Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Teknik Penulisan Isi dan Penutup

No description
by

Aditya Kurniawan

on 28 November 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Teknik Penulisan Isi dan Penutup

Teknik 0 + - = 9 8 7 1 2 3 4 5 6 c Teknik menguraikan Isi Teknik menguraikan isi dibagi menjadi 8 yaitu
1. Pemberian contoh
2. Perbandingan dan kontras
3. Analogi
4. Klasifikasi
5. Analisis proses
6. Analisis sebab-akibat
7. Pemecahan masalah
8. Definisi Teknik ini diawali dengan mengemukakan kalimat topik(KT) kemudian diikuti dengan
contoh-contoh (C)
Teknik ini dapat dirumuskan dengan
“KT + C1 + C2 + Cn” Teknik sebab-akibat Teknik sebab-akibat adalah teknik penjabaran yang membahas sebab-sebab terjadinya sesuatu kemudian diikuti pembahasan mengenai akibat-akibatnya.
Ada dua cara yang dapat ditempuh: (1) cara blok, dan (2) cara mata rantai
Dalam “cara blok”, alasan dan pengaruh dipaparkan dalam satu keutuhan tersendiri, sedangkan dalam “cara mata rantai”, alasan dan pengaruh dipaparkan secara sendiri-sendiri.

Teknik kontras diuraikan dengan menampilkan kalimat topik (KT) dan diikuti dengan paparan tentang perbedaan-perbedaannya (B) yang tentu saja juga lebih dari satu.
Teknik ini dapat dirumuskan “KT + B1 + B2 + Bn”.
Contoh: Pantun dan syair memiliki beberapa perbedaan. Pertama, pantun berasal
dari tanah Nusantara, syair berasal
dari Jazirah Arab. Kedua, pantun
dibangun dari sampiran dan isi,
syair dibangun dari isi saja.
Ketiga, pantun bersajak a-b-a-b,
syair bersajak a-a-a-a.

Analogi adalah membandingkan sesuatu dengan hal yang lain.
Dalam analogi yang ditekankan adalah persamaan-persamaannya.
Teknik analogi dikemukakan dengan menampilkan kalimat topik (KT) dan diikuti dengan analogi (A) dalam kalimat penjelasnya.
Teknik ini dapat dirumuskan dengan “KT + A1 + A2 + An”.
Berisi :
Kesimpulan atau rangkuman pembahasan
Saran-saran
Menandakan berakhirnya penulisan makalah
Penulisan bagian penutup makalah dilakukan dengan menggunakan teknik :
Penegasan kembali atau ringkasan dari pembahasan yang telah dilakukan, tanpa diikuti dengan kesimpulan.
Menarik kesimpulan dari teks utama makalah
Teknik
Perbandingan http://bit.ly/isi-penutup download presentasi ini pada link di bawah ini Hutan di kawasan Jawa Timur mengalami rusak berat, bahkan musnah. Ini dapat ditemukan di kawasan barat, utara, timur, selatan, dan tengah. Hutan-hutan di kawasan Magetan, Madiun, dan Ponorogo sebagian besar telah berubah menjadi bukit-bukit tandus karena penebangan liar. Kawasan sekitar Sarangan dan Tawangmangu yang dulu dikenal memiliki hutan lebat, sekarang tinggal cerita. Teknik
Pemberian Contoh Contoh: Teknik persamaan diuraikan dengan menampilkan kalimat topik (KT) dan diikuti dengan paparan tentang persamaan - persamaannya (S), yang tentu saja lebih dari satu.
Teknik ini dapat dirumuskan “KT + S1 + S2 + Sn”.
Batu dan Sarangan memiliki beberapa persamaan. Kedua daerah berada di dataran tinggi. Dengan demikian, selain kedua daerah itu berhawa dingin juga sama-sama penghasil sayur-sayuran yang berkualitas. Batu dan Sarangan juga merupakan tempat wisata yang potensial. Banyak turis, baik domestik maupun mancanegara, yang berkunjung dan tentu saja banyak membawa devisa yang sangat dibutuhkan oleh Indonesia
Contoh: Kontras Pengertian Teknik Analogi
Lembaga pendidikan, khususnya pendidikan kejuruan dapat disamakan dengan pabrik. Jika lembaga-lembaga pendidikan mengeluarkan lulusan-lulusannya, pabrik mengeluarkan produksinya. Suatu lembaga pendidikan yang berhasil mengeluarkan lulusan yang bermutu akan mendapat penilaian yang tinggi dari masyarakat, sebagaimana masyarakat juga menilai tinggi terhadap suatu pabrik yang menghasilkan produksi dengan mutu yang baik.

