Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Tugas Bahasa Indonesia

Pasto bro!!!!!
by

Nafiatul Iza

on 23 January 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Tugas Bahasa Indonesia

Kelompok Bahasa Indonesia Dilla Tarasyabani
Imanta Azaki
Jenny Kanprilla
Nafiatul Iza
Zahra M Mulyanisa Menyunting penggunaan kalimat frasa/kata penghubung/istilah dalam paragraf Kalimat Frase Kata Penghubung Istilah dalam paragraf PERIBAHASA Imbuhan UNGKAPAN Materi Kata Serapan Kata Baku Melengkapi paragraf dengan kata baku, serapan, kata berimbuhan, kata ulang, ungkapan, peribahasa
Menyunting penggunaan kalimat frasa/kata penghubung/istilah dalam paragraf Bahasa tidak baku adalah ragam bahasa yang cara pengucapan atau penulisannya tidak memenuhi kaidah-kaidah standar tersebut. Sudah banyak kosakata dari bahasa asing dan daerah yang digunakan dalam bahasa Indonesia. Kata serapan adalah kata-kata yang terlebih dahulu disesuaikan dengan kaidah yang berlaku dalam bahasa Indonesia, baik itu dalam hal pengucapan ataupun penulisannya. Ungkapan atau idiom,yaitu perkataan atau kelompok kata yang khusus untuk menyatakan sesuatu maksud dalam arti kiasan. Kata berimbuhan merupakan kata yang dibentuk dengan melekatkan imbuhan.
Imbuhan dibedakan menjadi 4 jenis yaitu, awalan, akhiran, sisipan, gabungan awalan dan akhiran. Peribahasa adalah kalimat atau perkataan yang susunanannya dan biasanya mengiaskan maksud tertentu. Frasa adalah kumpulan kata nonpredikatif. Artinya frasa tidak memiliki predikat dalam strukturnya. Itu yang membedakan frasa dari klausa dan kalimat. Istilah adalah kata atau gabungan kata yang cermat mengungkapkan suatu konsep, proses keadaan atau sifat yang khas dalam bidang tertentu Awalan / prefiks : me-, ber-, ter-, pe-, per- di-, se-, ke-, Akhiran / sufiks : -an, -kan, -i Sisipan / infiks : -el-, -em-, -er- Gabungan awalan dan akhiran / konfiks : ke-an, per-an, pe-an, ber-an Makanan kecil kini banyak yang sudah tercemar zat yang ... kesehatan manusia. Salah satu zat yang diberikan adalah formalin. Zat ini dapat ... penyakit kanker. Oleh sebab itu kita harus berhati-hati dan ... makan ... kecil yang tercemar itu.
Kata berimbuhan yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah a. Berbahaya, menimbulkan, terhindar, termakan
b. Dibahayakan, ditimbulkan, dihindarkan, dimakan
c. Membahayakan, timbulkan, menghindar, makanan
d. Membahayakan, menimbulkan, menghindari, makanan
e. Bahayakan, timbulkan, hindarkan, makanan
buah baju: kancing buah pikiran: pendapat lonjakan harga lada yang menjadi tulang punggung pulau bangka benar-benar mampu menyelamatkan wilayah itu. ungkapan tulang punggung pada kalimat diatas bermakna.....
a. sandaran d. andalan
b. tumpuan e. dukungan
c. topangan Menurut inti (bagian frase yang menjadi pokok) Frase Endosrntris:
frase nominal, frase verbal, frase adjectival Frase Eksosentris:
frase preposisi, frase numeral, frase adverbial. menurut hubungan makna frase bermakna

frase bertingkat kata penghubung disebut juga kata konjungsi atau kata sambung, berarti kata tugas yang menghubungkan dua satuan bahasa yang sederajat: kata dengan kata, frasa dengan frasa, atau klausa atau klausa (Hasan Alwi, dkk., 2003:296) Menurut fungsinya: (1) kata penghubung yang menghubungkan kata, klausa, atau kalimat yang kedudukannya setara

(2)kata penghubung yang menghubungkan klausa dengan klausa yang kedudukannya bertingkat Menurut konjungsi: (1) Konjungsi Koordinatif adalah konjungsi yang menghubungkan dua kalimat atau lebih yang kedudukannya sederajat atau setara (abdul chaer, 2008:98)

(2)Konjungsi Subordinatif adalah konjungsi yang menghubungkan dua unsur kalimat(kalusa) yang kedudukannya tidak sederajat(Abdul Chaer,2008:100) ciri-ciri istilah: (1) istilah dapat berupa kata atau kelompok data.

