospital.
Attachment = Kelekatan.
Keterikatan (kasih sayang, simpati) yang kuat terhadap seseorang merupakan hasil dari hubungan interpersonal.
Hubungan interpersonal ini berpengaruh pada pertumbuhan intelektual dan bahasa.
1) Stimulus yang berbentuk besar, suaranya keras, datang secara tiba-tiba dan berubah dengan cepat
2) objek yang bagi anak merupakan sesuatu yang asing.
Seorang anak dilahirkan dengan predisposisi untuk lekat pada pengasuhnya.
Seorang anak akan dapat mengatur perilakunya dan menjaga hubungan kelekatan dengan orang yang dekat dengannya yang merupakan kunci kemampuan bertahan hidupnya secara fisik dan psikologis.
Perkembangan social sangat berhubungan dengan perkembangan kognisi. Seorang bayi berusia 6 bulan ke atas bertemu dg wanita selain ibunya, dia mulai bisa mengenali bahwa dia bukan ibunya. Seorang bayi mengenali ibunya dengan menunjukkan senyum
Seorang anak akan memelihara hubungan dengan orang lain jika orang tersebut banyak menunjukkan fungsinya yang bertanggungjawab pada diri anak itu.
Jika orangtua tidak mampu menjalankan fungsinya untuk memenuhi kebutuhan anak, maka anak akan mengalami hambatan dalam perkembangan emosi dan kemampuan berpikirnya.
Perilaku anak seperti tersenyum, memanggil, menangis, menggelayut menunjukkan perilaku kelekatan pada orang yang ada di hati anak.
Teori ini merupakan salah satu teori hubungan interpersonal yang lebih banyak dibahas dalam ruang lingkup psikologi.
Mary Ainsworth
Seorang psikolog perkembangan mental yang berkebangsaan Amerika.
Ia lulus dari University College London pada tahun 1950 dan mendapat gelar Ph.D.
Mary adalah salah satu murid dari John Bowlby.
Ia juga merupakan seorang tokoh yang dikenal melalui formulasi teori kelekatan yang lebih lengkap dibanding John Bowlby.
Full transcript