Contoh : Dalam teknik klasifikasi, penulis mengelompokkan hal yang sudah dikemukakan dalam kalimat topiknya atas dasar kriteria pengelompokan tertentu.
Teknik klasifikasi diuraikan dengan menampilkan kalimat topik (KT) yang berupa gagasan pokok pengklasifikasian, kemudian diikuti rincian klasifikasi (RK).
Teknik ini dapat dirumuskan “KT + RK1 + RK2 + RKn”. Teknik Klasifikasi Dalam karang-mengarang (KM) atau tulis-menulis dituntut beberapa kemampuan antara lain (1) kemampuan yang berhubungan dengan kebahasaan dan (2) kemampuan pengembangan atau penyajian. Yang termasuk kemampuan kebahasaan adalah kemampuan menerapkan (a) ejaan, (b) pungtuasi, (c) kosakata, dan (d) kali-mat. Yang termasuk kemampuan pengembangan ialah (e) kemampuan menata paragraf, (f) kemampuan membedakan pokok bahasan, subpokok bahasan, dan (g) kemampuan menguraikan pokok bahasan ke dalam urutan yang sistematik
Contoh : Memaparkan proses berarti memberi penjelasan tentang bagaimana bekerjanya sesuatu, bagaimana terjadinya sesuatu, bagaimana membuat sesuatu, dan bagaimana mengerjakan sesuatu.
Teknik ini dapat dirumuskan “KT + L1 + L2 + Ln”.
Teknik Analisis Proses Contoh : Ada tiga langkah dalam memahami makna teks puisi. Ketiga langkah itu adalah (1) memastikan apa yang dikatakan oleh penyairnya, (2) memperkirakan makna tersirat dalam teks puisi itu, dan (3) menguji interpretasi sementara dengan membaca ulang teks puisi. Gerakan kebebasan perempuan di sebagian besar belahan dunia dimulai pada pertengahan abad kedua puluh. Mereka umumnya berjuang memperoleh kesempatan dan peranan lebih hampir di seluruh sektor kehidupan. Peranan tradisional sebagai isteri dan ibu perlu diperluas. Khusus di Amerika Serikat, gerakan tersebut dapat ditelusuri sebab musababnya dari tiga peristiwa penting, yakni (a) ditemukannya teknologi pengendali kelahiran, (b) ditemukannya teknologi penghemat urusan rumah tangga, dan (c) pecahnya perang dunia kedua
Contoh : Teknik Pemecahan Masalah Teknik ini merupakan variasi sebab akibat. Pemecahan masalah bertolak dari hubungan kausal dilengkapi dengan alternatif pemecahannya.
Teknik dapat dipaparkan dengan tiga kemungkinan: (1) satu masalah+satu pemecahan, (2) satu masalah+dua atau lebih pemecahan, dan (3) dua atau lebih masalah+satu pemecahan.

Sejak semula perencanaan penggalian Terusan Panama dihadapkan pada tiga masalah besar, yakni (1) politik, (2) geologi, dan (3) sosial. Ketiga masalah itu dipaparkan berikut.
Masalah politis ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Masalah geologis --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Masalah sosial -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pada akhirnya, ketiga masalah besar tersebut menjadi wajar dan manusiawi. Tergalinya Terusan Panama adalah jawaban impian manusia selama berabad-abad untuk bisa berlayar ke arah barat, yakni Cina. Gagasan penggalian Terusan Panama memang telah ada sejak zaman Columbus. Penjelajah Spanyol itu menyadari bahwa setiap pelayaran ke barat, ke Cina, selalu terhalang oleh dua benua dan sederet daratan sempit. Jalur tersebut dapat dipersingkat dengan cara membuat sebuah terusan. Terusan Panama akhirnya dibuka tanggal 15 Agustus 1914 untuk memberikan solusi atas masalah yang menggunung selama empat abad. Contoh : Teknik Definisi Mendefinisikan berarti memberi pengertian terhadap sebuah konsep tertentu. Ada beberapa macam definisi yang dapat digunakan, yakni
(1) sinonim, (2) definisi formal, dan (3) definisi luas. Teknik ini dipaparkan dengan mengemukakan kata atau istilah kunci (IK) yang ditampilkan dalam kalimat topik yang kemudian diikuti dengan rumusan definisinya (D). Teknik ini dirumuskan dengan “KT + D1 + D2 + Dn”.
Ilmu kimia adalah cabang ilmu alamiah yang mempunyai tugas menyelidiki bahan-bahan yang menjadikan dunia. Ilmu kimia tidak berkaitan dengan bentuk-bentuk bahan-bahan itu dibangun. Benda-benda seperti kursi, meja, vas, botol, atau kawat tidak signifikan bagi ilmu kimia, tetapi substansi seperti gelas, wool, besi, belerang, dan tanah liat sebagai bahan-bahan untuk membuat benda-benda itu merupakan objek kajiannya. Ilmu kimia tidak hanya berkepentingan dengan komposisi substansi seperti itu, tetapi juga dengan struktur dalamnya.
Komposisi substansi -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Struktur dalam ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Contoh : Kesimpulan Saran Penutup Isi kesimpulan penelitian lebih bersifat konseptual dan harus terkait langsung dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian.
Pernyataan harus tepat, akurat, dan relevan Saran yang diajukan bersifat obyektif
Saran ditujukan pada upaya perbaikan atas kelemahan-kelemahan yang dikemukakan
Saran hendaknya selalu bersumber pada temuan penelitian, pembahasan dan kesimpulan hasil penelitian.
Penutup Makalah Kesimpulan
- Menyajikan ringkasan dari hasil dan pembahasan
- Disajikan dalam bentuk essai
Saran
- Disusun berdasarkan kesimpulan yang ditarik
- Mengacu kepada tindakan praktis
- Pengembangan teoritis dan penelitian lanjutan
Penutup Artikel Hasil Penelitian Membutuhkan kesimpulan
Beberapa dilengkapi dengan saran
Saran ditempatkan dalam judul bagian tersendiri

Penutup Artikel Non Penelitian Teknis Penulisan Isi & Penutup Aditya Kurniawan
Arief Azhary
Muhammad Qais I
Muhammad Rizar. Z
Roffico
Tiara Ayu Pratiwi
Wahyu Kusumayanti. P Terima Kasih
Full transcript