(2) istilah harus mengungkapkan konsep, proses keadaan atau sifat yang khas dalam bidang tertentu.

(3)istilah dapat berupa kata serapan atau kata asli bahasa indonesia. Akibat pembabatan hutan yang terus berlangsung, usaha . . . orang utan Kalimantan . . . ancaman serius. Sejumlah lembaga penyelamat satwa liar dan Pemerintah kini sulit mendapatkan hutan untuk orang utan usai dirawat di pusat rehabilitasi. Beberapa waktu yang lalau sebanyak seribu orang utan telah . . . ke hutan. Kata berimbuhan yang tepat untuk melengkapi kalimat yang rumpang pada paragraf tersebut adalah . . . .

a. Menyelamatkan, berhadapan, kembalinya

b.Penyelamatan, menghadapi, dikembalikan

c.Diselamatkannya, dihadapkan, mengembalikan

d.Keselamatan, menghadapkan, pengembalian

e.Menyelamatkan, menghadapi, kembalikan Kehadiran redaksional  akan percuma jika hanya mengoreksi pemakainan tanda baca, huruf besar, huruf miring, atau membuangkata-kata mubazir.

Cermatilah penggunaan istilah dalam kalimat berikut! Istilah yang tepat untuk mengganti kata tersebut adalah

a.Redaktur

b.Redaktor

c.Redaksi

d.Korektor

e.Koreksi Berjalan sampai ke batas,berlayar sampai ke pulau Segala sesuatu hendaknya sampai kepada maksudnya Bau busuk tidak terbangkai Fitnah yang tidak terbukti kebenarannya Nita : Fik, kamu mengerti tidak akibat orang yang suka mengonsumsi narkoba?
Ifik : Tahu, Kak. Kan sudah diajarkan dan dijelaskan panjang lebar oleh doktersekolah kami.
Nita : Tetapi, mengapa kamu tidak melarang temanteman kamu si Kiki.
Ifik : Kakak Nita saja yang memberitahukan karena kalau saya, tidak mau menurut.
Nita : Ya, kamu jangan mencontoh dia ya. Kalau sudah terperangkap, menyesal juga tidak ada gunanya. Ibarat peribahasa, "...".
Peribahasa yang tepat untuk melanjutkan dialog tersebut adalah ...
A. Tergantung di akar lapuk.
B. Nasi sudah menjadi bubur.
C. Menangguk di air keruh.
D. Berumah di tepi pantai.
E. Besar kapal besar gelombang. Kata Ulang Kata ulang merupakan kata yang dihasilkan dari proses reduplikasi atau pengulangan. Proses pengulangan merupakan proses pembentukan kata dengan mengulang kata dasarnya, baik secara utuh atau sebagian dengan variasi fonem ataupun tidak. Bentuk dasar tersebut dapat berupa kata dasar, kata berimbuhan maupun kata majemuk.
Proses pembentukan kata melalui reduplikasi pada dasarnya tidak mengubah jenis kata Ciri-Ciri Bahasa Baku 1.Tidak dipengaruhi bahasa daerah
2.Tidak dipengaruhi bahasa asing
3.Bukan merupakan ragam bahasa percakapan
4.Pemakaian imbuhan secara eksplisit
5.Pemakaian yang sesuai dengan konteks kalimat
6.Tidak terkontaminasi, tidak rancu
7.Tidak mengandung arti pleonasme
8.Tidak mengandung hiperkorek Masuknya kata-kata serapan dalam bahasa Indonesia ditempuh dengan berbagai cara. Cara-cara tersebut adalah sebagai berikut. 1.Cara adopsi
2.Cara adaptasi
3.Cara penerjemahan
4.Cara kreasi Cermati kalimat berikut dengan saksama!
Agar implementasi benar, tepat, dan efektive, baik menteri maupun pejabat, turun mengecek serta memberi motifasi. Keefektivannya juga perlu dianalisa secara akurat.
Kata baku yang tepat untuk memperbaiki kata tercetak miring tersebut adalah ....
A. efektif, motivasi, keefektifan, dtenalisis
B. efektiv, motivasi, keefektifan, djanalysa
C. efektif, motivasi, efektivitas, dianalisis
D. evektif, motivasi, efektivitas, dianlisa
E. evektif, motivasi, efektipitas, dianalisis Pengulangan utuh (seluruhnya) Pengulangan sebagian Pengulangan berimbuhan Pengulangan berubah bunyi
Full transcript