Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Seminar Akuntansi Pajak kelompok 5

No description
by

Andre Stevan Masihor

on 22 April 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Seminar Akuntansi Pajak kelompok 5

Rekonsiliasi Fiskal Laporan Rekonsiliasi Fiskal Proses Akuntansi Pajak Transaksi Dasar Hukum Akuntansi Pajak
Dalam
Penyusunan
Laporan Keuangan

Tiga Unsur Proses Rekonsiliasi FISKAL:

-Laporan Laba/Rugi Komersial

-Koreksi / Penyesuaian Fiskal

- Laba/Rugi Fiskal Kelompok 5
Andre.Stevan.Masihor
Chintya.Clara.Assa
Megahsari.S.Mintje
Rayzah.Tindagi Pengertian Akuntansi Pajak PENDAHULUAN Jurnal Posting Neraca Lajur Buku Pembantu Laporan Keuangan
KOMERSIAL Laporan Keuangan
FISKAL Beda Tetap perbedaan pengakuan baik penghasilan
maupun biaya antara akuntansi komersial dengan ketentuan
Undang-undang PPh yang sifatnya permanen - Undang-Undang Pajak Penghasilan Nomor 36 tahun 2008

- Undang- Undang No 16 Tahun 2009 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan

- Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No 46 Tentang Akuntansi Pajak Tangguhan Akuntansi Pajak adalah suatu proses pencatatan ,
penggolongan dan pengikhtisaran suatu transaksi keuangan kaitannya dengan kewajiban perpajakan dan diakhiri dengan pembuatan laporan keuangan fiskal sesuai dengan ketentuan dan peraturan perpajakan yang terkait sebagai dasar pembuatan Surat Pemberitahuan Tahunan Beda Waktu perbedaan pengakuan baik penghasilan
maupun biaya antara akuntansi komersial dengan ketentuan Undang-undang PPh yang sifatnya sementara Koreksi Positif Koreksi Negatif suatu koreksi dimana koreksi ini akan menyebabkan laba fiscal akan menjadi meningkat atau bertambah suatu koreksi dimana koreksi ini akan menyebabkan laba fiscal akan menjadi menurun atau berkurang any Question?? Rekonsiliasi FISKAL suatu laporan yang dihasilkan dari proses penyesuaian-penyesuaian laporan Laba rugi Fiskal berdasarkan ketentuan perundang-undangan perpajakan di Indonesia sehingga diperoleh sebagai dasar perhitungan pajak yang terutang + - P.AK < P.AF = Koreksi Positif
B.AK > B.AF = Koreksi Positif P. AK > P.AF = Koreksi Negatif
B.AK < B.AF = Koreksi Negatif PT.C4 Jaya bergerak dibidang jual beli barang elektronik. Perusahaan menggunakan metode LIFO untuk menghitung nilai persediaan dan metode garis lurus untuk menghitung penyusutan aktiva tetap. Umur ekonomis semua aktiva tetap diasumsikan 15 tahun untuk mesin dan 5 taun untuk semua alat kantor tanpa nilai residu. contoh Soal PT. C4 Jaya
Neraca Saldo
Per 31 Desember 2010 1. Persediaan awal jika menggunakan metode FIFO sebesar 750.000.000
2. Persediaan awal jika menggunakan metode FIFO sebesar 700000000
3. Aktiva tetap terdiri dari:
- Mesin senilai 100.000.000 ( klmpk 2)
- alat kantor senilai 10.000.000 (klmpk 1)
4. Dalam biaya listrik, air dan telepon, 10% digunakan untuk rumah direkturnya.
5. Di dalam biaya perjalanan dinas ada Fiskal Luar Negeri sebesar 10.000.000
6. Didalam biaya lain-lain ada biaya sumbangan kepada panti asuhan sebesar 9.000.000
7. Penghasilan dividen adalah penghasilan bruto diperoleh dari kepemilikan saham PT.Fekon sebesar 20% dari modal yang disetor.
8. Pajak yang telah dibayar selama 2010:
-PPh 22 Rp5.000.000
-PPh 23 Rp10.000.000
-PPh 25 Rp15.000.000 Keterangan Tambahan 1. FIFO
Persediaan Awal 750,000,000
Pembelian bersih 402,225,000
Barang Siap dijual 1,152,225,000
Persediaan Akhir 700,000,000
HPP 452,225,000
Jadi koreksi fiskal sebesar Rp 41,000,000 (493,225,000–452,225,000) dan berupa koreksi positif karena menambah laba.

2. Biaya Depresiasi
Diasumsikan aktiva tetap di susutkan satu tahun penuh.
a. Mesin
Dep/th=100,000,000-08=12,500,000/th
Jadi koreksi fiskal sebesar Rp 2,500,000 (12,500,000–10,000,000) dan berupa koreksi negatif karena mengurangi laba.
b. Alat Kantor
Dep/th=10,000,000-04=2,500,000/th
Jadi koreksi fiskal sebesar Rp 500,000 (3,000,000–2,500,000) dan berupa koreksi positif karena menambah laba.

3. Biaya listrik, air dan telepon 10 % digunakan untuk rumah direkturnya, maka Rp 5,466,000 (10% x 54,660,000) harus dikoreksi Positif, karena biaya untuk kepentingan pribadi tidak diakui sebagai biaya.

4. Fiskal Luar Negeri sebesar Rp 10,000,000 harus dikoreksi positif karena termasuk pembayaran pajak juga, namun biaya ini nantinya dapat menjadi kredit pajak

5. Biaya sumbangan kepada panti asuhan sebesar Rp 9,000,000 harus dikoreksi positif

6. Bunga pajak tidak boleh sebagai biaya sehingga akan dikorekis positif.

7. Penghasilan Bunga Deposito harus dikoreksi negatif karena penghasilan yang kena pajak final. Penyelesaian Laporan Laba/Rugi
FISKAL
Beda Waktu


Metode AK vs UU PPh


Persediaan Piutang Dagang Aktiva Tetap ^^ Beda Tetap

Penghasilan/ biaya tidak dapat diakui dalam laporan L/R Apa itu
Akuntansi
Pajak? Kesimpulan Akuntansi Perpajakan diperlukan sebagai bagian dari kegiatan pemenuhan kewajiban perpajakan dari wajib pajak dalam proses penyusunan laporan keuangan, serta mengenai penyesuaiannya antara metode akuntansi dengan peraturan perpajakan yang berlaku di Indonesia saat ini, dalam mendapatkan dasar pengenaan pajak yang semestinya. sehingga Wajib pajak dapat mengetahui pajak yang terhutang, dan dapat melaksanakan penyusunan laporan keuangannya sesuai dengan peraturan yang berlaku. dalam hal perpajakannya, wajib pajak dapat mempermudah dalam penyusunan SPT Akuntansi PPN dan PPnBm
Akuntansi PPh 21,
Akuntansi PPh 22
Akuntansi PPh 23
Akuntansi PPh 24
Akuntansi PPh 25
Akuntansi PBB
Akuntansi BPHTB
Akuntansi Bea Materai Akuntanasi Perpajakan setelah dihasilkan Laba fiskalnya sebesar 1.077.252.666. dengan tarif pajakanya 28%.
dimana peredaran brutonya sepanjang tahun 2010 tidak melebihi 4.800.000.000, maka dikenakan tarif 50% dari tarif pajak penghasilan yang berlaku.

50% x 28% x 1.077.252.666 = 150.815.373
Pajak Terhutang setahun 150.815.373
Kredit Pajak
PPh 22 5.000.000
PPh 23 10.000.000
PPh 25 15.000.000
jumlah kredit pajak 30.000.000
pajak Kurang/Lebih bayar 120.815.373
Full transcript